Benarkah Masalah Tiroid Bisa Memengaruhi Mood Seseorang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda apa itu tiroid? Berbagai studi mengamati bahwa adanya masalah pada tiroid dapat mengubah suasana hati. Benarkah begitu? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Apa itu tiroid?

Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher Anda; tepat di bawah jakun jika Anda pria. Tiroid merupakan kelenjar penghasil hormon yang dibutuhkan tubuh.

Hormon tersebut digunakan untuk mendukung metabolisme, pernapasan, pertumbuhan, dan mengatur suhu tubuh. Selama masa bayi dan anak-anak, hormon tiroid membantu perkembangan otak anak.

Kelenjar ini menggunakan yodium untuk menghasilkan dua hormon utama, yakni tiroksin (T4) dan Triiodothyronine (T3). Setelah diproduksi, hormon akan disimpan. Saat tubuh membutuhkan, barulah hormon dialirkan bersama darah dan mencapai sel-sel tubuh.

Benarkah masalah tiroid memengaruhi suasana hati?

risiko serangan jantung

Melansir laman Mayo Clinic, Todd B. Nippoldt, M.D, menjawab bahwa masalah tiroid memang dapat memengaruhi mood. Ini dibuktikan dengan oleh studi, salah satunya dari Journal of Thyroid Research.

Studi ini memperkirakan bahwa 60% orang yang mengalami hipotiroidisme juga memiliki depresi. Sementara orang yang memiliki hipotiroidisme juga rentan mengalami depresi maupun kecemasan.

Hipertiroidisme menandakan bahwa kadar hormon tiroid yang tinggi di dalam tubuh. Ini bertolak belakang dengan hipotiroidisme yang kadar hormon tiroidnya rendah.

Pada beberapa kasus, orang dengan masalah tiroid mungkin mengalami beberapa gejala yang berkaitan dengan suasana hati, seperti:

  • Mudah gugup dan gelisah
  • Mudah marah
  • Terus merasa lelah dan depresi

Penyebab masalah tiroid berpengaruh pada suasana hati

Menurut laman British Thyroid Foundation, masalah pada tiroid dapat menyebabkan perubahan cepat pada kadar hormon tiroid dalam tubuh. Saat kadar hormon melonjak naik atau merosot, hormon tiroid yang berperan untuk menstabilkan suasana hati bisa menjadi terganggu.

Selain perubahan hormon, efek samping pengobatan masalah hormon, seperti obat steroid dapat memperburuk depresi. Obat antihipertensi seperti Beta blocker yang diresepkan untuk mengurangi kecemasan juga membuat beberapa pasien merasa lelah, tertekan, dan kurang waspada.

Gangguan pada tiroid juga bisa menyebabkan perubahan penampilan yang akhirnya membuat seseorang jadi berkecil hati, stres, dan tertekan. Perubahannya meliputi berat badan yang tidak stabil, rambut yang rontok, serta kondisi mata yang sedikit membesar.

Tidak mengikuti perawatan dengan baik pada pasien masalah tiroid juga bisa mengubah suasana hati. Mereka bisa saja lupa minum obat, bosan dengan pengobatan, maupun sengaja minum obat lebih dari yang disarankan. Semua itu bisa memperburuk gejala dan mood.

obat kemoterapi kanker tenggorokan

Supaya suasana hati tidak memburuk, apa yang harus dilakukan?

Masalah tiroid yang mengubah suasana hati memang tidak bisa Anda hindari. Pasalnya, kondisi ini terjadi karena adanya perubahan hormon tiroid, baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme.

Bicarakan masalah kesehatan Anda pada dokter. Selalu ikuti pengobatan dengan rutin supaya penyakit dan gejala tidak bertambah buruk.

Untuk memperbaiki suasana hati, Anda bisa melakukan berbagai hal yang Anda sukai. Saat kecemasan dan kegelisahan muncul, cobalah menenangkan diri dengan melakukan latihan pernapasan. Kemudian, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi supaya tubuh Anda tidak muda lelah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Efeknya Bila Pria Minum Pil KB Wanita?

Pil KB adalah cara mencegah kehamilan yang khas digunakan wanita. Nah, efeknya jika pria minum pil KB ternyata bisa meningkatkan risiko osteoporosis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

4 Bahaya Suplemen Testosteron Jika Diminum Sembarangan

Meski bermanfaat untuk meningkatkan gairah bercinta, suplemen testosteron menyimpan risiko penyakit jantung jika digunakan sembarangan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Perawatan Pria, Hidup Sehat 25 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

5 Penyebab yang Bisa Bikin Wanita Punya Kumis Tebal Seperti Pria

Selain faktor hormon dan keturunan, ada banyak kondisi yang bisa jadi seorang wanita memiliki kumis tebal. Apa saja? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Apa Efeknya Kalau Pakai Insulin yang Sudah Kedaluwarsa?

Sama seperti obat lainnya, insulin lama-lama bisa basi meski kondisinya masih oke . Lantas, apa efeknya jika tetap bandel pakai insulin kedaluwarsa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 18 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk penderita tiroid, pandemi covid-19 di luar rumah

Jenis Olahraga Apa yang Paling Cocok untuk Penderita Tiroid? Cek di Sini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Andini Anissa
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2019 . Waktu baca 4 menit
musik meningkatkan suasana hati memperbaiki mood

Apa Benar Mendengarkan Musik Bisa Meningkatkan Mood?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 September 2019 . Waktu baca 4 menit
penyebab kolesterol tinggi

Masalah Hormon Tiroid dan Kadar Kolesterol Tinggi, Apa Hubungannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
makanan penyeimbang hormon

Daftar Makanan untuk Bantu Jaga Hormon Agar Tetap Seimbang (Plus yang Perlu Dihindari)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2019 . Waktu baca 3 menit