home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sering Gatal di Malam Hari? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering Gatal di Malam Hari? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sudah siap beristirahat setelah seharian beraktivitas, tiba-tiba Anda merasakan gatal pada kulit luar biasa. Namun, pernahkah Anda mengalami gatal di malam hari? Pelajari berbagai penyebab dan cara mengatasi gatal pada malam berikut ini.

Mengapa kulit jadi lebih gatal di malam hari?

kaki gatal di malam hari

Gatal biasanya disebabkan oleh zat akibat peradangan di kulit. Penyebabnya bisa macam-macam, mulai dari penyakit kulit, kondisi kesehatan, reaksi alergi, atau kondisi psikologis Anda.

Rasa gatal bisa muncul baik pada siang hari maupun malam hari. Kedatangannya pun tidak dapat diprediksi.

Namun, ada beberapa orang yang mengeluhkan rasa gatal berlebih di malam hari. Kemungkinan besar, tiga hal di bawah ini menjadi pengaruh akan kemunculannya.

Jam biologis tubuh

Dalam kebanyakan kasus, kulit Anda terasa gatal di malam hari karena perubahan ritme sirkadian dalam tubuh.

Ritme sirkadian adalah jam biologis yang menentukan bagaimana setiap organ tubuh Anda bekerja. Misalnya di siang hari sistem pencernaan Anda sedang bekerja keras, sementara di malam hari sistem pencernaan Anda akan beristirahat.

Ritme sirkadian yang berubah di malam hari bisa membuat Anda lebih rentan mengalami gatal-gatal. Di malam hari, tubuh Anda memproduksi banyak protein bernama sitokin. Jenis protein ini bisa memperparah peradangan.

Sementara itu, hormon steroid yang bertugas untuk melawan peradangan hanya diproduksi dalam jumlah sedikit pada malam hari.

Karena itu, kulit Anda jadi lebih mudah mengalami peradangan di malam hari. Gejala peradangan di antaranya adalah gatal-gatal, kulit memerah, atau muncul bengkak.

Kulit kering

Di malam hari, kulit manusia juga akan jadi lebih kering. Ini karena biasanya suhu udara menurun jadi lebih dingin di malam hari.

Kulit kering yang dalam dunia kedokteran disebut xerosis biasanya tampak bersisik, pecah-pecah, dan terasa sangat gatal.

Gatal memang lebih terasa di malam hari

Pada kasus lain, Anda sebenarnya juga merasakan gatal di pagi atau siang hari. Namun, karena sibuk beraktivitas, rasa gatalnya jadi tidak begitu terasa.

Sementara di malam hari sebelum tidur misalnya, sudah tidak ada hal-hal yang bisa menyita perhatian Anda. Gatal yang muncul pun jadi terasa lebih hebat.

Penyebab lain yang dapat memicu gatal di malam hari

ciri-ciri penyakit kulit

Gatal juga bisa muncul sebagai suatu gejala dari beberapa penyakit. Penyakit-penyakit ini bisa membuat rasa gatal terasa lebih intens saat malam hari.

Berikut ini adalah berbagai penyakit yang bisa menimbulkan gatal-gatal sebelum Anda tidur atau bahkan ketika sudah terlelap.

Mengatasi gatal-gatal di malam hari

Bila gatal diakibatkan oleh penyakit yang telah disebutkan sebelumnya, tentu Anda harus mengobatinya sesuai dengan penyakitnya. Lain lagi bila gatal terjadi tiba-tiba, Anda bisa mengatasinya dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  • Menggunakan baju tidur berbahan katun yang longgar.
  • Pakai produk pelembap (moisturizer) setelah mandi atau sebelum tidur.
  • Jangan mandi dengan air panas. Kalau mau mandi air hangat, Anda bisa pakai air suam-suam kuku.
  • Kompres bagian yang gatal dengan kompres dingin.
  • Pastikan suhu ruangan Anda cukup sejuk tapi tetap lembap. Kalau perlu, pasang pelembap udara (humidifier) di malam hari.
  • Hindari produk perawatan kulit yang bisa menyebabkan iritasi. Misalnya parfum, sabun dengan pewangi dan pengawet, atau pelembap yang mengandung terlalu banyak bahan kimia.
  • Minum obat alergi (antihistamin).
  • Oleskan salep atau losion calamine.

Bila gatal tak kunjung hilang, bahkan disertai dengan gejala lain seperti demam, lenting berair, atau kemerahan, segeralah periksa ke dokter. Begitu juga saat gatal telah mengganggu tidur Anda. Untuk informasi lebih lanjut, diskusikanlah dengan dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Itchy Skin. (2018). Mayo Clinic. Retrieved 20 November 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/itchy-skin/symptoms-causes/syc-20355006

Itchy Skin. (n.d.). American Academy of Dermatology. Retrieved 20 November 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/itchy-skin

Nocturnal Itch: Why Do We Itch At Night? (2007). Acta Derm Venereol. Retrieved 20 November 2020, from https://pdfs.semanticscholar.org/633f/d7710a95896162fdda07dab6b984b6187870.pdf#page=1&zoom=auto,-12,0

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 26/12/2020
x