Vagina
Kalau misalkan vagina perwmpuan umur 20 an tapi benguk jya udah melebar dan lubang vaginanya udh bukaan sekitar2cm tapi belum pernah melakukan hubungan sexual apakah penyebab jya itu
Kalau misalkan vagina perwmpuan umur 20 an tapi benguk jya udah melebar dan lubang vaginanya udh bukaan sekitar2cm tapi belum pernah melakukan hubungan sexual apakah penyebab jya itu
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Kevin Signature, terima kasih atas pertanyaan nya.
Jika seorang perempuan berusia 20-an **belum pernah melakukan hubungan seksual**, tetapi tampak memiliki **lubang vagina yang terlihat lebih lebar**, hal tersebut **tidak selalu menandakan ada kelainan**.
Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
* **Variasi anatomi normal.** Bentuk dan ukuran lubang vagina memang berbeda-beda pada setiap perempuan. Ada yang tampak kecil, ada pula yang tampak lebih terbuka.
* **Relaksasi otot dasar panggul.** Pada sebagian orang, otot di sekitar vagina memang lebih rileks secara alami.
* **Pengaruh posisi saat melihat.** Saat jongkok, mengejan, atau membuka kaki lebar, lubang vagina bisa tampak lebih besar.
* **Penggunaan tampon, menstrual cup, atau pemeriksaan medis** (bila pernah) juga dapat membuat lubang vagina tampak lebih terbuka, meskipun tidak menyebabkan vagina menjadi "longgar".
* **Kondisi medis tertentu**, seperti kelemahan jaringan penyangga panggul atau kelainan bawaan, meskipun ini lebih jarang terjadi pada usia 20-an yang belum pernah melahirkan.
Perlu diketahui juga bahwa **diameter sekitar 2 cm yang dilihat dari luar tidak dapat digunakan untuk menilai apakah vagina normal atau tidak**. Vagina adalah organ yang elastis, sehingga ukuran bukaan yang terlihat tidak mencerminkan kondisi keseluruhan vagina.
Jika kondisi tersebut disertai gejala seperti:
* ada benjolan yang keluar dari vagina,
* rasa berat atau mengganjal di area kemaluan,
* nyeri,
* perdarahan yang tidak normal,
* atau sulit menahan BAK,
sebaiknya diperiksa oleh dokter kandungan agar dapat dipastikan penyebabnya.
Penyebab yang mungkin antara lain: faktor bawaan/anatomi, elastisitas jaringan, kondisi otot dasar panggul, perubahan hormon, atau kebiasaan mengejan/aktivitas tertentu. Vagina juga memang organ yang elastis dan bisa tampak lebih terbuka pada kondisi tertentu. Namun, kalau yang terasa “melebar” disertai rasa longgar, sulit menahan kencing, nyeri, atau ada benjolan/keluar jaringan, sebaiknya periksa ke dokter kandungan untuk memastikan tidak ada prolaps atau masalah lain.
Related content