Definisi

Apa itu obstructive sleep apnea (OSA)?

Obstructive sleep apnea (OSA) adalah gangguan tidur yang membuat Anda berhenti bernapas untuk sementara saat Anda tidur. Ini merupakan gangguan tidur yang serius. Gangguan ini dapat terjadi sampai 30 kali dalam satu jam, saat Anda tidur di malam hari. Anda bahkan mungkin tidak akan mengingat atau menyadari bahwa hal ini terjadi. Akibatnya, kualitas tidur tidaklah cukup untuk membuat Anda enerjik dan produktif pada hari berikutnya.

Seberapa umumkah obstructive sleep apnea (OSA)?

Kondisi kesehatan ini sangatlah umum terjadi. OSA lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. OSA dapat menyerang pasien pada usia berapa pun. Hal ini dapat dikendalikan dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala obstructive sleep apnea (OSA)?

Gejala yang umum dari obstructive sleep apnea adalah:

  • mendengkur dengan keras dalam waktu yang lama hampir setiap harinya
  • tersedak, mendengus atau terengah-tengah saat tidur
  • berhenti bernapas secara mendadak
  • kelelahan, mengantuk sepanjang hari
  • mulut kering dan sakit tenggorokan pada pagi berikutnya
  • hipertensi

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikanlah pada dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab obstructive sleep apnea (OSA)?

Obstructive sleep apnea terjadi saat otot di belakang tenggorokan rileks dan memblokir saluran napas. Saat terjadi pemblokiran udara sebagian atau sepenuhnya, kadar oksigen dalam darah dapat menurun dikarenakan penghentian pernapasan (10-20 detik). Kurangnya oksigen menyebabkan otak Anda menjadi panik dan membangunkan tubuh untuk bernapas kembali.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk obstructive sleep apnea (OSA)?

Ada banyak faktor yang membuat Anda berisiko mengalami obstructive sleep apnea, antara lain:

  • Pembesaran amandel atau adenoid pada anak-anak
  • Usia. OSA lebih sering terjadi pada usia pertengahan dan usia lanjut.
  • Jenis kelamin. Secara umum, pria dua kali lebih berpeluang untuk mengalami obstructive sleep apnea daripada wanita.
  • Kondisi kesehatan yang mendasari: diabetes, hipertensi, asma
  • Deformitas struktural: penyempitan saluran napas
  • Kebiasaan buruk: konsumsi alkohol, merokok
  • Riwayat keluarga

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana obstructive sleep apnea (OSA) didiagnosis?

OSA didiagnosis melalui serangkaian pemeriksaan dan tes. Dokter akan menanyakan mengenai riwayat keluarga dan bagaimana pasien menjalani kehidupan sehari-hari. Berikutnya adalah pemeriksaan fisik untuk memeriksa kelainan di belakang tenggorokan. Dokter juga mungkin mengukur keliling leher dan pinggang Anda, dan memeriksa tekanan darah Anda. Polysomnography dan tes home sleep apnea digunakan untuk mendeteksi obstructive sleep apnea.

Apa saja pengobatan untuk obstructive sleep apnea (OSA)?

Pengobatan utama untuk OSA adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, namun bisa dibantu dengan metode pengobatan berikut:

  • Pengobatan continuous positive airway pressure (CPAP). Ini merupakan lini depan pengobatan. CPAP dianjurkan untuk gejala moderat sampai berat sebagai pengobatan yang paling efektif.
  • Variable positive airway pressure (VPAP). Pengobatan ini lebih sering digunakan pada pasien dengan kondisi pernapasan yang serius.
  • EPAP nasal. Ini merupakan pengobatan yang biasa digunakan pada kasus OSA ringan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi obstructive sleep apnea (OSA)?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi obstructive sleep apnea:

  • Kurangilah berat badan jika Anda kelebihan berat badan.
  • Berolahragalah dengan teratur.
  • Konsumsi alkohol secukupnya atau tidak sama sekali, dan jangan minum beberapa jam sebelum tidur.
  • Berhentilah merokok.
  • Gunakanlah dekongestan nasal dan obat alergi.
  • Jangan tidur terlentang. Sebaiknya Anda tidur dalam posisi miring (menghadap ke kanan atau ke kiri)

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 9, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 9, 2017