home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Spermatokel (Kista Epididimis)

Definisi|Tanda-tanda & Gejala|Causes|Faktor-faktor risiko|Diagnosis|Pengobatan di Rumah

Definisi

Apa itu spermatokel?

Spermatokel adalah kista jinak berisi cairan yang terbentuk di dalam saluran epididimis. Epididimis adalah “selang” yang menyalurkan sperma, berlokasi di belakang testis. Kista ini tidak terasa sakit, namun terasa seperti benjolan padat di dalam buah zakar tepat di atas testis.

Spermatokel adalah hal yang umum, namun tidak memengaruhi kesuburan pria.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala dari spermatokel?

Gejala psermatokel termasuk:

  • Rasa sakit atau tidak nyaman di testis yang memiliki kista
  • Sensasi terasa penuh atau berat di testis yang memiliki kista
  • Benjolan padat di belakang dan atas testis

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Causes

Apa penyebab spermatokel?

Penyebab spermatokel tidak selalu diketahui. Namun, mungkin dapat disebabkan oleh sumbatan dalam saluran epididimis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terhadap spermatokel?

Faktor risiko utama dari spermatokel adalah penuaan. Kista ini sering ditemukan pada pria usia 20-50 tahun.

Diagnosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana spermatokel didiagnosis?

Spermatokel didiagnosis dengan pemeriksaan skrotum, Dokter mungkin akan menyenter testis Anda untuk memeriksa keberadaan benjolan yang mungkin disebabkan oleh masalah lain, seperti kanker testis.

Kista epididimis berisi cairan. Jadi, cahaya senter akan menembusnya. Cahaya senter tidak akan menembus massa padat, seperti pada benjolan kanker.

Ultrasound dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis spermatokel.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi spermatokel?

Kista epididimis tidak berbahaya. Namun Anda tetap perlu rutin memeriksa testis sendiri untuk mengamati apakah ada perubahan, yang mungkin bisa menandakan massa kanker. Jika Anda mencurigai ini adalah benjolan kanker, segeralah konsultasikan dengan dokter.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Spermatocele. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/spermatocele/basics/definition/con-20024190. Accessed September 11, 2017.

Spermatocele (Epididymal Cyst) – Topic Overview. http://www.webmd.com/men/tc/spermatocele-epididymal-cyst-topic-overview. Accessed September 11, 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 07/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x