Jamur kulit
Berulang kali saya berobat ke puskesmas/klinik dikasih obat oles dan obat minum alergi oleh dokternya,setelah itu ilang sementara, tetapi muncul lagi ketika obat nya sudah abis,bakal lebih parah lagi ketika saya berkeringat,saya bekerja yang mengharuskan saya berkeringat atau angkat beban, rasa nya gatal dan sedikit perih dan panas,bakal reda ketika saya berada di ruangan dingin dan pada saat saya mandi,begitu berulang terus selama 3 tahun, apakah penyakit ini bisa sembuh total dan benar benar ilang,mohon saran/bantuannya dok🙏😞
























Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.
Kemungkinan anda terkena pitriasis rosea. Pityriasis rosea adalah penyakit kulit yang ditandai dengan ruam berwarna merah atau merah muda. Ruam yang timbul bersisik dan sedikit menonjol, serta bisa disertai rasa gatal. Pityriasis rosea dapat terjadi siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh orang yang berusia 10–35 tahun. Kondisi ini tergolong penyakit tidak menular dan umumnya bisa sembuh dengan sendirinya.
Penyebab pityriasis rosea belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, kondisi ini diduga disebabkan oleh infeksi virus, terutama golongan virus herpes. Pityriasis rosea umumnya terjadi saat musim panas. Belum diketahui ada atau tidaknya faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami pityriasis rosea. Namun, kondisi ini lebih sering dialami oleh orang yang berusia 10–35 tahun.
Selain itu, penelitian menyebutkan bahwa orang yang menderita penyakit autoimun juga rentan terkena pityriasis rosea. Penyakit autoimun sendiri adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel sehat.
Gejala utama pityriasis rosea adalah ruam kulit yang bisa muncul di semua area tubuh. Terkadang, ruam yang muncul mirip dengan ruam akibat sifilis atau kurap (tinea). Pada beberapa orang, ruam yang muncul bisa membentuk pola seperti pohon natal.
Beberapa karakteristik ruam pityriasis rosea adalah:
- Berbentuk oval dengan ukuran 2–10 cm
- Berwarna kemerahan atau merah muda
- Bersisik
- Sedikit menonjol
Karakteristik ruam ini dikenal juga dengan herald patch. Ruam ini akan menyebar ke sejumlah bagian tubuh, seperti perut, dada, punggung, leher, paha, dan lengan atas. Selain herald patch, akan muncul juga ruam-ruam lain yang berukuran lebih kecil, yaitu sekitar 0,5–1,5 cm, dan terasa gatal. Ruam pityriasis rosea dapat bertahan selama 2–12 minggu hingga 5 bulan. Setelah ruam hilang, area kulit yang terkena penyakit ini dapat menjadi lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya, tetapi akan kembali normal setelah beberapa bulan tanpa menimbulkan bekas.
Sebelum ruam muncul, penderita pityriasis rosea biasanya akan merasakan gejala berupa:
- Demam
- Hilang nafsu makan
- Lemas
- Nyeri tenggorokan
- Nyeri sendi
- Gangguan tidur
- Sakit kepala
Pityriasis rosea adalah kondisi yang umumnya tidak memerlukan penanganan khusus dan dapat hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu 12 minggu. Namun, jika kondisi tidak kunjung membaik dalam kurun waktu tersebut, atau apabila gejala sudah terasa sangat mengganggu, maka diperlukan penanganan oleh dokter. Penanganan pityriasis rosea bertujuan untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi. Berikut ini adalah metode penanganan pityriasis rosea:
Obat-obatan
Ada beberapa jenis obat yang bisa diresepkan dokter untuk meringankan gejala pityriasis rosea, yaitu:
- Pelembap berbahan emolien, seperti gliserol
- Losion kalamin
- Obat kortikosteroid oles, seperti hydrocortisone
- Obat antihistamin, seperti chlorpheniramine (CTM), atau hydroxyzine
- Antivirus, seperti acyclovir
Obat di atas dapat mempercepat waktu penyembuhan, terutama bila diberikan saat awal penyakit timbul.
Terapi sinar ultraviolet --> Jika pityriasis rosea sudah memasuki tahap yang cukup parah, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk melakukan terapi sinar ultraviolet. Pengobatan ini dikenal dengan istilah fototerapi UVB (PUVB). Terapi sinar UV ini dapat membantu mengurangi gejala dan membantu ruam hilang lebih cepat.
Selain menjalani pengobatan dari dokter, penderita pityriasis rosea juga disarankan untuk melakukan perawatan di rumah dengan cara:
- Selalu menggunakan pelembap
- Mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter
- Mandi dengan menggunakan air dingin
- Mengompres ruam dengan kompres dingin
- Berendam dengan campuran oatmeal khusus (oatmeal koloid)
- Menghindari paparan sinar matahari yang terik
Namun ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan infeksi kulit tersebut.
Sekian dan terima kasih