Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Tiroid atau Laparoskopi

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menyembuhkan bekas luka sayatan setelah operasi tiroid ataupun laparoskopi perlu dilakukan. Bila bekas luka operasi didiamkan saja, bisa meninggalkan jejak yang berbekas dan mungkin permanen. Maka itu, Anda perlu secara teliti melakukan perawatan luka pasca operasi dan menghilangkan bekas luka yang tertinggal.

Memudarnya bekas luka tentu akan membuat Anda tampil percaya diri. Maka dari itu, ketahui langkah pemulihan dan cara menghilangkan bekas luka operasi laparoskopi dan tiroid berikut ini.

Mengenal pemulihan luka operasi laparoskopi dan tiroid 

Metode operasi laparoskopi dan tiroid biasanya dilakukan dengan memberi sayatan kecil pada area tindakan. Seiring berjalannya waktu, luka operasi akan meninggalkan bekas. Setelah perawatan luka sayatan dilakukan, Anda perlu segera menyembuhkan jejak luka bekas operasi.

Perlu diketahui bahwa sayatan luka bekas operasi membutuhkan perawatan yang berbeda. Sayatan tersebut ditutup dengan jahitan, serta ditutup selama 48 jam setelah operasi.

Setelahnya Anda juga diperbolehkan mandi dan mengeringkan luka operasi dengan handuk lembut secara perlahan. Selanjutnya, ganti perban dan tutup dengan plester perekat.

Selama masa penyembuhan luka operasi laparoskopi ataupun tiroid, biasanya Anda perlu menghindari sinar matahari agar luka bisa sembuh segera. 

Luka bekas operasi dapat sembuh paling tidak 2-6 minggu. Hal ini juga dipengaruhi dari oleh asupan makanan yang Anda konsumsi. Supaya penyembuhan luka operasi optimal, Anda direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi, serta menjaga kebersihan luka operasi.

Saat masa penyembuhan, biasanya Anda perlu membatasi aktivitas. Untuk sementara waktu, Anda tidak diperbolehkan menyetir selama 48 jam setelah operasi atau saat masih mengonsumsi obat-obatan, tidak boleh berenang baik di kolam atau di laut, serta cukup beristirahat.

Luka akan mengering dan berganti dengan jaringan baru. Setelah sembuh, biasanya akan timbul bekas luka. Sayangnya, bekas luka ini bisa menetap bila didiamkan saja. Maka dari itu, Anda perlu segera menyembuhkan bekas luka operasi atau tiroid dengan langkah tertentu.

Menyembuhkan bekas luka operasi laparoskopi dan tiroid

Usai melakukan perawatan luka operasi laparoskopi atau tiroid hingga sembuh, saatnya Anda menyembuhkan bekas luka. Merawatnya dengan cara tertentu dapat meminimalkan dan memudarkan bekas luka.

Ketika bekas luka sudah memudar, tentu Anda semakin percaya diri dalam berpenampilan. Tak lagi malu harus menutupi bekas luka operasi. 

Oleh karena itu, simak beberapa langkah menyembuhkan bekas luka operasi laparoskopi dan tiroid berikut ini.

1. Oleskan gel penghilang bekas luka

menghilangkan bekas luka operasi

Untuk menyembuhkan bekas luka operasi, oleskan dengan gel penghilang bekas luka. Pilih yang berbasis gel silicon dengan kandungan formulasi CPX Technology dan Vitamin C Ester. Keduanya bekerjasama untuk memudarkan bekas luka operasi. 

Gunakan gel penghilang bekas luka dengan 1x usap, 2x sehari selama 8 minggu sehingga Anda memperoleh hasil optimal.

2. Istirahat

siang tidur malam begadang

Untuk mempercepat proses pemulihan bekas luka pasca operasi, ada baiknya Anda beristirahat dua minggu. Istirahat yang cukup juga memengaruhi penyembuhan bekas luka.

Hindari berkegiatan yang menguras energi. Kelelahan hanya memperlambat proses sembuhnya luka. Istirahat merupakan bagian terpenting dalam menyembuhkan bekas luka operasi.

3. Hindari sinar matahari

mitos sunscreen

Sama seperti perawatan luka, saat Anda menyembuhkan bekas luka sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung. Bila ada kegiatan yang mengharuskan Anda untuk pergi keluar ruangan, jangan lupa kenakan sunscreen. Sehingga bekas luka dapat terlindungi dari sinar matahari. 

Anda juga bisa meminta rekomendasi dokter apakah diperbolehkan untuk mengaplikasikan ointment pada bekas luka operasi untuk melindungi sinar matahari.

4. Hindari mengangkat beban berat

duduk nyaman saat ambeien

Selain dengan aplikasi gel penghilang bekas luka, untuk menyembuhkan bekas luka operasi, ada baiknya Anda menghindari aktivitas berat. Misalnya, mengangkat barang berat, stretching, berolahraga, atau kegiatan berat lainnya.

Tekanan yang dibebankan pada area yang bermasalah dapat memperlambat pemulihan luka. Ingatlah untuk beristirahat sejenak dan jangan terlalu memaksakan diri untuk melakukan pergerakan yang intens.

Dengan demikian, Anda sudah mengetahui perbedaan bagaimana penyembuhan luka dan bekas luka operasi tiroid ataupun laparoskopi. Jangan lupa menerapkan langkah-langkah di atas untuk meminimalkan bekas luka. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Vitamin E Ampuh untuk Mengobati Bekas Luka?

Penggunaan vitamin E banyak dipercaya untuk mengobati bekas luka yang membandel. Lantas, bagaimana manfaatnya dari segi medis? Yuk, cari tahu jawabannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Kecantikan 30 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Bisakah Mencegah Keloid Tumbuh Pada Bekas Luka?

Bagi Anda yang punya 'bakat' keloid, mungkin Anda akan merasa takut ketika mengalami luka. Namun sebenarnya, adakah cara untuk mencegah keloid terbentuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Agustus 2017 . Waktu baca 3 menit

Kapan Jahitan Luka Bekas Operasi Boleh Dilepas?

Waktu ideal melepas jahitan luka bekas operasi tergantung dari lokasinya. Jahitan di lutut dilepas setelah 10 hari. Bagaimana dengan jahitan di kepala?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Juli 2017 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
hiperpigmentasi pasca inflamasi

Mengenal Pasca Inflamasi Hiperpigmentasi Setelah Jerawat

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
benang operasi

Tak Seperti Benang Jahit Biasa, Berikut Bahan-Bahan Pembuat Benang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit
Dermatix

Dermatix

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2019 . Waktu baca 8 menit
infeksi luka operasi

Tak Disadari, Bahaya Infeksi Luka Operasi Mengintai Pasien di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit