soal berhbngan suami istri

dok , maaf saya brtanya lagi . knp yah setiap saya brhbngan intim dengan suami saya , kadang bagian perut saya itu sakit.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5
2

2 komentar

Halo sobat sehat, Terima kasih atas pertanyaannya.


Nyeri perut atau tidak nyaman di area vagina setelah berhubungan pertama kali bisa disebabkan banyak faktor misalnya kurangnya pelumas saat berhubungan, atau baru pertama kali berhubungan, faktor psikis hingga ada penyakit tertentu yang membuat nyeri berlangsung sampai setelah berhubungan.


Tidak rileks saat berhubungan dapat menimbulkan nyeri dan ketidak nyamanan itu mungkin berlangsung hingga setelahnya.


perlu dicaritahu juga apakah terdapat keputihan, benjolan sekitar vagina atau gangguan lainnya, hal ini perlu dievaluasi langsung dengan pasiennya.


beberapa tips:

- lakukan foreplay atau pemanasan sebelum mulai berhubungan

- pastikan kedua pasangan rileks dan happy ketika berhubungan seksual

- lakukan obrolan menyenangkan yang dapat membuat suasana semakin nyaman

- pastikan organ reproduksi dalam kondisi sehat, tidak ada nyeri dan sebagainya


Jika disertai gejala lain seperti keputihan tidak normal, nyeri perut maka kemungkinan infeksi bakteri atau jamur. Jika sering gatal tapi tanpa keputihan waspadai karena alergi dengan sabun pencuci vagina (jika menggunakan), alergi dengan bahan celana dalam atau memang ada infeksi jamur, bakteri dan sebagainya.


selain itu, perlu dievaluasi apakah sedang mengonsumsi obat, atau pernah operasi pengangkatan rahim dan faktor lainnya.


keperawanan adalah konsep dan norma sosial, bukan kondisi medis, jadi makna keperawanan itu berbeda pada setiap orang.


apabila keluhan terus berlanjut sebaiknya kontrol ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan di fasilitas kesehatan terdekat.


Terimakasih

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Saya mohon maaf, namun saya tidak memiliki informasi yang cukup untuk memberikan jawaban yang tepat terkait keluhan sakit perut yang Anda alami saat berhubungan intim dengan suami. Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau ahli urologi untuk evaluasi lebih lanjut. Mereka akan dapat memberikan diagnosis yang akurat dan saran pengobatan yang sesuai. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain yang ingin saya bantu jawab?
1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan