Malam dok, mau tanya saya terlanjur minum satu dosis obat
Malam dok, mau tanya saya terlanjur minum satu dosis obat ibuprofen pada saat hamil usia kandungan 33minggu. Apakah bisa beresiko fatal? Apa penanganan pertama kalo terlanjur minum satu dosis
Malam dok, mau tanya saya terlanjur minum satu dosis obat ibuprofen pada saat hamil usia kandungan 33minggu. Apakah bisa beresiko fatal? Apa penanganan pertama kalo terlanjur minum satu dosis
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sasqia Saputrii, terima kasih atas pertanyaan nya.
Jika Anda tidak sengaja hanya minum satu dosis ibuprofen saat hamil 33 minggu, usahakan tidak panik. Satu dosis tunggal tidak selalu menyebabkan masalah serius, tetapi karena usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, Anda **sebaiknya tidak mengonsumsi ibuprofen lagi** kecuali memang diresepkan oleh dokter.
Pada kehamilan usia di atas 20 minggu, terutama setelah 30 minggu, ibuprofen dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat meningkatkan risiko:
* Berkurangnya cairan ketuban.
* Gangguan pada fungsi ginjal janin.
* Penutupan dini saluran pembuluh darah janin (ductus arteriosus), terutama bila digunakan berulang atau dalam dosis tinggi.
**Yang perlu Anda lakukan sekarang:**
1. **Jangan minum ibuprofen lagi.**
2. Minum air putih yang cukup dan lanjutkan obat kehamilan yang diresepkan dokter.
3. Tetap pantau gerakan janin. Bila gerakan bayi terasa jauh berkurang atau tidak seperti biasanya, segera ke rumah sakit.
4. Beri tahu dokter kandungan atau bidan saat kontrol berikutnya bahwa Anda sempat mengonsumsi satu dosis ibuprofen. Dokter dapat memutuskan apakah perlu dilakukan pemeriksaan USG untuk menilai cairan ketuban dan kondisi janin.
**Segera ke IGD atau hubungi dokter** jika setelah minum obat Anda mengalami:
* Gerakan janin berkurang atau tidak terasa.
* Keluar cairan dari jalan lahir.
* Perdarahan.
* Kontraksi yang teratur atau nyeri hebat.
Sebagai pereda nyeri atau demam selama kehamilan, **parasetamol** umumnya lebih dianjurkan dibanding ibuprofen, selama digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.
Penanganan pertama yang bisa dilakukan: hentikan dulu ibuprofen, jangan minum dosis berikutnya, lalu pantau gerak janin dan keluhan Anda. Bila muncul gerak janin berkurang, nyeri perut hebat, perdarahan, ketuban rembes, sesak, atau bengkak/tekanan darah naik, segera ke IGD. Ibuprofen pada kehamilan lanjut bisa meningkatkan risiko komplikasi seperti oligohidramnion dan gangguan pada janin, jadi tetap perlu konsultasi meski baru sekali minum. Untuk nyeri/demam, biasanya paracetamol lebih aman selama kehamilan, tetapi tetap sebaiknya sesuai arahan dokter.
Related content