home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Tips Menyimpan Bawang Bombay agar Tidak Cepat Busuk

4 Tips Menyimpan Bawang Bombay agar Tidak Cepat Busuk

Bagi Anda yang rutin memasak, mungkin Anda sering mengeluhkan bawang bombay yang Anda miliki cepat membusuk. Bila hal itu terjadi, mungkin selama ini Anda tidak menyimpannya dengan benar. Lantas, bagaimana menyimpan bawang bombay yang benar agar tidak cepat busuk?

Tips menyimpan bawang bombay yang tepat

Bawang bombay merupakan bagian dari kelompok tanaman allium, bersama dengan daun bawang serta bawang putih dan merah. Dengan rasa pedas dan bau yang tajam, ada berbagai khasiat bawang bombay untuk kesehatan tubuh. Sebagaimana bawang merah atau bawang jenis lain, rasa pedas pada bawang bombay dapat menyebabkan mata berair ketika memotong bawang bombay.

Meski demikian, bawang bombay dapat membusuk secara cepat bila tidak disimpan dengan benar. Berikut ini beberapa tips untuk menyimpan bawang bombay dengan benar agar tidak cepat busuk.

1. Simpan di tempat sejuk, kering dan gelap

Buah atau sayur akan lebih awet bila disimpan di kulkas. Namun, hal ini tidak berlaku untuk bawang bombay. Tempat terbaik untuk menyimpan bawang bombay adalah di tempat yang sejuk, tetapi kering dan gelap, seperti lemari, ruang bawah tanah, atau garasi.

Tempat-tempat tersebut dinilai dapat dengan mudah menyerap kelembapan. Adapun tempat yang lembap dapat menyebabkan bawang bombay cepat membusuk.

US Department of Agriculture (USDA), merekomendasikan bawang bombay lebih baik disimpan pada suhu 45-50 derajat fahrenheit atau setara dengan 7-10 derajat celcius, tepat di atas suhu rata-rata kulkas. Pada suhu tersebut, bawang bombay dapat mempertahankan kesegarannya dengan baik.

Bila menyimpan dengan ketentuan tersebut, bawang bombay dapat bertahan hingga 30 hari. Adapun bila Anda hanya menyimpannya di suhu ruangan, bawang bombay masih akan bertahan, tetapi hanya dalam satu minggu.

2. Simpan di tempat yang berventilasi

Selain itu, penting juga untuk memastikan adanya ventilasi pada tempat penyimpanan bawang bombay, seperti keranjang yang terbuka, tas jaring, atau yang lainnya. Oleh karena itu, ada baiknya untuk tidak menyimpan bawang bombay di dalam plastik. Plastik tidak memiliki celah untuk udara masuk sehingga bawang bombay akan cepat membusuk.

3. Jangan disimpan bersamaan dengan kentang

Anda pun harus memastikan bahwa bawang bombay tidak disimpan bersama dengan kentang. Pasalnya, kentang yang disimpan dapat mengeluarkan uap air sehingga menyebabkan tempat sekitarnya lebih lembab. Adapun kelembaban dapat mempercepat pembusukan bawang bombay.

4. Jangan simpan di kulkas

Berdasarkan ketentuan di atas, bawang bombay sebaiknya tidak disimpan di kulkas. Kulkas memiliki suhu dingin serta memiliki kelembaban yang tinggi. Oleh karena itu, menyimpan bawang bombay di kulkas justru akan mempercepat pembusukannya.

Terlebih, bawang bombay yang ditaruh di dalam kulkas dapat membuat seluruh isi kulkas terasa seperti bau bawang. Sebagaimana jenis bawang lainnya, bawang bombay memiliki bau yang tajam.

Menyimpan bawang bombay berdasarkan cara memprosesnya

Meski demikian, ada beberapa kondisi yang membuat bawang bombay lebih baik disimpan di kulkas. Berikut beberapa ketentuan menyimpan bawang bombay di kulkas berdasarkan cara memprosesnya.

  • Dikupas

Bawang bombay yang sudah dikupas sebaiknya disimpan di kulkas untuk menghindari kontaminasi bakteri. Caranya, letakkan bawang bombay yang sudah terkupas ke dalam wadah kedap udara dan atur suhu kulkas menjadi 4 derajat celcius atau di bawahnya. Bawang bombay ini dapat bertahan hingga 10-14 hari di kulkas.

  • Diiris atau potong

Sama seperti dikupas, menyimpan bawang bombay yang sudah diiris atau dipotong pun harus di kulkas. Caranya, bungkus dengan rapat irisan atau potongan bawang bombay tersebut ke dalam plastik.

Bawang bombay yang sudah diiris atau dipotong dapat bertahan hingga 10 hari bila disimpan di kulkas. Bila disimpan di freezer, bawang bombay dapat bertahan hingga 6 bulan.

  • Dimasak

Bawang bombay yang sudah dimasak pun sebaiknya disimpan di kulkas. Namun, pada kondisi ini, bawang bombay hanya dapat bertahan hingga 3-5 hari. Namun, bawang bombay yang sudah dimasak pun bisa diletakkan di freezer dan bisa bertahan hingga 3 bulan.

Cara menyimpan bawang bombay di kulkas atau freezer, yaitu letakkan di wadah kedap udara atau kantong yang bisa ditutup kembali, beberapa jam setelah dimasak. Jika dibiarkan terlalu lama di luar, bakteri akan muncul pada bawang bombay tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Healthline. 2020. The Best Way To Store Onions. [online] Available at: <https://www.healthline.com/nutrition/how-to-store-onions> [Accessed 8 April 2020].

Huffpost.com. 2020. Huffpost Is Now A Part Of Verizon Media. [online] Available at: <https://www.huffpost.com/entry/why-refrigerating-your-onions-is-the-wrong-thing-to-do_n_55ef290ce4b002d5c076e4de> [Accessed 8 April 2020].

Medicalnewstoday.com. 2020. Onions: Benefits And Nutrition. [online] Available at: <https://www.medicalnewstoday.com/articles/276714#benefits> [Accessed 8 April 2020].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal diperbarui 02/05/2020
x