Definisi

Apa itu anemia aplastik?

Anemia aplastik adalah kelainan darah yang serius. Pada anemia aplastik, sumsum tulang belakang berhenti memproduksi sel darah baru. Sumsum tulang belakang adalah jaringan lunak di dalam tulang, di mana sel darah Anda dibentuk. Sel darah yang dibuat yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan platelet.

Saat Anda menderita anemia aplastik, sumsum tulang belakang Anda tidak dapat membuat sel darah, yang menyebabkan risiko tinggi terkena infeksi, perdarahan yang tidak terkontrol, dan masalah jantung yang serius.

Seberapa umumkah anemia aplastik?

Anemia aplastik jarang terjadi. Meski begitu anemia aplastik adalah kelainan darah yang serius yang dapat terjadi pada semua usia. Penyakit ini paling sering muncul pada masa kanak-kanak atau pada usia 20-25 tahun. Penyakit ini juga dapat terjadi tiba-tiba atau perlahan-lahan. Jika Anda mengalami gejala dan tandanya, sangatlah penting untuk mendapatkan terapi medis yang tepat.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala anemia aplastik?

Beberapa gejala dan tanda anemia aplastik adalah:

  • Kelelahan
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala atau pusing
  • Kulit pucat
  • Sesak napas
  • Memar yang tidak diketahui penyebabnya
  • Sering mengalami mimisan atau gusi berdarah
  • Perdarahan yang berkepanjangan

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Mengalami gejala yang menetap dan memburuk
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Lemas

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab anemia aplastik?

Penyebab utama anemia aplastik yaitu kerusakan sumsum tulang belakang. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kerusakan sumsum tulang belakang baik sementara ataupun permanen. Berbagai faktor yang dapat menyebabkan anemia aplastik adalah:

  • Radiasi dan kemoterapi. Terapi ini membantu membunuh sel kanker namun terapi ini juga dapat membunuh sel-sel sehat, termasuk sumsum tulang belakang. Anemia aplastik merupakan efek samping yang biasa terjadi sementara dan dapat sembuh kembali setelah terapi
  • Paparan terhadap bahan kimia beracun. Bahan kimia beracun misalnya benzene (kandungan yang biasa terdapat pada bensin) dan pembunuh serangga (DDT)
  • Penggunaan obat tertetu. Terdapat beberapa obat rheumatoid arthritis dan antibiotik yang dapat menyebabkan anemia aplastik. Diskusikan dengan dokter dan apoteker untuk informasi lebih lanjut
  • Infeksi virus. Ada beberapa infeksi virus yang dapat mempengaruhi sumsum tulang belakang. Infeksi tersebut antara lain hepatitis, HIV, Epstein-Barr dan cytomegalovirus
  • Kelainan autoimun. Penyakit autoimun dapat menyerang sel-sel sehat Anda, termasuk sumsum tulang belakang.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk anemia aplastik?

Beberapa faktor risiko yang meningkat seseorang terkena anemia aplastik adalah:

  • Paparan terhadap radiasi atau bahan kimia dosis tinggi, termasuk terapi kanker.
  • Pemakaian berlebih kloramfenikol dan senyawa emas untuk mengobati infeksi bakteri dan rheumatoid arthritis.
  • Kelainan darah, penyakit autoimun, dan infeksi berat.
  • Pada kasus yang jarang, kehamilan dapat menyebabkan anemia aplastik akibat masalah autoimun.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk anemia aplastik?

Terapi untuk anemia aplastik bertujuan untuk mengurangi gejala, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup. Pilihan terapi untuk anemia aplastik adalah:

  • Transfusi darah. Terapi ini akan membantu mempertahankan jumlah sel darah dalam rentang yang normal. Transfusi darah biasanya diberikan secara intravena (IV), yaitu melalui selang infus yang dimasukkan ke dalam vena dengan pencocokan darah pendonor dan resipien yang ketat.
  • Transplantasi sumsum tulang belakang. Transplantasi sumsum tulang dan darah menggantikan sel induk yang rusak dengan sel sehat dari pendonor. Terapi ini merupakan terapi terbaik untuk anak kecil dan dewasa muda dengan anemia aplastik berat dan yang sehat. Terapi ini sangat berpotensi menyembuhkan anemia aplastik.
  • Terapi obat. Dokter Anda dapat meresepkan obat-obatan yang merangsang sumsum tulang belakang Anda, menekan sistem imun Anda, dan atau mencegah serta mengobati infeksi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk anemia aplastik

Beberapa tes yang mungkin akan dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis anemia aplastik adalah:

  • Pengecekan riwayat medis dan pemeriksaan fisik.
  • Pemeriksaan darah termasuk pemeriksaan darah lengkap.
  • Biopsi sumsum tulang belakang, yang biasanya dilakukan oleh dokter spesialis darah.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia aplastik?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi anemia aplastik adalah:

  • Minumlah obat yang telah diresepkan dokter.
  • Lakukan pemeriksaan laboratorium secara rutin sesuai dengan anjuran dokter Anda.
  • Istirahat yang cukup.
  • Hindari infeksi dengan mencuci tangan Anda sesering mungkin dan olah makanan Anda dengan baik.
  • Hindari olahraga kontak fisik untuk menghindari memar serta perdarahan di dalam.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 28, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 28, 2018