Kapan tanggal ovulasi dari hasil minum Primolut N ,apakah bisa hamil dari hubungan 28 dan 29 dari hasil haid buatan??

Jika tidak stress tidak banyak pikiran siklus haid normal 27hari jika stress siklusnya bisa lebih. haid pertama seharusnya 11 juni 2026 karena haid dibulan mei 16mei 2026 tapi minum primolut 8juni-14juni 2x sehari dan 15juni sudah berhenti minum. jadi haid buatannya muncul bercak coklat 17juni sore,18juni subuh sudah berubah jadi merah dan mulai deras-20juni. 21-23 juni sudah tidak merah tapi keluar bercak coklat dan lama2 menjadi kehitaman. 24 juni yang keluar cairan seperti keputihan hingga 2juli.


Di 28juni malam dan 29 juni pagi berhubungan tanpa pengaman, tapi 29 juni siang suami sudah ke kampungnya dan tidak bersetubuh lagi sampai hari haid selanjutnya tiba. berapa tanggal ovulasi yang dihasilkan dari minum obat primolut N setelah Buatan Haid sudah muncul?28 dan 29 juni berhubungan itu merencanakan kehamilan tapi saya tidak tahu apakah akan berhasil karna sebelumnya haid buatan karna primolut N. bulan Januari 2026 siklus haid 27 hari, bulan februari 2026 siklus haid 27 hari, bulan maret 2026 siklus haid 25hari,bulan april 2026 siklus haid 27hari,bulan mei 2026 siklus haid 30hari karna stres,bulan juni 2026 siklus haid 32hari karena minun Pimolut N.jika misalkan haid selanjutnya jatuh pada tanggak 14 juli atau 15 juli apakah tanggal ovulasi setelah haid buatan dibulan juni sudah bisa dipastikan? 4 Juli malam dan 5 Juli pagi berhubungan tanpa alat pengaman.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo Tina Toding, terima kasih atas pertanyaan nya.

* Siklus sebelum menggunakan Primolut N umumnya **27 hari** (kecuali saat stres).

* Anda minum Primolut N pada **8–14 Juni 2026**.

* Setelah obat dihentikan tanggal 15 Juni, muncul perdarahan putus obat (withdrawal bleeding):

* 17 Juni: bercak cokelat.

* 18–20 Juni: darah merah seperti haid.

* 21–23 Juni: bercak cokelat.

* 24 Juni–2 Juli: keputihan.


Perdarahan setelah menghentikan Primolut N umumnya dianggap sebagai **hari pertama siklus baru** jika perdarahannya menyerupai haid. Dalam kasus Anda, **18 Juni** lebih tepat dijadikan **hari ke-1 siklus**, karena saat itulah perdarahan sudah menjadi merah dan deras.


Dengan asumsi tersebut:

* Hari ke-1 siklus: **18 Juni**

* Bila siklus berikutnya 27 hari, perkiraan haid berikutnya sekitar **15 Juli**.

* Bila haid datang **14 Juli**, berarti siklus sekitar 26 hari.


Ovulasi biasanya terjadi sekitar **12–14 hari sebelum haid berikutnya**, sehingga:


* Jika haid datang **15 Juli**, perkiraan ovulasi sekitar **1 Juli**.

* Jika haid datang **14 Juli**, perkiraan ovulasi sekitar **30 Juni–1 Juli**.


Jadi, masa subur kemungkinan berada di kisaran **27 Juni hingga 2 Juli**, dengan puncak sekitar **30 Juni–1 Juli**.


Mengenai hubungan seksual:


* **28 Juni malam dan 29 Juni pagi** berada **di dalam masa subur**, sehingga memang memiliki peluang terjadinya kehamilan.

* **4 Juli malam dan 5 Juli pagi** kemungkinan sudah **setelah masa ovulasi** jika memang haid berikutnya benar datang pada 14–15 Juli, sehingga peluangnya lebih kecil dibanding hubungan tanggal 28–29 Juni.


Perlu diketahui bahwa **ovulasi setelah penggunaan Primolut N tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan tanggal minum obat**. Primolut N menggeser waktu terjadinya perdarahan, tetapi tidak memungkinkan kita mengetahui secara pasti kapan sel telur dilepaskan. Tanpa pemantauan ovulasi (misalnya dengan alat tes ovulasi, pengukuran suhu basal tubuh, atau USG folikel), kita hanya bisa memperkirakannya.


Jadi,

* Ovulasi **tidak bisa dipastikan tanggal pastinya**.

* Namun, **perkiraan paling mungkin** adalah sekitar **30 Juni–1 Juli** (bila haid berikutnya benar jatuh pada 14–15 Juli).

* Hubungan pada **28 dan 29 Juni** memiliki peluang yang baik untuk menghasilkan kehamilan karena waktunya berdekatan dengan perkiraan ovulasi.


Jika sekarang Anda sedang menunggu hasil promil, Anda bisa melakukan tes kehamilan mulai **hari pertama terlambat haid** (misalnya bila haid belum datang pada 15–16 Juli), atau sekitar **14 hari setelah perkiraan

ovulasi**, agar hasilnya lebih akurat.

2 minggu yang lalu
Suka
Balas
Ovulasi **tidak bisa ditentukan pasti dari Primolut N**. Primolut hanya bisa **menunda/mengatur perdarahan**, tetapi **tidak membuat tanggal ovulasi jadi pasti**. Setelah haid buatan muncul, ovulasi biasanya dihitung seperti siklus biasa, yaitu kira-kira **14 hari sebelum haid berikutnya**:

Kalau perdarahan “haid buatan” Anda mulai 18 Juni (hari pertama haid dihitung dari darah merah yang keluar), maka dengan siklus yang Anda sebutkan:

  • Jika siklus kembali 27 hari, ovulasi kira-kira sekitar 1 Juli
  • Jika siklus 32 hari, ovulasi kira-kira sekitar 6 Juli Jadi masa subur Anda kemungkinan berada di akhir Juni sampai awal Juli. Hubungan pada 28–29 Juni dan 4–5 Juli masih bisa menyebabkan hamil, karena sperma dapat bertahan beberapa hari di dalam tubuh, dan ovulasi bisa maju atau mundur tergantung kondisi tubuh, stres, dan efek obat. Kalau haid berikutnya benar jatuh 14–15 Juli, maka ovulasi biasanya sekitar 30 Juni–1 Juli. Tapi ini perkiraan, bukan kepastian. Jadi:
  • Ya, masih ada kemungkinan hamil dari hubungan 28–29 Juni maupun 4–5 Juli.
  • Tanggal ovulasi tidak bisa dipastikan 100% hanya dari haid buatan Primolut N.
  • Kalau ingin tahu lebih akurat, gunakan test ovulasi (LH) atau pantau lendir serviks/suhu basal tubuh. Kalau haid terlambat, lakukan tes kehamilan:
  • paling cepat 14 hari setelah hubungan terakhir, atau
  • saat telat haid. Jika Anda mau, saya bisa bantu hitungkan perkiraan masa subur Anda dari tanggal 18 Juni secara lebih rinci.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan