Gatal ditangan
Dok mau tanya kenapa tangan saya bintik bintik merah dan sedikit gatal dok.. g nyaman aja sih.. kebetulan tangan saya akhir2 suka basah juga dok..
Dok mau tanya kenapa tangan saya bintik bintik merah dan sedikit gatal dok.. g nyaman aja sih.. kebetulan tangan saya akhir2 suka basah juga dok..
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat Sehat,
Terimakasih atas pertanyaannya.
Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan kulit gatal dan bitik merah di antaranya:
-Dermatitis kontak iritan
Dermatitis kontak iritan adalah jenis dermatitis kontak yang paling umum terjadi. Kondisi ini terjadi saat kulit terpapar oleh bahan beracun atau zat kimia yang bersifat iritatif, misalnya pemutih, deterjen, minyak tanah, atau sabun. Dermatitis kontak iritan juga bisa menyebabkan gatal berair bila kulit terlalu sering basah atau terkena air.
-Dermatitis kontak alergi
Dermatitis kontak alergi terjadi saat kulit mengalami reaksi alergi setelah terpapar zat pemicu alergi (alergen), seperti makanan atau minuman dan obat-obatan tertentu, bahan kimia dalam kosmetik dan produk perawatan kulit, atau penggunaan sarung tangan karet. Tak hanya itu, gatal berair akibat dermatitis kontak alergi juga dapat dipicu oleh reaksi alergi akibat pemakaian perhiasan yang terbuat dari nikel atau emas dan tanaman beracun.
-Eksim
Eksim atau dermatitis atopik merupakan salah satu kondisi yang juga dapat membuat kulit menjadi kemerahan dan gatal berair. Eksim umum terjadi pada anak-anak, namun juga bisa terjadi pada orang dewasa. Eksim terkadang juga menyebabkan kulit jari-jari tangan terasa gatal dan berair. Kondisi ini disebut juga pompholyx.
-Infeksi bakteri
Gejala infeksi bakteri pada kulit umumnya berupa benjolan kecil berwarna kemerahan. Benjolan tersebut terkadang disertai cairan atau nanah dan sering kali terasa gatal. Salah satu jenis penyakit infeksi bakteri yang menyebabkan kulit gatal berair adalah impetigo. Sebagian infeksi bakteri pada kulit tergolong ringan dan dapat diobati dengan salep antibiotik yang dioleskan ke kulit. Namun, jika sudah parah atau menyebar, infeksi bakteri pada kulit biasanya perlu diobati dengan antibiotik minum sesuai resep dokter.
-Infeksi jamur
Infeksi jamur di kulit sering terjadi pada daerah kulit yang lembap dan banyak berkeringat, misalnya kaki, lipatan paha, dan ketiak. Kebanyakan infeksi jamur tidak menular dan tidak berbahaya. Akan tetapi, infeksi jamur dapat membuat kulit terasa gatal dan muncul ruam yang disertai lepuhan berisi cairan. Infeksi jamur pada kulit bisa diobati dengan penggunaan obat jamur yang dapat dibeli bebas atau sesuai resep dokter.
Bila Anda mengalami keluhan gatal berair, bintik kemerahan yang masih saja timbul dan sulit sembuh, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter kulit agar dokter dapat menentukan penyebab munculnya keluhan tersebut dan mengobatinya dengan tepat.
Semoga membantu.
Salam, dr. Syifa
Hai Sobat Sehat,
Mohon maaf, sebagai AI, saya tidak dapat memberikan diagnosis atau saran medis secara langsung. Namun, berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, kemungkinan Anda mengalami dermatitis dishidrotik atau eksim dishidrotik. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah berair yang terasa gatal di tangan.:Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan perawatan yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau ahli alergi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan untuk menentukan penyebab dan memberikan pengobatan yang sesuai.
Sementara itu, Anda dapat mencoba menghindari faktor pemicu yang mungkin memperburuk kondisi, seperti paparan bahan kimia atau iritan, menjaga tangan tetap kering, menggunakan pelembap yang cocok untuk kulit tangan, dan menghindari menggaruk area yang gatal.
Jika gejala Anda semakin parah atau tidak membaik setelah beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Related content