Digadang-gadang Ampuh Hilangkan Bekas Jerawat, Ini Cara Kerja Niacinamide

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu kandungan dalam produk skin care yang tengah naik daun adalah niacinamide. Katanya, senyawa satu ini ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk jerawat dan bekas jerawat yang membandel. Tak heran kalau produk skin care yang mengandung niacinamide banyak diburu di pasaran. Namun, benarkah manfaat tersebut? Yuk, cari tahu jawaban lengkapnya dalam ulasan berikut. 

Niacinamide adalah…

Niacinamide (nicotinamide) adalah salah satu senyawa amid aktif dari turunan vitamin B3, vitamin yang larut dalam air. Selain dihasilkan secara alami oleh tubuh, senyawa ini sebenarnya juga dapat diperoleh dari makanan seperti daging, ikan, susu, telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum. 

Namun karena mudah larut dalam air, seseorang mungkin tidak mendapatkan asupan niacinamide yang cukup. Kalau sudah begini, biasanya suplemen niacinamide diperlukan. Di bidang dermatology, niacinamide sering digunakan untuk mengatasi kasus jerawat, bekas jerawat, rosacea, dan agen pencerah kulit. Dokter spesialis kulit biasanya menggunakan niacinamide dalam bentuk gel atau krim, dengan konsentrasi bervariasi, dari 2% hingga 5%.

Senyawa ini bekerja dengan cara menghambat pelepasan zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan. Niacinamide juga dapat memperlambat proses perpindahan melanosom dari melanosit ke keratinosit, sehingga mempunyai efek mencerahkan kulit. Secara umum, senyawa ini juga dapat membantu membangun protein di kulit dan “mengunci” kelembaban kulit sehingga efektif untuk melindungi kulit dari kerusakan.  

Mengulik khasiat niacinamide untuk menghilangkan bekas jerawat

Bekas jerawat yang bisa diatasi dengan menggunakan niacinamide adalah bekas jerawat kemerahan atau kecoklatan. Sementara bekas jerawat berupa luka (scar) dan bopeng tidak bisa diatasi dengan niacinamide atau obat oles lainnya. Sebab, jenis bekas jerawat seperti itu memerlukan tindakan medis untuk memperbaiki tekstur kulit yang sudah terlanjur rusak. 

Flek kemerahan atau kecoklatan sendiri terjadi akibat adanya reaksi peradangan yang menimbulkan kerusakan pada sel keratinosit basal. Kerusakan tersebut menyebabkan melanin, yakni pigmen pewarna kulit, diproduksi secara berlebihan. Bila diproduksi secara berlebihan, melanin dapat menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit. Alhasil, kulit jadi tampak kemerahan, kecoklatan, atau bahkan kehitaman.  

Kabar baiknya, studi in vitro menunjukkan bahwa niacinamide secara signifikan dapat mengurangi pembentukan melanin berlebihan pada sel. Dengan begitu, niacinamide adalah satu senyawa yang bisa digunakan sebagai pelengkap untuk merawat jerawat atau bekas jerawat. 

Panduan aman menggunakan niacinamide

Niacinamide adalah senyawa yang aman digunakan untuk semua jenis kulit. Meski begitu, penggunaanya tetap harus sesuai indikasi.

Senyawa ini dapat digunakan 1-2 kali dalam sehari. Sebelum menggunakannya, pastikan Anda mencuci tangan terlebih dulu lalu keringkan dengan handuk bersih. Setelah itu, oleskan niacinamide secukupnya di area yang bermasalah. Supaya mendapatkan hasil yang optimal, gunakan niacinamide secara rutin selama minimal 8-12 minggu. Anda juga dapat menggunakan senyawa ini sebagai terapi tunggal atau digabungkan dengan produk skin care lainnya. 

Sebaiknya Anda tidak menggunakan produk skin care yang mengandung niacinamide di area kulit yang memiliki luka terbuka. Selain dapat memperburuk lukanya, hal tersebut mungkin justru memicu efek samping lain yang lebih berbahaya. 

Efek samping niacinamide yang perlu diwaspadai

Walaupun efektif membantu mengatasi jerawat sekaligus menghilangkan bekasnya, niacinamide juga berpotensi menyebabkan efek samping. Namun, efek samping yang terjadi biasanya ringan dan cenderung cepat mereda. 

Beberapa efek samping niacinamide yang perlu diperhatikan adalah:

  • Reaksi gatal ringan
  • Ruam kemerahan

Pemilik kulit sensitif harus lebih hati-hati ketika menggunakan niacinamide. Guna mencegah efek samping yang parah, sebaiknya coba tes sensitivitas terlebih dulu. Caranya mudah. Oleskan sedikit produk niacinamide ke lengan selama 24 jam. Bila Anda tidak merasakan reaksi apa-apa, barulah Anda bisa menggunakannya. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy

    Artikel dari ahli dr. Listya Paramita, Sp.KK

    Mengulik Roaccutane, Obat Jerawat yang Mujarab Atasi Jerawat

    Salah satu obat jerawat minum yang populer adalah Roaccutane. Katanya, obat ini ampuh untuk menghilangkan jerawat yang membandel. Benarkah?

    Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
    obat jerawat roaccutane
    Jerawat, Kesehatan Kulit 24 November 2020

    Bekas Jerawat

    Noda bekas jerawat merupakan keluhan dari sebagian besar orang. Ketahui cara untuk mengatasinya dan juga penyebabnya agar dapat dihindari.

    Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
    bekas jerawat hitam
    Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020

    Tips dan Trik Menghaluskan Tekstur Wajah yang Tidak Rata Akibat Bekas Jerawat

    Memperbaiki tekstur kulit wajah yang tidak rata bekas jerawat merupakan impian semua yang memiliki masalah ini. Coba beberapa tips dari ahlinya berikut ini.

    Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
    memperbaiki tekstur kulit wajah
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat 24 Januari 2020