Hufagrip

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/04/2020
Bagikan sekarang

Penggunaan

Untuk apa Hufagrip digunakan?

Hufagrip adalah obat sirup generik yang berguna untuk mengatasi kondisi batuk, pilek, serta demam pada anak.

Hufagrip tersedia dalam 4 varian, yaitu warna kuning, hijau, biru, dan merah. Masing-masing varian Hufagrip memiliki fungsi dan kandungan aktif yang berbeda.

Obat batuk sirup ini termasuk ke dalam obat bebas, sehingga Anda bisa membelinya di apotek tanpa disertai dengan resep dari dokter.

Berikut adalah masing-masing varian dari Hufagrip:

1. Hufagrip Flu dan Batuk (kuning)

Hufagrip Flu dan Batuk dengan kemasan berwarna kuning ditujukan untuk mengatasi gejala-gejala flu, pilek, dan batuk berdahak. Obat ini mengandung bahan aktif berikut:

Paracetamol, atau yang memiliki nama lain acetaminophen, berfungsi untuk mengatasi rasa sakit ringan hingga sedang. Bahan aktif ini juga membantu menurunkan demam.

Pseudoephedrine berfungsi untuk menyempitkan pembuluh darah di jalan napas. Lalu, chlorpheniramine berguna untuk menghalangi aksi histamin di dalam tubuh, yaitu zat yang dapat menyebabkan alergi.

Kandungan lainnya adalah glyceryl guaiacolate, atau yang dikenal juga dengan guaifenesin. Obat ekskpektoran ini membantu meringankan gejala batuk akibat gangguan saluran pernapasan atas.

2. Hufagrip BP (hijau)

Hufagrip BP dengan kemasan warna hijau berfungsi untuk mengatasi gejala pilek dan batuk tidak berdahak.

Obat ini mengandung bahan aktif yang sedikit berbeda dengan Hufagrip kuning, yaitu:

  • dekstrometorfan HBr 7,5 mg
  • pseudoephedrinehcl 15 mg
  • chlorpheniramine maleat 0,5 mg

Dekstrometorfan berfungsi untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh demam, flu, atau kondisi lain. Obat ini bekerja dengan cara mengirimkan sinyal kepada otak sehingga dapat mengatur refleks untuk batuk.

3. Hufagrip Pilek (biru)

Sesuai dengan namanya, Hufagrip varian ini hanya ditujukan untuk mengatasi gejala-gejala pilek.

Maka itu, bahan aktif yang terdapat dalam obat ini adalah pseudoephedrine dan chlorpheniramine maleate.

4. Hufagrip TMP (merah)

Hufagrip TMP dengan kemasan berwarna merah digunakan unuk menurunkan demam, sakit kepala, serta rasa nyeri pada anak.

Berbeda dengan varian lainnya, Hufagrip TMP hanya menggunakan satu kandungan aktif, yaitu ibuprofen.

Bagaimana cara penggunaan Hufagrip?

Selalu gunakan obat ini sesuai dengan aturan minum obat yang tercantum pada kemasan, atau sesuai dengan anjuran dokter Anda.

Tanyakan pada dokter jika Anda merasa ragu terhadap petunjuk penggunaan obat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan saat menggunakan obat ini.

  • Untuk obat dalam bentuk sirup, pastikan Anda mengocok obat sirup sebelum diminum.
  • Gunakan sendok takar obat jika hendak mengonsumsi obat ini. Hindari menggunakan sendok biasa karena dosis yang Anda gunakan belum tentu benar. Jika Anda tidak memiliki sendok takar obat, minta kepada apoteker.
  • Saat Anda menggunakan obat ini, minum air dalam jumlah banyak agar melancarkan tenggorokan Anda selama menggunakan obat.
  • Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik selama 7 hari, atau jika kondisi Anda disertai dengan demam dan sakit kepala, atau ruam kulit.
  • Jika Anda hendak menjalani operasi, beri tahu dokter yang akan mengoperasi Anda bahwa Anda sedang dalam pengaruh hufagrip bp.
  • Jangan menggunakan obat ini lebih dari tujuh hari berturut-turut.
  • Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.

Bagaimana cara menyimpan Hufagrip?

Berikut adalah beberapa cara penyimpanan obat yang harus Anda patuhi, seperti:

  • Simpan obat ini di tempat dengan suhu ruang. Jangan di tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas.
  • Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi atau tempat-tempat lembap.
  • Jangan pula menyimpan obat ini hingga membeku di dalam freezer.
  • Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.
  • Selalu perhatikan aturan penyimpanan obat yang tertera pada kemasan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi atau jika obat telah kedaluwarsa, segera buang obat ini sesuai tata cara membuang obat.

Salah satunya, jangan mencampurkan obat ini dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet.

Tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang obat yang benar dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Hufagrip untuk orang dewasa?

Dosis untuk orang dewasa adalah tiga kali sehari, sebanyak dua sendok takar tiap penggunaan.

Berapa dosis Hufagrip untuk anak?

  • Dosis untuk anak-anak di atas 12 tahun : 1 hari, 3 x 2 sendok takar
  • Dosis untuk anak-anak 6-12 tahun : 1 hari, 3 x 1 sendok takar
  • Dosis untuk anak-anak 2-6 tahun : 1 hari, 3 x ½ sendok takar
  • Dosis untuk anak-anak di bawah 2 tahun : sesuai petunjuk dokter

Dalam bentuk apa saja obat ini tersedia?

Semua varian Hufagrip tersedia dalam bentuk sirup berukuran 60 ml.

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan Hufagrip?

Semua obat pasti berisiko menimbulkan efek samping, tidak terkecuali Hufagrip untuk mengatasi batuk dan pilek. Sebagian besar efek samping ini termasuk ringan, dan tak semua orang akan mengalaminya.

Namun, jika Anda mengalami masalah kesehatan yang mengganggu setelah menggunakan obat ini, beri tahu dokter Anda.

Efek samping ringan yang mungkin terjadi akibat Hufagrip di antaranya adalah:

  • Tidak bisa diam
  • Mual dan muntah
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Gugup
  • Sakit perut

Meski begitu, gejala efek samping yang disebutkan di atas akan segera hilang seiring berjalannya waktu. Namun, jika kondisi tersebut menetap atau semakin memburuk, Anda harus memberi tahu dokter.

Di sisi lain, ada pula efek samping yang cukup serius yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Ruam kulit
  • Tidak bisa tidur
  • Sakit perut
  • Susah bernapas
  • Jantung berdetak cepat atau tidak beraturan

Jika Anda mengalami gejala efek samping yang cukup serius di atas, segera beri tahu dokter dan dapatkan pengawasan medis.

Peringatan & Pencegahan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Hufagrip?

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan Hufagrip untuk mengatasi batuk dan pilek, ada beberapa hal yang harus Anda pahami, termasuk hal-hal berikut ini.

  • Jangan memberikan obat ini pada anak usia di bawah 4 tahun tanpa pengawasan dokter.
  • Tanyakan kepada dokter terlebih dahulu apakah obat ini aman untuk digunakan oleh anak-anak. Pasalnya, penyalahgunaan obat untuk mengatasi batuk dan pilek dapat menyebabkan kematian pada anak-anak.
  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda menggunakan obat-obatan MAO inhibitor. Jika terjadi interaksi, obat ini dapat menyebabkan efek samping yang cukup serius.
  • Tanyakan kepada dokter apakah aman menggunakan obat ini jika Anda memiliki emfisema atau bronkitis kronis.
  • Jangan melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi jika menggunakan obat ini. Pasalnya, obat ini dapat menyebabkan rasa kantuk.
  • Bila dalam waktu tiga hari gejala tidak berkurang, segera hubungi dokter.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Hufagrip tidak dianjurkan untuk mengatasi batuk pilek pada ibu hamil dan menyusui. Namun ada baiknya, selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa salah satu kandungan utama dalam obat ini, yaitu pseudoephedrine termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Food and Drug Administration (FDA) di Amerika atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Berikut adalah penjelasan kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A: Tidak berisiko
  • B: Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C: Mungkin berisiko
  • D: Ada bukti positif berisiko
  • X: Kontraindikasi
  • N: Tidak diketahui

Sementara, masih belum dapat diketahui juga apakah obat ini dapat keluar melalui Air Susu Ibu (ASI) pada ibu menyusui. Sehingga, lebih baik Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter mengenai potensi manfaat dan risiko penggunaan obat. Hanya gunakan obat ini jika manfaatnya lebih besar dibandingkan risikonya.

Interaksi

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Hufagrip?

Hufagrip mungkin berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda gunakan. Ini dapat mengubah cara kerja obat tersebut, atau bahkan meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping.

Untuk menghindari kemungkinan interaksi obat ini, buatlah daftar semua obat yang sedang atau yang baru-baru ini Anda gunakan, termasuk obat resep, obat nonresep, obat herbal, dan suplemen vitamin. Perlihatkan daftar ini kepada dokter atau apoteker agar Anda dapat dibantu menentukan dosis obat yang sesuai dan menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

Untuk keamanan Anda, jangan memulai atau memberhentikan obat, jangan pula mengganti dosis obat, tanpa berkonsultasi dulu pada dokter Anda.

Menurut MedlinePlus, kandungan dekstrometorfan sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan:

  • Penggunaan bersama dengan obat anti depresan MAO Inhibitor yang dapat mengakibatkan hipertensi
  • Penggunaan bersama antasida dapat meningkatkan efek Pseudoefedrin HCl
  • Penggunaan bersama obat-obatan penekan SSP
  • Penggunaan bersama antikolinergik (menyebabkan mengantuk, pusing, hilang koordinasi otot, kewaspadaan mental)

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Hufagrip?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Hindari memakan jeruk bali merah (grapefruit) atau meminum jus jeruk bali merah saat menggunakan obat kecuali diizinkan dokter.

Jeruk bali merah dan obat-obatan dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi. Konsultasikan dengan dokter dan apoteker untuk info lebih lanjut.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat ini dapat berinteraksi dengan beberapa penyakit dan gangguan kesehatan. Interaksi ini dapat membuat penyakit Anda bertambah parah, atau mengganggu cara kerja obat.

Penting untuk selalu memberi tahu dokter mengenai penyakit dan gangguan kesehatan lain yang Anda alami sebelum mulai menggunakan obat ini. Dengan begitu, dokter bisa membantu Anda menentukan apakah obat ini aman atau tidak digunakan oleh Anda.

Penderita kondisi kesehatan berikut ini sebaiknya menghindari penggunaan hufagripp bp:

Penderita kesehatan berikut tidak dianjurkan menggunakan obat ini:

  • Penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal efedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin)
  • Penderita diabetes
  • Penderita glaukoma
  • Penderita tekanan darah tinggi berat
  • Pasien terapi obat anti depresan MAO (Monoamine Oksidase) Inhibitor
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernapasan (menyebabkan depresi pernapasan dan susunan saraf pusat)
  • Penderita tekanan darah tinggi/stroke
  • Berpotensi tekanan darah tinggi/stroke seperti obesitas atau berusia lanjut
  • Penderita hipertiroidisme
  • Penderita gangguan hati dan ginjal

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Berikut adalah gejala-gejala overdosis yang perlu Anda waspadai:

  • mual
  • muntah-muntah
  • pusing
  • hilang keseimbangan
  • mati rasa dan kesemutan
  • kejang-kejang

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan menggandakan dosis obat.

Pasalnya, dosis ganda tidak menjamin bahwa Anda dapat lebih cepat sembuh. Selain itu, menggunakan dosis berlebih justru meningkatkan risiko efek samping dan risiko overdosis. Lebih baik gunakan dosis sesuai dengan yang telah ditentukan pada kemasan obat untuk penggunaan yang aman.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Mengatasi Pusing Saat Pilek?

Pusing adalah gejala yang umum dirasakan saat Anda menderita pilek. Lalu, bagaimana cara mengatasi pusing saat pilek? Simak ulasannya di artikel berikut.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Tips Sehat Desember 27, 2019

Efektif Menghentikan Batuk, Coba 13 Ragam Obat Batuk Alami Ini

Selain murah, aman, dan mudah diperoleh, pilihan obat batuk alami ini dapat bekerja sama efektifnya dengan obat batuk apotek atau yang diberikan dokter.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Jika ingin menghindari risiko efek samping dari obat apotek, sebaiknya gunakan berbagai obat batuk alami untuk ibu hamil ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala

Batuk Berdahak

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang seringnya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan. Cari tahu gejala, penyebab, obat, dan cara mengatasinya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z September 10, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal tayang Mei 4, 2020
penyebab hidung tersumbat

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang April 15, 2020
minum air putih mencegah flu

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang April 11, 2020
pilek 2 minggu, wajarkah?

Sakit Pilek Dua Minggu, Normal atau Ini Tanda Penyakit Tertentu?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang Februari 4, 2020