Makanan diet apa yang cocok untuk penderita sakit maaq

Usia saya 43 tahun tinggi badan 155cm dengan bb 68kg. Sy ingin bertanya dok. Hampir 4 tahun sy mengalami menstruasi yang tidak teratur dan kalaupun ada hanya berupa flek saja dan hilang dalam 3 hari. Tetapi minggu kemarin sy mulai mengalami menstruasi yang sangat banyak hingga 10 hari. Kira-kira menstruasi ini wajar atau tidak dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Menstruasi berkepanjangan disebabkan oleh beberapa faktor. Umumnya disebabkan oleh hal-hal yang ada di bawah ini.

1. Ketidakseimbangan Hormon -> Ketidakaturan menstruasi kebanyakan disebabkan hormon yang tidak seimbang seperti FSH, estrogen, LH dan progesteron. Kadar hormon tidak seimbang menyebabkan lapisan rahim tebal sehingga darah haid keluar secara perlahan.Umumnya hal ini dialami oleh wanita remaja yang memasuki pubertas atau wanita lanjut usia mendekati menopause. Masalah hormon dapat pula disebabkan oleh penyakit tertentu yakni tumor otak, gangguan fungsi insulin atau PCOS.

2. Adenomiosis -> Kondisi ini terjadi saat jaringan pelapis rahim (endometrium) tumbuh di dalam dinding otot rahim. Gejala penderita adenomiosis antara lain adalah gumpalan darah besar, durasi menstruasi bisa berlangsung lebih dari 15 hari, pendarahan berat sekaligus kram perut parah, dan nyeri saat berhubungan intim. Adenomiosis sering terjadi di akhir masa subuh dan wanita yang telah melahirkan.

3. Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal -> Penggunaan KB hormonal akan mempengaruhi durasi bahkan frekuensi seberapa banyak keluarnya darah ketika menstruasi. Wanita yang memakai KB hormonal mengalami efek samping seperti menstruasi berkepanjangan.

4. Pertumbuhan Sel Abnormal Jinak -> Beberapa jenis pertumbuhan sel abnormal non kanker dari jaringan otot rahim antara lain polip, fibroid rahim atau kista. Penyebabnya belum diketahui dan beberapa wanita tidak memiliki gejala umum. Sementara lainnya bisa mengalami durasi menstruasi lebih dari 2 minggu, nyeri panggul, dan pendarahan berat.

5. Obesitas -> Kenaikan berat badan secara signifikan mampu berpengaruh pula pada keteraturan menstruasi. Obesitas memicu penumpukan sejumlah sel lemak tambahan yang menghasilkan estrogen. Estrogen ini meniru gejala kehamilan sehingga tidak berovulasi tetapi darah terus melapisi dinding rahim. Pelapisan dinding rahim terus-menerus membuat menstruasi berkepanjangan.

6. Gangguan fungsi indung telur -> Gangguan indung telur (ovarium) dapat menyebabkan gangguan pada produksi hormon seperti estrogen dan progesteron yang berperan dalam mengatur menstruasi. Oleh karena itu, masalah pada indung telur dapat menyebabkan gangguan pada menstruasi seperti menstruasi tidak teratur atau menstruasi berkepanjangan.

7. Fibroid -> Fibroid rahim atau yang disebut juga miom adalah jaringan jinak (non-kanker) yang tumbuh dan menempel pada dinding rahim. Fibroid dapat menyebabkan perdarahan vagina dalam jumlah banyak, menstruasi berkepanjangan, dan nyeri saat menstruasi.

8. Endometriosis -> Endometriosis terjadi ketika jaringan endometrium, yaitu jaringan pada lapisan bagian dalam rahim, tumbuh di luar rahim. Endometriosis dapat menyebabkan perdarahan serta kram atau nyeri yang tidak normal sebelum dan selama menstruasi.


Untuk memastikan diagnosis menstruasi berkepanjangan dan mencari tahu penyebabnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa tes darah, USG rahim, foto Rontgen pada rahim (HSG), biopsi pada jaringan rahim, atau Pap smear. Setelah dokter memastikan bahwa Anda terdiagnosis menderita menorrhagia, dokter dapat memberikan penanganan sesuai dengan penyebabnya.


Karena bisa disebabkan oleh banyak hal, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter kandungan jika mengalami menstruasi berkepanjangan.


Sekian dan terima kasih

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan hormon, pola makan yang tidak sehat, stres, atau masalah kesehatan tertentu. Untuk membantu mengatur siklus menstruasi Anda, penting untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang. Makanan yang cocok untuk penderita sakit maag dan juga dapat membantu menjaga kesehatan hormon adalah makanan tinggi serat, rendah lemak jenuh, dan rendah gula. Contoh makanan yang sehat untuk penderita sakit maag antara lain sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, dan daging tanpa lemak.:

Tentang menstruasi Anda yang berlangsung sangat banyak hingga 10 hari, hal ini sebaiknya menjadi perhatian. Menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari dengan aliran darah yang deras bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang perlu ditangani. Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan lain terkait kondisi kesehatan Anda?

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan