Tidak tahu
Dok saya saya mah tanya saya sudah sembuh dari demam lalu muncul bintik"merah yg tadi nya ada di area paha besok nya ilang tetapi itu muncul lagi di lengan tapi itu tidak gatel itu kenapa ya dok? Apakah itu biang keringat? Sebelum nya saya sakit demam tidk muncul seperti ini bintik"nya tidak terlalu parah seperti kyk biang keringat
























Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.
Kemungkinan gejala yang anda rasakan adalah ptekie. Bintik-bintik merah yang muncul menyebar pada kulit merupakan gejala umum dari berbagai masalah kulit. Jika bintik yang muncul berwarna keunguan dan hanya terlihat di area tubuh tertentu, kondisi ini disebut dengan petechiae (petekie). Penyebab petekie juga sangat beragam.
Petechiae (petekie) adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil berwarna merah atau ungu pada kulit, terutama di lengan, kaki, perut, dan bokong. Bintik merah ini muncul ketika pembuluh darah kapiler yang terhubung dengan pembuluh darah arteri bocor sehingga darah masuk ke dalam jaringan kulit. Petekie bisa menjadi ciri-ciri penyakit ringan dan serius. Selain itu, bintik-bintik ini bisa muncul sebagai reaksi alergi obat. Ciri-ciri bintik petekie juga bisa beragam tergantung dengan penyebabnya. Bintik keunguan yang menyebar meluas ke seluruh tubuh bisa menandakan kondisi yang serius.
Ciri khas utama dari kondisi ini adalah kemunculan bintik-bintik berwarna merah atau keunguan. Biasanya, gejala muncul di lengan, kaki, perut, dan bokong. Bintik ini tidak terasa gatal. Namun hati-hati, pasalnya bila bintik terus tumbuh dan menyatu bisa menandakan bahwa Anda mengalami gangguan perdarahan. Petechiae juga mungkin akan disertai dengan gejala lain seperti:
- tampak kumpulan darah menggumpal yang muncul di bawah kulit,
- mudah berdarah atau memar,
- gusi berdarah,
- hemartrosis,
- perdarahan berlebih yang tak biasa pada menstruasi normal, dan
- mimisan.
Bintik-bintik petechiae mungkin akan terlihat seperti ruam kulit
Ada sejumlah hal yang membuat hal ini bisa terjadi, berikut adalah berbagai penyebab petechiae.
1. Mengejan dalam waktu yang lama --> Petechiae ringan dapat muncul ketika seseorang mengejan terlalu lama. Beberapa aktivitas seperti mengangkat beban, melahirkan, menangis, atau batuk membuat tubuh menjadi tegang, sehingga akan memicu robeknya pembuluh darah di bawah kulit.
2. Penggunaan obat-obatan tertentu --> Terkadang, petechiae muncul sebagai efek samping atau alergi obat-obatan. Beberapa obat-obatan yang dapat menimbulkan kondisi ini adalah antibiotik, antidepresan, obat anti kejang, pengencer darah, NSAID, dan obat penenang.
3. Infeksi --> Ada beberapa penyakit dari infeksi jamur, virus, dan bakteri yang dapat memunculkan gejala berupa munculnya bintik-bintik petechiae.
- Demam berdarah: demam berdarah bisa menyebabkan trombositopenia, sehingga dapat menyebabkan petechiae.
- Sitomegalovirus (CMV): infeksi virus ini dapat menimbulkan gejala kelelahan, nyeri tenggorokan, dan nyeri otot pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Endokarditis: infeksi pada lapisan dalam otot dan katup jantung. Selain bintik-bintik, penyakit ini menimbulkan demam, kedinginan, nyeri sendi, dan sesak napas.
- Sakit tenggorokan: seringnya memang tidak berbahaya, tapi bisa menimbulkan kondisi lain seperti petechiae, amandel bengkak, dan demam.
- Meningococcemia: penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis yang juga dapat menjadi penyebab dari penyakit meningitis
4. Penyakit lainnya
Kondisi ini juga bisa terjadi sebagai gejala dari penyakit non-infeksi seperti sebagai berikut.
- Leukimia: penyakit ini merupakan kanker yang tumbuh di dalam sel-sel darah putih. Salah satu gejalanya adalah kemunculan bintik-bintik kecil berwarna merah pada kulit.
- Trombositopenia: kondisi ini membuat tubuh memiliki jumlah trombosit, yaitu sel darah yang membantu pembekuan darah, yang sedikit.
- Vaskulitis: penyakit peradangan pada dinding pembuluh darah yang dapat membuat pembuluh darah menebal, menyempit, dan bahkan luka
Tentunya, dokter akan mengobati penyakit sesuai dengan kondisi atau faktor lain yang menjadi penyebab kemunculannya. Maka dari itu, Anda harus melakukan pemeriksaan untuk melihat adakah kondisi yang menjadi awal dari gejala yang Anda alami. Dokter mungkin akan memberikan obat-obatan sebagai berikut.
- Antibiotik untuk melawan virus atau bakteri bila penyebabnya adalah infeksi.
- Obat-obatan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada kulit.
- Obat-obatan yang bekerja untuk menekan sistem kekebalan tubuh, misalnya azathioprine, methotrexate, atau cyclophosphamide.
- Kemoterapi, terapi biologis, atau radiasi, bila penyebabnya adalah kanker.
Anda juga bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau paracetamol untuk bantu menghilangkan gejala, lalu beristirahat dan minum air putih yang cukup. Ikuti semua petunjuk yang diberikan dari dokter. Jangan menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi kepada dokter. Bila ternyata petechiae muncul sebagai efek samping dari obat, dokter akan mengganti atau mengurangi dosis obat yang Anda minum
Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk konsultasi lebih lanjut.
Sekian dan terima kasih