Butuh solusi

Hello Dok, saya mau minta saran untuk kulit wajah saya yang kombinasi, lebih ke kering sensitif, biasa muncul jerawat batu juga.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
8
1
2

2 komentar

Hallo Sobat Sehat,

Terimakasih atas pertanyaannya.


Seperti namanya, jenis kulit kombinasi memiliki masalah yang berbeda di masing-masing area wajah. Umumnya, pemilik kulit kombinasi mempunyai T-zone (area dahi, hidung, dan dagu) yang berminyak sehingga area tersebut tampak lebih mengilap.

Bila tidak ditangani, minyak berlebih pada kulit akan bercampur dengan tumpukan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori. Bila sumbatan ini mengalami infeksi oleh bakteri, pori-pori yang tersumbat dapat meradang dan terbentuklah jerawat.


Faktor risiko jerawat (acne vulgaris) diantaranya adalah faktor genetik, usia, jenis kulit, gaya hidup, stress berlebihan dan penggunaan kosmetika yang tidak tepat.


Mencuci muka juga tidak disarankan untuk dilakukan terlalu sering, karena dapat memberikan efek samping kulit kering, yang justru dapat merusak skin barrier kulit dan dapat menimbulkan jerawat atau permasalahan kulit lainnya di kemudian hari.

Oleh karena itu, disarankan untuk mencuci muka hanya 2 kali sehari yaitu saat pagi hari dan sebelum tidur. Sabun pembersih muka yang anda gunakan pun juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit anda yang bisa saja memiliki jenis kulit kering, kulit berminyak, ataupun kulit kombinasi.

Untuk kulit kombinasi, sebaiknya Anda memilih sabun pembersih dengan bahan dasar air, bukan minyak. Ini karena pembersih berbasis air jauh lebih efektif menghilangkan kotoran sekaligus mencegah terjadinya penyumbatan minyak di pori-pori.

Selain itu, pilihlah sabun pembersih dengan tekstur yang lembut seperti gel atau krim. Area kulit Anda yang kering mungkin lebih sensitif terhadap scrub dan bahan sejenis yang dapat mengikis. Jadi, usahakan untuk tetap memakai bahan yang lembut.

Rangkaian skincare untuk kulit kombinasi juga perlu prosedur eksfoliasi. Pasalnya, pemilik kulit kombinasi rentan mengalami masalah jerawat dan komedo akibat penumpukan sel-sel kulit mati pada T-zone mereka yang cenderung berminyak.

Jika Anda hendak mencari eksfoliator, hindari pemakaian scrub berbutir kasar yang mengandung bahan kimia. Scrub dapat mengiritasi area kulit yang kering sekaligus merangsang produksi minyak di sepanjang dahi, hidung, dan dagu.

Gunakanlah eksfoliator mengandung alpha atau beta-hydroxy acid (AHA dan BHA) yang lebih bersahabat bagi kulit kombinasi. Lakukan eksfoliasi rutin sebanyak 2 – 4 kali dalam seminggu untuk melegakan pori-pori dan membersihkan kulit.


Untuk menjaga kesehatan wajah, Anda dapat melakukan :


* Minimalisir penggunaan produk kecantikan seminimal mungkin untuk mengurangi stress kimiawi yang berlebihan pada kulit


* Cukupi minum air putih


* Menjaga kebersihan diri dan lingkungan


* Tidur dan istirahat cukup


* Lakukan kelola stress


* Menghindari debu, polusi, asap rokok


* Menjaga pola makan tetap sehat dan bergisi, kurangi makanan berlemak, berminyak, dan manis, perbanyak asupan serat


Pastikan Anda memilih facial wash atau skincare yang memiliki izin edar dari BPOM agar keamanannya lebih terjamin.


Selain itu, usahakan untuk selalu mengoleskan tabir surya.


Demikian informasi yang dapat kami berikan.

Salam, dr. Syifa.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Untuk kulit wajah yang kombinasi, lebih ke kering sensitif, dan sering muncul jerawat batu, berikut adalah beberapa saran yang dapat Anda coba:
  1. Gunakan pembersih wajah yang lembut: Pilih pembersih wajah yang tidak mengandung bahan keras atau iritasi, seperti parfum atau alkohol. Pilihlah pembersih yang lembut dan cocok untuk kulit sensitif.

  2. Gunakan pelembap yang ringan: Pilih pelembap yang tidak mengandung minyak dan memiliki kandungan yang melembapkan namun tidak menyebabkan kulit menjadi berminyak. Pelembap dengan kandungan hyaluronic acid atau ceramide dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

  3. Hindari penggunaan produk yang mengandung bahan iritasi: Hindari produk yang mengandung pewarna, parfum, atau bahan kimia keras lainnya yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.

  4. Gunakan produk perawatan jerawat yang lembut: Pilih produk perawatan jerawat yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide. Namun, pastikan produk tersebut tidak terlalu keras atau mengeringkan kulit.

  5. Jaga kebersihan kulit: Bersihkan wajah secara teratur dengan pembersih yang lembut, hindari menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, dan ganti sarung bantal secara teratur untuk menghindari penumpukan kuman dan minyak di wajah.

  6. Hindari pemanasan berlebihan: Hindari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan dan hindari penggunaan air panas saat mencuci wajah. Pemanasan berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi.

  7. Konsultasikan dengan dokter kulit: Jika masalah kulit Anda tidak membaik atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang lebih spesifik dan sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Selalu ingat untuk melakukan uji coba terlebih dahulu pada area kecil kulit sebelum menggunakan produk baru, dan jika terjadi iritasi atau reaksi negatif, segera hentikan penggunaan produk tersebut.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.