Bau tak sedap pada Miss v

Hallo dok ..saya mau bertanya .kenapa setiap saya berhubungan badan vagina saya berbau tidak sedap dan kadang mengeluarkan cairan putih itu gimana cara mengatasinya dok. Apakah itu sangat berbahaya dok .terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
2

2 komentar

Hallo Tr adewo, terima kasih atas pertanyaan nya.

Bau tidak sedap pada vagina yang muncul setelah berhubungan dan disertai cairan putih **bisa disebabkan oleh beberapa hal**, antara lain:

Penyebab yang paling sering

1. **Keputihan karena infeksi bakteri (bacterial vaginosis)**


* Bau amis/anyir seperti ikan, terutama setelah berhubungan.

* Cairan keputihan bisa putih keabu-abuan, encer.

* Biasanya tidak gatal atau hanya sedikit gatal.


2. **Infeksi jamur (kandidiasis)**


* Cairan putih kental seperti susu/keju, gatal hebat, kadang kemerahan.

* Bau biasanya tidak terlalu menyengat.


3. **Infeksi menular seksual (IMS)**


* Misalnya trikomoniasis: keputihan berbusa, kuning/hijau, bau busuk, gatal/nyeri.

* Gonore/klamidia juga bisa memicu cairan abnormal dan bau.


4. **pH vagina terganggu**


* Sering cuci dengan sabun/douche, antibiotik, atau kurang menjaga kebersihan bisa mengubah flora normal vagina.


### Tanda yang perlu segera diperiksa ke dokter

* Bau sangat menyengat seperti ikan busuk.

* Cairan berubah warna (kuning, hijau, cokelat) atau berbusa.

* Ada rasa gatal hebat, nyeri saat berhubungan, nyeri perut bawah, atau perdarahan.

* Gejala tidak hilang setelah 3–5 hari.


### Yang bisa kamu lakukan sementara

* **Jaga kebersihan area intim**: cuci dengan air bersih saja (tanpa sabun wangi/detergen), keringkan dengan handuk lembut.

* **Gunakan pakaian dalam katun** dan ganti jika lembap.

* Hindari **douching** (cuci bagian dalam vagina) karena justru merusak flora normal.

* Jika berhubungan, **gunakan kondom** sampai penyebab pasti diketahui.

* Kurangi gula berlebih (membantu menekan jamur jika kandidiasis).


### Langkah terbaik

* **Periksa ke dokter kandungan** atau bidan untuk pemeriksaan cairan (pH, swab) agar tahu pasti penyebabnya.

* Dokter akan memberi **obat antijamur, antibiotik, atau antiprotozoa** sesuai hasil pemeriksaan.


**Kesimpulan:**

Tidak selalu berbahaya, tapi **perlu ditangani** supaya tidak menimbulkan komplikasi (misalnya infeksi naik ke rahim atau tuba)

6 bulan yang lalu
Suka
Balas
Bau tidak sedap pada vagina saat berhubungan intim dan keluarnya cairan putih yang kadang terjadi merupakan gejala yang perlu diperhatikan dan sebaiknya diperiksakan. Kondisi ini bisa menandakan adanya infeksi atau ketidakseimbangan bakteri di area kewanitaan:

Bau amis atau busuk yang muncul, terutama setelah berhubungan seksual, seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri seperti bacterial vaginosis atau infeksi menular seksual seperti trikomoniasis. Sementara itu, cairan putih yang keluar, jika disertai bau tidak sedap, gatal, atau tekstur yang tidak biasa, juga bisa menjadi indikasi infeksi jamur atau infeksi bakteri. Untuk mengatasi dan mengetahui penyebab pastinya, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan (Gynecology). Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan tes yang diperlukan untuk mendiagnosis kondisi Anda dengan tepat dan memberikan penanganan yang sesuai, seperti obat antijamur atau antibiotik jika diperlukan. Sebagai langkah awal untuk menjaga kesehatan vagina, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Menjaga kebersihan vagina: Bilas dengan air hangat dari depan ke belakang, hindari penggunaan sabun berbahan keras, dan keringkan dengan tisu tanpa pewangi.
  2. Rutin mengganti celana dalam: Ganti celana dalam setidaknya dua kali sehari dan pilih bahan katun yang menyerap keringat.
  3. Mengonsumsi probiotik: Makanan seperti yoghurt dan kefir dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di vagina. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter, karena diagnosis dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan organ intim Anda.
6 bulan yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan