Gatal gatal

Halo dok, badan saya gatal2 sekali bagian dada dan leher pundak saya dan juga siku saya, awalnya kenak di siku bentol2 dok tp ga gatal tp lama2 gatal sekali dok dan setelah itu muncul lagi di bagian dada saya dan pundak bentuknya seperti kecil2 merah2 gtu dan berada di satu titik lalu pindah2 dan semakin melebar, sumpah dok gatal sekali sampai2 bulu remang saya smpai berdiri krna menahan gatalnya, dan saya sudah beli salap di apotik di kasih merek miconazole nirate, kebetulan saya hamil trimstr 1 dok, disarankan di apotik obat itu yg cocok untuk bumil, yg saya pertanyatan gatal2 saya ini apa ya dok dan penyebabnya apa, sehingga gatal bgt dok merah2 bintik2 kecil gtu seperti beruam pda bagian tertentu dok, apakah ada obat paling ampuh dok saya benar2 ga tahan dok gatal sekali

Peringatan: Gambar berikut bisa jadi mengganggu bagi Anda. Kebijaksanaan pemirsa disarankan
Gatal gatalGatal gatal
Gatal gatalGatal gatal
Gatal gatalGatal gatal
Gatal gatalGatal gatal
Gatal gatalGatal gatal

+ 2

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5015
1
2

2 komentar

kira² obatnya apa ya?

5 bulan yang lalu
Suka
Balas

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Eksim merupakan kondisi yang membuat kulit meradang, bengkak, pecah-pecah, hingga terasa gatal. Meskipun membahayakan, kondisi ini sering membuat ibu hamil tidak nyaman. Eksim merupakan salah satu perubahan kulit yang umum terjadi selama kehamilan, khususnya pada trimester kedua. Penyakit kulit ini bisa muncul untuk pertama kali saat hamil, tetapi bisa juga kambuh karena hormon kehamilan.


Menurut sebuah studi dalam American Journal of Clinical Dermatology, sebanyak 80% ibu hamil dengan eksim melaporkan bahwa masalah kulit ini baru terjadi untuk pertama kalinya. Sementara itu, sebanyak 20% sisanya mengaku sudah memiliki eksim sejak sebelum hamil. Namun, kehamilan sendiri tidak selalu membuat eksim yang sudah ada menjadi lebih parah.


Pada dasarnya, gejala eksim saat hamil sama dengan yang dialami oleh orang yang tidak sedang hamil. Berikut adalah beberapa gejala tersebut.

- Timbul bercak kemerahan atau abu kecoklatan yang disertai gatal, terutama pada bagian leher, dada atas, siku, lutut, dan wajah.

- Kulit lebih kering.

- Muncul benjolan kecil yang bisa mengeluarkan cairan saat bergesekan.

- Kulit terasa lebih tebal, pecah-pecah, dan bersisik.

- Kulit mudah bengkak setelah digaruk.


Perubahan hormon reproduksi wanita tersebut lantas diikuti dengan perubahan produksi sel Th1 dan Th2 sebagai komponen sistem kekebalan tubuh. Th1 adalah sel yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri, virus, atau benda asing lainnya yang masuk ke dalam tubuh, termasuk materi genetik dari ayah. Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa terjadi percampuran antara materi genetik milik ayah dengan milik ibu selama kehamilan. Karena Th1 menganggap materi genetik ayah sebagai benda asing, mereka akan berusaha menghancurkannya. Untuk mencegah hal tersebut, tubuh Anda akan meningkatkan produksi estrogen yang akan diikuti dengan dominasi sel Th2. Sel Th2 memang bisa memberi perlindungan terhadap janin. Namun, sel ini membuat tubuh ibu hamil lebih sensitif terhadap alergen, termasuk yang memicu eksim. Inilah alasan mengapa gejala eksim bisa semakin parah saat ibu hamil terpapar pemicunya, seperti polusi udara, debu, udara kering, atau udara dingin


Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk menentukan metode pengobatan eksim yang paling tepat selama kehamilan. Dokter biasanya akan memberikan obat topikal (salep) dengan kandungan steroid atau hidrokortison. Pil steroid hanya diberikan jika penyakit kulit ibu hamil ini sangat parah. Selain salep, dokter bisa memberikan pil antihistamin jika rasa gatal sampai membuat ibu hamil sulit tidur. Antihistamin merupakan obat anti-alergi yang memberikan efek mengantuk.


Selama menjalani pengobatan dengan salep atau obat minum, dokter biasanya juga menyarankan ibu hamil untuk meringankan gejala eksim dengan cara berikut.

- Gunakan pelembap krim untuk melembapkan kulit. Losion tidak terlalu disarankan karena tidak cukup baik dalam melembapkan eksim.

- Hindari menggaruk area kulit yang gatal. Jika Anda khawatir tidak sengaja menggaruknya, tutup area tersebut dengan kain.

- Gunakan humidifier untuk melembapkan udara.

- Pilih pakaian berbahan halus dan longgar untuk mengurangi gesekan yang bisa menambah peradangan.

- Gunakan sabun dan produk kulit lainnya yang berbahan ringan, bebas pewarna, dan pewangi. Pilih produk dengan label hypoallergenic.

- Pelajari cara mengelola stres saat hamil.

- Pilih makanan sehat untuk ibu hamil.

- Istirahat yang cukup.

- Pengobatan lain mungkin dibutuhkan sesuai dengan tingkat keparahan dan penyebab eksim Anda. Konsultasikan dengan dokter kandungan dan dokter kulit Anda untuk mendapat penanganan terbaik.


Sekian dan terima kasih

8 bulan yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.