home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Anak Saya Masih Kecil, Apakah Sudah Boleh Cabut Gigi ke Dokter?

Anak Saya Masih Kecil, Apakah Sudah Boleh Cabut Gigi ke Dokter?

Gigi anak nantinya akan copot sendiri seiring waktu. Gigi yang copot disebut gigi susu yang akan berganti dengan gigi permanen. Gigi susu biasanya mulai goyang saat gigi permanen akan tumbuh. Namun, terkadang ada beberapa hal yang membuat si kecil harus melakukan cabut gigi. Di usia berapa anak boleh cabut gigi?

Kapan anak boleh cabut gigi?

Umumnya, sekitar usia sekolah dasar, anak-anak akan kehilangan gigi susu atau gigi bayi dan gigi tidak akan goyang sampai gigi permanen akan keluar dari gusi.

Gigi susu si kecil biasanya akan mulai goyang di usia 6-7 tahun, dimulai dari gigi seri atas dan bawah. Setahun kemudian, sekitar usia anak 7-8 tahun, gigi taring akan mulai copot. Terakhir, gigi geraham akan mulai copot di usia sekitar 9-12 tahun. Namun, tidak semua anak akan mengalami pergantian gigi susu ke gigi permanen pada usia yang sama.

Jika gigi susu si kecil mulai goyang yang merupakan tanda akan copot, sebaiknya pertahankan selama mungkin di dalam mulut. Biarkan gigi susu lepas dengan sendirinya. Karena gigi susu yang dicabut terlalu dini akan menimbulkan masalah gigi lainnya.

Jika gigi susu sudah tidak ada, maka gigi yang bersebelahan akan bergeser menutup ruang gigi yang ompong. Ini akan menyebabkan gigi yang baru nanti akan bergeser ke tempat yang tidak seharusnya. Akhirnya, gigi pun jadi tumbuh berantakan.

Namun, dalam beberapa kondisi, si kecil perlu dibawa ke dokter gigi untuk mencabut gigi sebelum gigi permanen siap tumbuh keluar. Beberapa masalah gigi pada anak biasanya menjadi penyebabnya. Beberapa penyebab paling umum anak boleh cabut gigi antara lain:

  • Pembusukan gigi yang parah dan tidak bisa diperbaiki dengan tambalan atau saluran akar
  • Gigi berantakan yang dapat memengaruhi perkembangan bentuk rahang
  • Gigi retak atau patah
  • Akan pakai gawat gigi

Kebanyakan dokter gigi anak hanya akan menganjurkan cabut gigi sebagai pilihan terakhir ketika pilihan perawatan lain tidak mempan. Terlalu cepat mencabut gigi dapat menyebabkan kesulitan bicara, mengunyah, dan masalah perkembangan anak. Jadi bicarakan dengan dokter gigi tentang pilihan lain jika memungkinkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

When Your Child Should Get a Tooth Extraction http://walkerpediatricdentistry.com/blog/child-get-tooth-extraction/ diakses 19 November 2018.

At what age do children start losing their baby teeth? https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/expert-answers/baby-teeth/faq-20058532 diakses 19 November 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 07/04/2021
x