home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Ice Burn, Kondisi Kulit Terbakar Akibat Es Batu

Mengenal Ice Burn, Kondisi Kulit Terbakar Akibat Es Batu

Anda mungkin mengenal kondisi kulit terbakar matahari (sunburn). Namun, suhu dingin dari es juga bisa menyebabkan hal yang sama. Saking dinginnya, kulit bisa meradang hingga muncul sensasi terbakar setelah menyentuh es batu atau disebut ice burn.

Apa itu ice burn?

radang dingin, ice burn

Ice burn adalah kondisi radang dingin akibat es batu atau suhu yang sangat dingin. Memang, baik suhu panas maupun suhu dingin sama-sama dapat memengaruhi kesehatan kulit.

Radang dingin (frostbite) merupakan kondisi saat jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah (dingin). Pada awalnya, kulit akan terasa sangat dingin, kemerahan, perih, dan lama-lama mati rasa.

Hal ini umumnya terjadi pada bagian tangan, kaki, hidung, dan telinga, karena bagian-bagian tubuh tersebut seringnya tidak terlindungi pakaian sehingga lebih rentan terkena perubahan suhu dari luar.

Rasa perih mirip seperti kulit terbakar biasanya terjadi setelah Anda bersentuhan cukup lama dengan benda-benda yang suhunya sangat rendah.

Misalnya, saat Anda menggenggam es batu terlalu lama atau langsung menempelkan es batu pada kaki yang keseleo tanpa dibalut kain. Suhu dingin dari es bisa memicu kulit terbakar dan kemerahan dalam beberapa saat setelahnya.

Kenapa es batu bisa bikin kulit terbakar?

Saat mengalami kram otot atau cedera, kompres dingin dengan es batu biasanya menjadi pertolongan pertama yang paling sering dilakukan. Cara ini memang dapat membantu merilekskan otot-otot yang kaku.

Meski demikian, jika Anda langsung menempelkannya pada kulit tanpa dibalut dengan kain terlebih dahulu, kulit Anda justru bisa meradang.

Hal ini dapat terjadi karena perbedaan suhu pada kulit dan es. Suhu kulit cenderung hangat, sementara suhu es sangat rendah alias dingin. Ketika es batu bersentuhan dengan permukaan kulit, panas di kulit hanya bisa dilepaskan sesaat.

Akibatnya, kandungan air di dalam sel-sel kulit jadi membeku dan mulai merusak struktur sel di bawahnya. Suhu dingin dari es juga membuat pembuluh darah di dekat kulit menyempit.

Hal tersebut menyebabkan aliran darah menuju area kulit yang meradang jadi semakin berkurang dan memperparah kerusakan pada kulit. Kulit pun terasa perih menyengat seperti terbakar, Inilah kondisi yang disebut dengan ice burn.

Tanda dan gejala ice burn

gejala alergi dingin

Orang yang sering memegang es batu, terutama es kering atau biang es, lebih berisiko mengalami ice burn. Bukan cuma es batu, hal ini juga bisa terjadi jika Anda terkena paparan angin yang sangat dingin, cepat, dan dalam waktu yang lama.

Pada dasarnya, gejala ice burn mirip seperti akibat sengatan matahari. Cara termudah untuk mendeteksinya yakni dengan melihat adanya perubahan pada warna kulit seperti kulit berubah kemerahan, warna jadi putih pucat atau kuning keabu-abuan.

Tanda dan gejala radang dingin lainnya meliputi:

Apakah kondisi ini berbahaya?

mengobati bengkak

Sama halnya dengan sunburn, kulit yang meradang akibat paparan es batu umumnya dapat ditangani dengan mudah. Misalnya saja, radang dingin ringan atau frostnip cenderung tidak menyebabkan kerusakan kulit permanen.

Anda dapat mengobati masalah kulit yang satu ini dengan merendam air hangat selama 20 menit. Setelah itu, balut area kulit yang terinfeksi dengan kain hangat supaya suhu kulit jadi lebih cepat stabil.

Namun, jika kulit Anda terasa semakin sakit dan meradang, ini artinya suhu dingin dari es sudah mulai merusak kulit lebih dalam hingga ke jaringan, otot, atau bahkan tulang.

Radang dingin yang parah dapat memicu komplikasi berupa infeksi dan kerusakan saraf lebih lanjut jika tidak cepat-cepat ditangani. Maka itu, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala ice burn seperti itu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Everything You Need to Know About Ice Burn. https://www.healthline.com/health/ice-burn#causes. Accessed 23/10/2018.

Everything You Need to Know About Ice Burn. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322606.php. Accessed 23/10/2018.

What are the Treatments for Ice Pack Burn?  https://www.livestrong.com/article/122286-treatments-ice-pack-burn/. Accessed 23/10/2018.

Frostbite. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/frostbite/symptoms-causes/syc-20372656. Accessed 23/10/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri pada 4 minggu lalu
x