Desvenlafaxine obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Desvenlafaxine Merek: desvenlafaxine.

Penggunaan

Untuk apa desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati depresi. Desvenlafaxine adalah obat bisa meningkatkan mood, membuat Anda merasa lebih baik, dan menambah tingkat energi.

Desvenlafaxine adalah obat yang dikenal sebagai serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI). Bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu (serotonin dan norepinephrine) dalam otak.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Desvenlafaxine juga bisa digunakan untuk meredakan rasa nyeri, cemas, dan serangan panik. Bisa juga digunakan untuk mengobati demam tinggi yang terjadi akibat menopause.

Cara Pakai

Bagaimana cara penggunaan Desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang harus digunakan di bawah aturan dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan sesuai petunjuk dokter, biasanya sekali sehari. Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan.

Jangan menghancurkan atau melarutkan obat dalam air. Dengan melakukannya obat Anda akan keluar secara sekaligus, dan meningkatkan risiko efek samping. Juga jangan membelah tablet kecuali terdapat garis pembatas dan dokter atau apoteker menyarankannya. Telan seluruh atau membagi tablet tanpa menghancurkan atau mengunyahnya.

Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter mungkin akan mengarahkan Anda untuk memulai mengonsumsi obat pada dosis terendah dan secara perlahan menaikkan dosis Anda. Ikuti instruksi dokter Anda secara saksama.

Jangan menaikkan dosis Anda atau menggunakan obat lebih sering atau lebih lama dari yang diresepkan. Kondisi Anda tidak akan membaik dengan cepat, dan risiko Anda terkena efek samping akan meningkat. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minum obat pada waktu yang sama setiap harinya.

Penting untuk melanjutkan pengobatan bahkan bila Anda sudah merasa lebih baik. Jangan menghentikan pemakaian obat tanpa konsultasi dengan dokter Anda. Beberapa kondisi mungkin bisa menjadi lebih buruk ketika pemakaian obat ini dihentikan tiba-tiba. Juga, Anda mungkin mengalami gejala seperti, perubahan mood, sakit kepala, letih, perubahan saat tidur, dan perasaan singkat seperti sengatan listrik.

Untuk mencegah gejala ini ketika Anda menghentikan pemakaian obat, dokter mungkin akan mengurangi dosis Anda secara perlahan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk lebih rinci. Segera laporkan bila terjadi gejala baru atau kondisi memburuk. Bila Anda mengganti dari antidepresan lain ke Desvenlafaxine, dokter Anda sebaiknya perlahan-lahan mengurangi dosis antidepresan lama Anda untuk mencegah reaksi withdrawal dari antidepresan lainnya. Beri tahu dokter Anda bila kondisi Anda memburuk dan tidak membaik atau bila bertambah parah.

Bagaimana cara penyimpanan Desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis desvenlafaxine untuk orang dewasa?

  1. Standar dosis dewasa untuk depresi

Desvenlafaxine adalah obat yang dapat diminum sekali sehari, dosis 50 mg, dengan atau tanpa makanan. Dosis maksimal: 400 mg diminum per hari.

Hal yang harus diperhatikan:

  • Tidak ada bukti bahwa dosis lebih dari 50 mg per hari memberikan manfaat tambahan
  • Efek samping dan obat tidak lagi bekerja seperti seharusnya umum terjadi pada dosis lebih tinggi.

Bagaimana dosis Desvenlafaxine  untuk anak-anak?

Desvenlafaxine adalah obat yang dosis, keamanan serta efek sampingnya belum ditetapkan jika digunakan pada anak-anak atau balita.

Dalam dosis apakah Desvenlafaxine tersedia?

Desvenlafaxine adalah obat yang tersedia dalam dosis:

  • Desvenlafaxine Extended-Release Tablets
    50 mg
  • Desvenlafaxine Extended-Release Tablets
    100 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Efek samping termasuk pusing, mulut kering, sembelit, gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, dan penurunan hasrat seks. Efek samping lainnya mungkin juga terjadi.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Laporkan gejala baru atau bila semakin memburuk kepada dokter Anda, seperti: perubahan mood atau sikap, cemas, serangan panik, gangguan tidur, atau bila Anda merasa impulsif,mudah marah, gelisah, bermusuhan, agresif, tidak tenang, hiperaktif (baik secara mental ataupun fisik), sering depresi, atau berpikir untuk bunuh diri serta melukai diri sendiri.

Langsung hubungi dokter bila Anda memiliki efek samping serius:

  • kejang-kejang
  • gelisah, halusinasi, demam, detak jatung cepat, reflek berlebih, mual, muntah-muntah, diare, kehilangan keseimbangan
  • penglihatan kabur, nyeri mata, atau melihat lingkaran di sekitar cahaya
  • batuk, dada sesak, kesulitan bernapas
  • mudah terluka atau berdarah (mimisan, gusi berdarah), urin atau feses berdarah, batuk berdarah
  • otot kaku, demam tinggi, berkeringat, kebingungan, detak jantung cepat atau tidak teratur, gemetaran, merasa akan pingsan
  • reaksi kulit berat – demam, sakit tenggorokan, bengkak pada wajah atau lidah, sensasi terbakar pada mata, nyeri pada kulit, diikuti oleh ruam kulit kemerahan atau keunguan yang menyebar (terutama pada wajah atau bagian atas tubuh) dan menyebabkan kulit mengelupas dan melepuh
  • sakit kepala, kesulitan dalam berkonsentrasi, gangguan ingatan, lemas, merasa tidak tenang, kebingungan, halusinasi, pingsan, napas pendek atau berhenti bernapas

Efek samping yang tidak begitu serius meliputi:

  • keringat bertambah
  • pusing, mengantuk
  • kehilangan nafsu makan
  • kaku pada rahang
  • gangguan tidur (insomnia)
  • penurunan hasrat seks, impotensi, atau sulit mencapai orgasme

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang dapat menimbulkan reaksi. Sebelum menggunakan Desvenlafaxine, beri tahu dokter dan apoteker bila Anda alergi terhadap Desvenlafaxine, Venlafaxine (Effexor), atau obat lainnya.

Beri tahu dokter bila Anda menggunakan monoamine oxidase (MAO) inhibitor, seperti isocarboxazid (Marplan), linezolid (Zyvox), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate), atau bila Anda telah menghentikan pemakaian salah satu obat ini dalam kurun waktu 14 hari terakhir. Dokter mungkin akan memberitahu Anda untuk tidak mengonsumsi Desvenlafaxine. Bila Anda menghentikan pemakaian Desvenlafaxine, dokter akan memberitahu Anda untuk menunggu setidaknya 7 hari sebelum memulai pemakaian MAO inhibitor.

Ketahuilah bahwa Desvenlafaxine mirip dengan SNRI lainnya, Venlafaxine (Effexor). Anda sebaiknya tidak menggunakan obat ini secara bersamaan

Beri tahu dokter dan apoteker obat resep dan nonresep lainnya atau vitamin yang sedang atau akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan antikoagulan berikut, warfarin (Coumadin); anti jamur tertentu seperti itraconazole (Sporanox) dan ketoconazole (Nizoral); amiodarone (Cordarone, Pacerone).

Obat aspirin dan nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) lainnya seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); clarithromycin (Biaxin); diuretik (pil air); lithium (Eskalith, Lithobid); obat untuk rasa cemas, penyakit kejiwaan, atau kejang-kejang; methylene blue, obat HIV tertentu seperti indinavir (Crixivan), nelfinavir (Viracept), dan ritonavir (Norvir).

Dokter mungkin perlu untuk mengubah dosis obat-obatan Anda atau mengawasi Anda dari berbagai efek samping. Banyak obat-obatan yang juga berinteraksi dengan Desvenlafaxine, sehingga pastikan untuk memberitahu dokter semua obat-obatan yang Anda gunakan, bahkan bila tidak terdapat dalam daftar ini

Beri tahu dokter produk herbal dan suplemen nutrisi yang Anda gunakan, terutama St. John wort dan triptofan.

Beri tahu dokter bila Anda sedang atau pernah menggunakan obat bebas atau menggunakan obat resep secara berlebih. Juga beri tahu dokter bila Anda baru-baru ini terkena serangan jantung dan bila Anda pernah mengalami: masalah perdarahan, stroke, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi atau trigliserida (lemak dalam darah), kejang-kejang, tingkat sodium rendah dalam darah, atau penyakit jantung, ginjal serta hati

Hubungi dokter Anda jika Anda sedang hamil, terutama jika Anda berada pada beberapa bulan terakhir kehamilan Anda, atau jika Anda berencana untuk hamil atau sedang menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan desvenlafaxine, hubungi dokter Anda. Desvenlafaxine adalah obat yang dapat menyebabkan masalah pada bayi baru lahir jika diminum selama bulan-bulan terakhir kehamilan

Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan desvenlafaxine

Anda harus tahu bahwa desvenlafaxine dapat membuat Anda mengantuk. Jangan mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin sampai Anda tahu bagaimana obat ini mempengaruhi Anda

Tanyakan pada dokter Anda tentang penggunaan minuman beralkohol yang aman saat Anda menggunakan desvenlafaxine. Alkohol dapat membuat buruk efek samping dari desvenlafaxine

Anda harus tahu bahwa desvenlafaxine dapat menyebabkan glaukoma (suatu kondisi dimana cairan tiba-tiba diblokir dan tidak dapat mengalir keluar dari mata menyebabkan tekanan pada mata yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan). Bicarakan dengan dokter Anda tentang pemeriksaan mata sebelum Anda mulai meminum obat ini. Jika Anda mengalami mual, sakit mata, perubahan penglihatan, seperti melihat lingkaran warna di sekitar lampu, dan pembengkakan atau kemerahan di atau sekitar mata, hubungi dokter Anda atau mendapatkan perawatan medis segera.

Apakah Desvenlafaxine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika Serikat.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut  kategori C menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika Serikat  :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan Desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang dapat berinteraksi dengan obat lain. Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Saat Anda menggunakan obat ini, sangatlah penting bagi dokter Anda untuk mengetahui bila Anda menggunakan salah satu obat dari daftar berikut. Interaksi berikut dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan tidak semuanya bersifat inklusif.

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Furazolidone
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Methylene Blue
  • Metoclopramide
  • Moclobemide
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Selegiline
  • Tranylcypromine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang dapat bereaksi jika Anda makan makanan tertentu dan minum alkohol. Obat-obatan tertentu sebaiknya tidak digunakan pada waktu makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi dapat terjadi. Menggunakan alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi. Interaksi berikut  dipilih berdasarkan potensi signifikan mereka dan tidak semuanya bersifat-inklusif. Menggunakan obat ini dengan salah satu dari berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin tidak dapat dihindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang konsumsi makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Desvenlafaxine?

Desvenlafaxine adalah obat yang perlu diperhatikan bila Anda punya kondisi kesehatan tertentu.  Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • kelainan bipolar (kelainan mood dengan mania dan depresi)
  • gangguan perdarahan
  • glaukoma
  • penyakit jantung atau pembuluh darah
  • hiperlipidemia (tingginya kolesterol atau trigliserida dalam darah)
  • hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • hiponatremia (sodium rendah dalam darah)
  • penyakit paru-paru interstitial
  • mania atau hipomania
  • kejang-kejang
  • stroke
  • takikardia (denyut jantung cepat)—gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk.
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati— gunakan dengan hati-hati. Efek samping bisa meningkat karena lambatnya obat keluar dari tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis antara lain:

  • sakit kepala
  • muntah-muntah
  • gelisah
  • pusing
  • mual
  • sembelit
  • diare
  • mulut kering
  • nyeri, rasa terbakar, mati rasa, atau kesemutan pada bagian tubuh
  • detak jantung cepat

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca