home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Sinar Matahari untuk Jantung dan Efeknya Jika Kekurangan

Manfaat Sinar Matahari untuk Jantung dan Efeknya Jika Kekurangan

Mencegah penyakit jantung (kardiovaskuler) dapat dilakukan dengan beragam cara. Mulai dari mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung, rutin olahraga, hingga cara yang tidak terduga, yakni berjemur di bawah sinar matahari. Memangnya, apa manfaat sinar matahari untuk jantung? Jika Anda kurang terpapar sinar matahari, apa efeknya pada jantung?

Manfaat sinar matahari untuk jantung

Tubuh Anda tidak bisa memproduksi vitamin D secara alami. Akan tetapi, Anda bisa mendapatkannya dari makanan.

Sayangnya, mengandalkan makanan saja untuk memenuhi kebutuhan vitamin D setiap hari tidak cukup. Oleh karena itulah, Anda perlu sumber vitamin D lainnya, yakni dari sinar matahari.

Saat Anda berada di luar ruangan, sinar matahari mengenai lapisan kulit terluar (epidermis). Sel-sel di sekitar epidermis mengandung pigmen atau zat warna yang disebut melanin. Melanin inilah yang membantu tubuh memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari.

Vitamin D nantinya digunakan tubuh untuk menyerap kalsium dan fosfat agar tulang, gigi, dan otot tetap sehat. Selain itu, vitamin D dari makanan dan sinar matahari juga memberi manfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Sebuah studi tahun 2013 pada jurnal Current Treatment Options in Cardiovascular Medicine menjelaskan potensi vitamin D dari makanan dan sinar matahari dalam melindungi jantung, di antaranya:

1. Mengurangi peradangan

Peradangan pada pembuluh darah menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Peradangan tersebut dipicu oleh kadar kolesterol tinggi yang kemudian membentuk plak dan mengiritasi pembuluh darah.

Tanpa perawatan, peradangan bisa menyebabkan jenis penyakit jantung umum, seperti aterosklerosis. Seseorang dengan kondisi ini biasanya mengalami gejala penyakit jantung seperti sesak napas disertai nyeri dada.

Tidak aterosklerosis, peradangan di pembuluh darah juga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung maupun stroke.

Adanya vitamin D, sel T (sel darah putih yang bertugas sebagai sistem imun) dapat menekan respons peradangan sehingga kondisinya tidak semakin memburuk.

2. Mencegah kenaikan tekanan darah

Penelitian berbasis tikus menunjukkan manfaat vitamin D dari makanan dan sinar matahari untuk jantung, yakni mencegah kenaikan tekanan darah.

Vitamin D dapat menghambat produksi renin, yakni enzim khusus yang diproduksi ginjal untuk meningkatkan tekanan darah. Ketika produksi renin terhambat, maka tekanan darah tidak akan melonjak naik.

Perlu Anda ketahui bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol menjadi salah satu faktor risiko dari penyakit kardiovaskuler. Kondisi ini dapat mengurangi kelenturan pembuluhan darah arteri di jantung.

Manfaat vitamin D dari sinar matahari dan makanan untuk jantung memang sudah diamati lewat studi ini. Akan tetapi, tetap butuh penelitian lebih lanjut efeknya pada manusia.

Efek kekurangan sinar matahari pada jantung

Kurangnya paparan sinar matahari umumnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti osteoporosis dan gangguan sistem saraf. Pada jantung, efeknya kemungkinan besar bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung karena vitamin D tidak tercukupi dengan baik.

Efek buruk kurangnya paparan sinar matahari dapat menurunkan kesehatan jantung dengan beragam cara.

Menurut situs The Royal Women’s Hospital, sinar matahari berperan dalam mengatur hormon melatonin. Hormon ini berfungsi mengatur jam biologis tubuh, yakni mengatur jam bangun dan tidur. Bila Anda jarang terpapar sinar matahari, jam tidur bisa berantakan.

Pola tidur yang buruk ini bisa membuat suasana hati Anda jadi tidak stabil. Anda jadi lebih mudah marah, cemas, bahkan stres. Kondisi ini bisa memengaruhi kebiasaan makanan Anda, seperti ngemil makanan manis-manis yang memicu kenaikan berat badan.

Nah, pola tidur yang berantakan, mudah stres, dan berat badan yang tidak terkendali inilah yang bisa menurunkan kesehatan jantung. Jika tidak diatasi, seiring waktu risiko berbagai jenis penyakit jantung akan semakin meningkat. Bahkan, meningkatkan pula risiko penyakit kronis lain, seperti diabetes.

Maksimalkan manfaat sinar matahari untuk jantung

Anda bisa mendapatkan manfaat sinar matahari bagi jantung dengan cara yang mudah, yakni berjemur. Namun, Anda tidak disarankan berjemur di siang hari.

Bukannya manfaat, berjemur di waktu yang salah ini bisa membuat kulit Anda jadi gelap, bahkan terbakar. Waktu paling baik untuk berjemur adalah sebelum jam 10 pagi, selama 15 hingga 20 menit setiap hari.

Manfaatnya ini juga tidak bisa didapat jika Anda berjemur di dekat jendela tanpa keluar rumah. Meskipun sinarnya mengenai kulit Anda, sinar UVB (yang dibutuhkan untuk menghasilkan vitamin D) tidak bisa menembus kaca jendela. Jadi, Anda hanya bisa mendapatkan manfaat sinar matahari untuk jantung jika berjemur langsung.

Tips selanjutnya yang perlu Anda perhatikan saat berjemur adalah gunakan krim tabir surya setidaknya yang dilengkapi dengan SPF-15. Krim ini berguna untuk mencegah paparan radiasi dari sinar matahari yang merusak sel-sel kulit.

Kemudian, Anda juga bisa menyempurnakan asupan vitamin D dari makanan. Contoh makanan kaya vitamin D yang bisa Anda pilih meliputi ikan tuna, salmon, kuning telur, hati sapi, dan yogurt maupun susu yang difortifikasi vitamin D.

Jika Anda sedang menggunakan obat-obatan, seperti obat pencahar, obat antikejang, dan obat kolesterol, penyerapan vitamin D dari makanan mungkin terganggu. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memenuhi asupan vitamin D dari paparan sinar matahari langsung.

Penggunaan suplemen vitamin D ternyata tidak memberikan manfaat yang maksimal untuk melindungi kesehatan jantung dari berbagai masalah. Ini menjadi pertimbangan penting bahwa mendapatkan vitamin D secara langsung dari sinar matahari jauh lebih baik ketimbang menggunakan suplemen.

Apalagi suplemen juga bisa menimbulkan efek samping yang mengganggu pada orang-orang tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to get more vitamin D from your food. (2020, January 27). Health Essentials from Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-to-get-more-vitamin-d-from-your-food/ [Accessed on May 27th, 2020]

Effects of sun exposure. (2017, January 26). familydoctor.org. https://familydoctor.org/effects-early-sun-exposure/ [Accessed on May 27th, 2020]

How to get vitamin D from sunlight. (2018, April 26). nhs.uk. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/how-to-get-vitamin-d-from-sunlight/ [Accessed on May 27th, 2020]

Danik, J. S., & Manson, J. E. (2012). Vitamin d and cardiovascular diseaseCurrent treatment options in cardiovascular medicine14(4), 414–424. https://doi.org/10.1007/s11936-012-0183-8 [Accessed on May 27th, 2020]

Heart disease – Symptoms and causes. (2018, March 22). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118 [Accessed on May 27th, 2020]

Fight inflammation to help prevent heart disease. (n.d.). Johns Hopkins Medicine, based in Baltimore, Maryland. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/fight-inflammation-to-help-prevent-heart-disease [Accessed on May 27th, 2020]

Vitamin D deficiency: Symptoms & treatment. (n.d.). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15050-vitamin-d–vitamin-d-deficiency [Accessed on May 27th, 2020]

The Royal Women’s Hospital. (n.d.). Sleephttps://www.thewomens.org.au/health-information/periods/healthy-periods/sleep-sunshine-vitamin-d [Accessed on May 27th, 2020]

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 21/08/2017
x