Skincare
Dok skincare apa yang cocok untuk kulit kering dan kombinasi
Dok skincare apa yang cocok untuk kulit kering dan kombinasi
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat Sehat,
Terimakasih atas pertanyaannya.
Seperti namanya, jenis kulit kombinasi memiliki masalah yang berbeda di masing-masing area wajah. Umumnya, pemilik kulit kombinasi mempunyai T-zone (area dahi, hidung, dan dagu) yang berminyak sehingga area tersebut tampak lebih mengilap.
Bila tidak ditangani, minyak berlebih pada kulit akan bercampur dengan tumpukan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori. Bila sumbatan ini mengalami infeksi oleh bakteri, pori-pori yang tersumbat dapat meradang dan terbentuklah jerawat.
Faktor risiko jerawat (acne vulgaris) diantaranya adalah faktor genetik, usia, jenis kulit, gaya hidup, stress berlebihan dan penggunaan kosmetika yang tidak tepat.
Mencuci muka juga tidak disarankan untuk dilakukan terlalu sering, karena dapat memberikan efek samping kulit kering, yang justru dapat merusak skin barrier kulit dan dapat menimbulkan jerawat atau permasalahan kulit lainnya di kemudian hari.
Oleh karena itu, disarankan untuk mencuci muka hanya 2 kali sehari yaitu saat pagi hari dan sebelum tidur. Sabun pembersih muka yang anda gunakan pun juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit anda yang bisa saja memiliki jenis kulit kering, kulit berminyak, ataupun kulit kombinasi.
Untuk kulit kombinasi, sebaiknya Anda memilih sabun pembersih dengan bahan dasar air, bukan minyak. Ini karena pembersih berbasis air jauh lebih efektif menghilangkan kotoran sekaligus mencegah terjadinya penyumbatan minyak di pori-pori.
Selain itu, pilihlah sabun pembersih dengan tekstur yang lembut seperti gel atau krim. Area kulit Anda yang kering mungkin lebih sensitif terhadap scrub dan bahan sejenis yang dapat mengikis. Jadi, usahakan untuk tetap memakai bahan yang lembut.
Rangkaian skincare untuk kulit kombinasi juga perlu prosedur eksfoliasi. Pasalnya, pemilik kulit kombinasi rentan mengalami masalah jerawat dan komedo akibat penumpukan sel-sel kulit mati pada T-zone mereka yang cenderung berminyak.
Jika Anda hendak mencari eksfoliator, hindari pemakaian scrub berbutir kasar yang mengandung bahan kimia. Scrub dapat mengiritasi area kulit yang kering sekaligus merangsang produksi minyak di sepanjang dahi, hidung, dan dagu.
Gunakanlah eksfoliator mengandung alpha atau beta-hydroxy acid (AHA dan BHA) yang lebih bersahabat bagi kulit kombinasi. Lakukan eksfoliasi rutin sebanyak 2 – 4 kali dalam seminggu untuk melegakan pori-pori dan membersihkan kulit.
Untuk menjaga kesehatan wajah, Anda dapat melakukan :
* Minimalisir penggunaan produk kecantikan seminimal mungkin untuk mengurangi stress kimiawi yang berlebihan pada kulit
* Cukupi minum air putih
* Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
* Tidur dan istirahat cukup
* Lakukan kelola stress
* Menghindari debu, polusi, asap rokok
* Menjaga pola makan tetap sehat dan bergisi, kurangi makanan berlemak, berminyak, dan manis, perbanyak asupan serat
Pastikan Anda memilih facial wash atau skincare yang memiliki izin edar dari BPOM agar keamanannya lebih terjamin.
Selain itu, usahakan untuk selalu mengoleskan tabir surya.
Demikian informasi yang dapat kami berikan.
Salam, dr. Syifa.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Untuk kulit kering dan kombinasi, ada beberapa langkah skincare yang dapat membantu menjaga kelembapan dan keseimbangan kulit Anda. Berikut adalah beberapa saran yang dapat Anda coba:Pembersihan: Gunakan pembersih yang lembut dan bebas alkohol untuk membersihkan wajah Anda. Hindari pembersih yang mengandung bahan keras yang dapat mengeringkan kulit. Pilihlah pembersih yang mengandung bahan-bahan seperti aloe vera atau hyaluronic acid yang dapat melembapkan kulit.
Toner: Setelah membersihkan wajah, gunakan toner yang lembut untuk mengembalikan pH kulit dan menyeimbangkan kelembapan. Pilih toner yang mengandung bahan-bahan seperti rose water atau witch hazel yang dapat menenangkan dan melembapkan kulit.
Pelembap: Gunakan pelembap yang kaya akan kandungan pelembap seperti ceramide, hyaluronic acid, atau glycerin. Pilih pelembap yang memiliki tekstur krim atau lotion yang dapat memberikan kelembapan ekstra bagi kulit kering Anda. Jika Anda memiliki area berminyak pada wajah, gunakan pelembap yang ringan atau gel pada area tersebut.
Sunscreen: Jangan lupakan perlindungan dari sinar matahari. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat cuaca mendung. Pilihlah sunscreen yang tidak mengandung alkohol dan memiliki kandungan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit Anda.
Masker: Gunakan masker pelembap seminggu sekali untuk memberikan kelembapan ekstra pada kulit Anda. Pilihlah masker yang mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, ceramide, atau madu untuk memberikan hidrasi yang mendalam.
Selain itu, penting juga untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam dengan cukup minum air setiap hari dan menghindari paparan lingkungan yang kering seperti AC atau pemanas ruangan yang berlebihan.
Namun, setiap individu memiliki kebutuhan kulit yang berbeda, jadi penting untuk mencoba dan menyesuaikan produk skincare dengan kulit Anda. Jika Anda memiliki masalah kulit yang lebih serius atau ingin saran yang lebih spesifik, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau ahli kecantikan untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.
Related content