Sifilis ibu hamil 6 minggu

Dok bisa gak ibu hamil sembuh dari sefilish? Saya cek labutarium kata nya sifilish dan kandungan saya 6 minggu.. solusi nya gmna dok biar sehat dan sembuh dari sifilish

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
28
3

3 komentar

Hallo Naura Syadiah, terima kasih atas pertanyaan nya.

Sejauh ini, pengobatan sifilis yang dinilai aman selama kehamilan adalah pemberian obat benzathine benzylpenicillin.

Melansir dari Buku Pedoman Kemenkes RI, berikut adalah dosis pemberian benzathine benzylpenicillin sesuai tahapan infeksi.


  • Sifilis primer dan sekunder: 2,4 juta IU dosis tunggal, injeksi intramuskular atau melalui otot.
  • Sifilis laten: 2,4 juta IU injeksi intramuskular atau melalui otot, satu kali per minggu selama tiga minggu berturut-turut.

Namun, karena beberapa orang bisa mengalami alergi penisilin, berikut adalah alternatif pengobatan sifilis yang dapat diberikan selama kehamilan.

  • Sifilis primer dan sekunder: eritromisin 500 mg melalui oral sebanyak 4 kali sehari selama 14 hari.
  • Sifilis laten: eritromisin 500 mg melalui oral sebanyak 4 kali sehari selama minimal 30 hari.

Selama proses pengobatan, ibu hamil harus berada di bawah pemantauan dokter agar dokter dapat memantau efektivitas obat dan ada-tidaknya efek samping.

Sebagai tambahan, ibu hamil yang mengidap sifilis juga harus menghindari hubungan seksual dengan pasangannya sampai infeksi berhasil diobati.


Sebaiknya konsultasi dengan dokter anda.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
@Bidan Fani Mardliani Rohimah

pagi dok tp maaf dok,, kata dokter saya kemarin bilang bahwa saya harus lahir SC walauoun sudah negatif..

apakah saya tidak bisa lahir normal kah dok?

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya dokter, dan saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda tentang sifilis pada ibu hamil.:

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan komplikasi serius pada ibu hamil dan janin, termasuk keguguran, kelahiran prematur, cacat lahir, atau bahkan kematian janin.

Namun, sifilis pada ibu hamil dapat diobati dengan antibiotik yang aman untuk digunakan selama kehamilan. Pengobatan yang tepat dan tepat waktu sangat penting untuk mencegah penularan infeksi ke janin.

Biasanya, antibiotik penisilin direkomendasikan sebagai pengobatan utama untuk sifilis pada ibu hamil. Dosis dan durasi pengobatan akan ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan infeksi dan usia kehamilan.

Selain pengobatan antibiotik, penting juga untuk melakukan pemeriksaan rutin dan tes darah untuk memantau respons terhadap pengobatan dan memastikan bahwa infeksi telah sembuh sepenuhnya.

Selain itu, penting juga untuk berkomunikasi dengan dokter kandungan Anda tentang kehamilan Anda dan sifilis yang Anda alami. Dokter akan memberikan saran dan tindakan yang tepat untuk memastikan kesehatan Anda dan janin.

Jadi, solusi untuk sembuh dari sifilis pada ibu hamil adalah dengan menjalani pengobatan antibiotik yang diresepkan oleh dokter dan melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangan infeksi.

Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda segera untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan memastikan kesehatan Anda dan janin.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan