Keputihan disertai bercak coklat

Dok mau tanya, pada tgl 10 itu saya haid dan tgl 14 (hari ke 5 haid) itu saya hb dengan suami, karna kita jarang ketemu, nah biasanya saya haid itu di hari ke 8 sudah bersih. Tapi kita hb menggunakan pengaman dok, karna memang belum punya rencana buat hamil. Dan sekarang saya sedang keputihan tapi ada bercak kecoklatan sedikit, itu kira" kenapa ya dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
9
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

### Kemungkinan penyebab keputihan bercak kecoklatan:

1. **Sisa darah haid**

* Bisa saja ini adalah sisa darah menstruasi yang belum keluar semua, karena kamu biasanya bersih di hari ke-8 dan hubungan terjadi di hari ke-5, sehingga kemungkinan rahim masih dalam proses membersihkan diri.


2. **Iritasi serviks atau vagina akibat hubungan**

* Hubungan intim saat masih haid bisa membuat leher rahim atau dinding vagina lebih sensitif, dan kadang bisa menimbulkan bercak atau iritasi ringan.


3. **Efek hormonal ringan**

* Kadang hormon bisa sedikit terganggu karena hubungan intim, stres, kelelahan, atau perubahan pola tidur/makan, yang menyebabkan sedikit bercak.


4. **Infeksi ringan (jarang)**

* Jika keputihan **berbau tidak sedap**, **gatal**, atau **berwarna tidak biasa** (kuning/hijau), bisa jadi ada infeksi ringan dan sebaiknya diperiksakan.


Selama kamu **tidak merasakan nyeri hebat**, **tidak gatal**, dan **keputihan tidak berbau**, maka kondisi ini kemungkinan **tidak berbahaya** dan hanya sisa haid atau iritasi ringan. Bercak kecoklatan seperti ini bisa berlangsung 1–3 hari dan akan berhenti sendiri.


### Yang bisa kamu lakukan:

* Jaga kebersihan area genital.

* Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat.

* Jika bercaknya terus-menerus lebih dari seminggu atau muncul gejala lain (gatal, panas, bau), silakan periksa ke dokter untuk memastikan tidak ada infeksi.

8 bulan yang lalu
Suka
Balas
Keputihan disertai bercak coklat setelah berhubungan intim saat masa subur bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti iritasi pada serviks, perubahan hormonal, atau infeksi:

Keputihan berwarna cokelat umumnya terjadi pada awal atau akhir siklus menstruasi. Penyebab lainnya bisa termasuk perimenopause, vaginosis bakterialis, penyakit menular seksual, PCOS, penggunaan implan KB, kista ovarium, dan endometriosis. Meskipun seringkali tidak berbahaya, keputihan cokelat yang disertai gejala seperti bau menyengat, gatal, atau kram perlu diperiksakan ke dokter. Jika keputihan berlangsung lebih dari beberapa minggu atau terjadi setelah berhubungan seks, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Untuk memastikan penyebabnya, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin pemeriksaan penunjang seperti tes Pap smear atau pemeriksaan cairan keputihan untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan penanganan yang sesuai.

8 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan