bintik bintik sdkit pda vagina

halo dok

kenapa ya pda bgian bawah area vagina sebelh kiri ada bintik bintik sdkit,gtal tpi tidak perih dan dri muncul ny bintik bintik itu jadi keputihan juga

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo Dewi Sundari, terima kasih atas pertanyaan nya.

Bintik-bintik kecil yang **gatal di area luar vagina**, kemudian disertai keputihan, bisa disebabkan beberapa hal. Yang paling sering antara lain:


* **Infeksi jamur (Candida)** — biasanya gatal cukup kuat, kemerahan, dan keputihan putih kental seperti susu/keju.

* **Iritasi atau alergi** dari sabun kewanitaan, pembalut, pantyliner, deterjen, atau pakaian yang terlalu ketat.

* **Infeksi bakteri atau infeksi menular seksual (IMS)** — lebih perlu dicurigai bila keputihan berbau menyengat, berwarna kuning/hijau, ada luka/lepuhan, atau muncul setelah hubungan seksual berisiko.

* **Folikulitis/pori-pori yang meradang**, terutama bila bintiknya berada di kulit yang berbulu atau setelah mencukur.


Untuk sementara, **jangan digaruk dan jangan menggunakan sabun pewangi atau pembersih kewanitaan**. Cukup bersihkan dan jaga area tetap kering.


Kalau bintiknya **bertambah banyak, menjadi lepuhan/luka, bernanah, sangat nyeri**, atau keputihan berbau/berwarna tidak normal, sebaiknya diperiksa langsung oleh dokter kandungan atau dokter kulit-kelamin agar penyebabnya bisa dipastikan.

3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Bintik-bintik kecil di area vagina yang gatal dan disertai keputihan paling sering disebabkan oleh infeksi jamur, infeksi bakteri, atau iritasi pada kulit/vulva. Karena ada keputihan juga, kemungkinan perlu diperiksa langsung untuk memastikan penyebabnya:

Kalau keputihannya gatal, penyebab yang sering adalah:

  1. Infeksi jamur vagina: biasanya gatal, keputihan putih kental seperti susu/keju, dan area sekitar bisa kemerahan atau bengkak.
  2. Infeksi bakteri vagina: keputihan bisa putih, abu-abu, atau kehijauan, sering disertai bau tidak sedap.
  3. Iritasi atau alergi: misalnya dari sabun, pantyliner, celana ketat, atau pembalut.
  4. Infeksi menular seksual tertentu juga bisa menyebabkan bintik dan keputihan. Sebaiknya jangan digaruk, jaga area tetap bersih dan kering, pakai celana dalam katun, dan hindari sabun kewanitaan yang keras atau pewangi. Kalau bintiknya makin banyak, ada bau menyengat, nyeri saat BAK, perih, luka, atau tidak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya periksa ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk pemeriksaan langsung dan obat yang sesuai.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan