Teriparatide

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Teriparatide digunakan?

Teriparatide adalah obat untuk mengobati kerapuhan tulang (osteoporosis) pada orang yang sangat berisiko mengalami patah tulang. Obat ini mirip dengan hormon alami dalam tubuh (hormon paratiroid). Teriparatide bekerja dengan meningkatkan massa dan kekuatan tulang. Efek ini membantu mengurangi risiko patah tulang. Obat ini tidak disarankan pada anak-anak atau dewasa muda yang tulangnya masih dalam masa pertumbuhan.

Bagaimana aturan pakai obat Teriparatide?

Bacalah brosur informasi pasien yang disediakan oleh apoteker sebelum Anda mulai menggunakan Teriparatide dan setiap kali Anda mendapatkan isi ulang. Jika memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Penyedia layanan kesehatan profesional harus mengajarkan cara menggunakan obat ini dengan baik. Selain itu, pelajari semua instruksi persiapan dan penggunaan dalam manual penggunaan. Jika ada informasi yang tidak jelas, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Sebelum penggunaan, periksa produk ini untuk partikel atau perubahan warna. Bila salah satunya terjadi, jangan menggunakan cairan. Suntikkan cairan ini di bawah kulit sesuai dengan arahan dokter, biasanya sekali sehari ke paha atau perut. Sebelum menyuntikkan setiap dosis, bersihkan area suntikan dengan alkohol. Ubahlah area suntikan setiap waktu untuk mengurangi luka di bawah kulit. Pelajari cara menyimpan dan membuang jarum dan peralatan medis dengan aman. Konsultasi dengan apoteker untuk detail lebih lanjut. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan dalam waktu yang sama setiap hari.

Bagaimana cara menyimpan Teriparatide?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Teriparatide?

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat, pertimbangkan risiko dan manfaatnya dulu. Ini adalah keputusan yang harus Anda buat setelah berdiskusi dengan dokter Anda. Untuk obat ini, hal-hal di bawah ini harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lain. Selain itu, beri tahu penyedia layanan kesehatan profesional bila Anda memiliki jenis alergi lainnya, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk tanpa resep, bacalah label atau bahan kemasan dengan hati-hati.

Anak-anak

Studi memadai belum dilakukan pada hubungan umur dengan efek Teriparatide dalam populasi anak-anak. Keamanan dan kemanjuran belum dipastikan. Penggunaan pada anak-anak atau orang dewasa tidak disarankan karena kemungkinan adanya efek pada tulang yang bertumbuh.

Lansia

Studi memadai yang dilakukan sejauh ini belum menunjukkan gangguan khusus lansia yang akan membatasi manfaat teriparatide pada lansia.

Apakah obat Teriparatide aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (A= Tidak berisiko, B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C= Mungkin berisiko, D= Ada bukti positif dari risiko, X= Kontraindikasi, N= Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Teriparatide yang mungkin terjadi?

Dapatkan pertolongan medis darurat jika Anda memiliki tanda reaksi alergi ini: gatal-gatal; sulit bernapas; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan teriparatide dan hubungi dokter segera apabila Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • Merasa pusing atau hendak pingsan setiap kali Anda menyuntikkan obat ini
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur setiap kali Anda menyuntikkan obat ini
  • Mual, muntah, sembelit, dan lemah otot

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • Pusing ringan
  • Rasa sakit, merah, memar, gatal-gatal, atau bengkak di tempat obat disuntikkan
  • Kram kaki
  • Nyeri sendi
  • Batuk, radang tenggorokan, pilek
  • Sakit kepala atau nyeri leher
  • Mual, sembelit, diare

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Teriparatide?

Walaupun obat-obatan tertentu sama sekali tidak boleh digunakan secara bersamaan, dalam kasus lain dua obat berbeda boleh digunakan bersama sekalipun interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter mungkin ingin mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin penting. Beritahu penyedia layanan kesehatan profesional jika Anda sedang menggunakan obat resep atau tanpa resep.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Teriparatide?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan profesional mengenai penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Teriparatide?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda mengalami gangguan medis lain, terlebih:

  • Alkaline phosphatase (enzim dalam darah), peningkatan kadar
  • Kanker tulang, atau riwayat
  • Hypercalcemia (kadar kalsium tinggi dalam darah)
  • Penyakit tulang metabolis
  • Penyakit Paget (penyakit tulang)
  • Terapi radiasi tulang, riwayat — tidak boleh digunakan pada kondisi ini.
  • Urolithiasis (batu ginjal), aktif atau baru-baru ini — mungkin memperparah kondisi.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Teriparatide untuk dewasa?

Pengobatan wanita postmenopause penderita osteoporosis yang berisiko tinggi mengalami patah tulang, untuk meningkatkan massa tulang pada pria dengan osteoporosis primer atau hypogonadal yang berisiko tinggi mengalami patah tulang, dan pengobatan pria maupun wanita dengan osteoporosis yang berhubungan dengan terapi sustained systemic glucocosteroid yang berisiko tinggi mengalami patah tulang: 20 mg secara subkutan sekali sehari pada paha atau perut dengan alat prefilled pen delivery.

Berapa dosis obat Teriparatide untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum dipastikan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apa Teriparatide tersedia?

Larutan, di bawah kulit: 600 mcg/2,4 mL

Suntikan, larutan: 250 mcg/mL (3 mL)

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pusing dan pingsan saat berdiri
  • Sembelit
  • Kekurangan energi
  • Lemah otot

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Jenis Makanan yang Penting Dikonsumsi Agar Patah Tulang Cepat Sembuh

Konsumsi jenis makanan tertentu dapat mempercepat penyembuhan patah tulang. Apa saja jenis makanan untuk penderita patah tulang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Hal yang Penting Diketahui tentang Patah Tulang Kaki dan Tungkai

Kenali tentang fraktur atau patah tulang kaki dan tungkai, baik di paha (femur), tungkai bawah (tibia dan fibula), pergelangan, telapak, dan jari, di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Proses Penyembuhan Patah Tulang, serta Obat dan Pengobatan yang Diberikan

Proses penyembuhan patah tulang bisa berlangsung lama. Bagaimana prosesnya? Apa obat dan pengobatan, termasuk pertolongan pertama, untuk patah tulang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Informasi yang Perlu Diketahui tentang Patah Tulang Panggul dan Pinggul (Fraktur Pelvis)

Patah tulang juga bisa terjadi di area pinggul dan panggul (fraktur pelvis). Ketahui informasi lengkap mengenai jenis patah tulang tersebut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
patah tulang selangka

Patah Tulang Selangka

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
osteopenia adalah

Osteopenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
terapi fisik atau fisioterapi patah tulang

Terapi Fisik atau Fisioterapi yang Perlu Dilakukan Penderita Patah Tulang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit