Hamil diusia 39 tahun
Siang dok,saya mau Tanya jika hamil muda di USIA 39 tahun, perut terasa mules Dan nyeri sebelah kanan terus menerus, sering BAK, keluar cairan terus Dan saya punya riwayat ISK, infeksi saluran kemih, apa berbahaya dok?
Siang dok,saya mau Tanya jika hamil muda di USIA 39 tahun, perut terasa mules Dan nyeri sebelah kanan terus menerus, sering BAK, keluar cairan terus Dan saya punya riwayat ISK, infeksi saluran kemih, apa berbahaya dok?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Rima Suratman, terima kasih atas pertanyaan nya.
Ya, **keluhan seperti itu pada kehamilan muda usia 39 tahun sebaiknya tidak dianggap normal begitu saja**, terutama karena Anda memiliki **riwayat infeksi saluran kemih (ISK)**.
Keluhan yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya:
* **ISK yang kambuh**, yang dapat menyebabkan sering BAK, nyeri di perut bawah atau salah satu sisi, dan rasa tidak nyaman saat berkemih.
* Perubahan normal pada awal kehamilan, seperti sering BAK karena perubahan hormon. Namun, **nyeri sebelah kanan yang terus-menerus bukan gejala yang boleh diabaikan**.
* Masalah lain pada kehamilan, seperti kehamilan ektopik (hamil di luar rahim), kista ovarium, atau gangguan lain di rongga perut. Kondisi ini perlu disingkirkan dengan pemeriksaan dokter.
**Keluar cairan terus-menerus** juga perlu dinilai lebih lanjut:
* Bila berupa keputihan bening atau putih, tidak berbau dan tidak gatal, bisa saja normal.
* Namun bila cairannya banyak seperti air, berbau, berwarna kuning/hijau, atau disertai nyeri dan demam, bisa menandakan infeksi atau kondisi lain yang memerlukan penanganan.
Karena Anda:
* sedang hamil muda,
* berusia 39 tahun,
* memiliki riwayat ISK,
* mengalami nyeri perut kanan terus-menerus,
* sering BAK,
* dan keluar cairan terus,
**sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan atau IGD hari ini**, terutama jika nyerinya semakin berat. Dokter kemungkinan akan melakukan:
* USG untuk memastikan letak dan kondisi kehamilan.
* Pemeriksaan urine untuk melihat apakah ISK kambuh.
* Bila perlu, pemeriksaan darah.
**Segera ke IGD tanpa menunda** bila muncul salah satu dari berikut:
* Nyeri perut hebat atau semakin memburuk.
* Perdarahan dari vagina.
* Demam ≥38°C atau menggigil.
* Nyeri pinggang hebat.
* Pusing berat atau sampai pingsan.
Sementara menunggu diperiksa:
* Minum air putih yang cukup.
* Jangan menahan buang air kecil.
* Jangan minum antibiotik tanpa resep dokter, karena tidak semua antibiotik aman untuk ibu hamil.
Meskipun beberapa nyeri perut ringan saat hamil muda bisa disebabkan oleh perubahan hormon atau peregangan rahim, nyeri yang terus-menerus dan terlokalisasi di sisi kanan perlu diwaspadai. Ini bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius seperti kehamilan ektopik, meskipun ada juga kemungkinan lain seperti kista ovarium atau masalah pencernaan. Riwayat infeksi saluran kemih (ISK) Anda juga sangat relevan. Gejala sering buang air kecil, apalagi jika disertai nyeri atau rasa tidak nyaman, bisa menandakan ISK kambuh atau infeksi lain yang perlu segera ditangani. Infeksi pada kehamilan dapat berisiko jika tidak diobati. Keputihan yang terus-menerus juga bisa menjadi indikasi infeksi pada saluran reproduksi. Oleh karena itu, untuk memastikan penyebab pasti dari keluhan Anda dan mendapatkan penanganan yang tepat demi kesehatan Anda dan janin, jangan menunda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin tes penunjang yang diperlukan.
Related content