Berapa Banyak Vitamin C yang Dibutuhkan Ketika Sedang Sakit Batuk Pilek?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vitamin C menjadi suplemen penting dalam melawan infeksi penyakit, salah satunya batuk pilek. Sebagian besar orang pasti ingin cepat sembuh saat sakit. Maka itu, biasanya Anda akan menambahkan dosis harian vitamin C (asam askorbat) agar tubuh cepat pulih. Simak penjelasan seberapa banyak vitamin C yang direkomendasikan saat sakit berikut ini.

Dosis vitamin C yang boleh dikonsumsi saat sakit

Daya tahan tubuh yang menurun karena sakit batuk pilek membatasi aktivitas Anda. Daya tahan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari beragam penyakit, tidak bisa bekerja secara optimal. Vitamin C sendiri dapat berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh.

Maka itu, vitamin C biasanya diresepkan oleh dokter saat Anda sakit batuk pilek. Vitamin C bukanlah komponen yang dapat diproduksi tubuh. Oleh karena itu, Anda membutuhkan bantuan vitamin C melalui asupan makanan atau suplemen.

Berdasarkan laman Web MD, rekomendasi konsumsi harian vitamin C pada orang dewasa dapat dilihat sebagai berikut.

  • Perempuan 19 tahun ke atas: 65 mg
  • Ibu hamil (19 tahun ke atas) 85 mg
  • Ibu menyusui (19 tahun ke atas): 120 mg
  • Laki-laki 19 tahun ke atas: 90 mg

Nah, seberapa banyak dosis vitamin C yang diperlukan saat sakit batuk pilek? Berdasarkan studi yang dilakukan Harvard Medical School pada 2013, dosis vitamin C memengaruhi penurunan gejala pada orang yang sakit batuk pilek.

Studi tersebut melibatkan 11.000 partisipan dengan 29 penelitian acak. Partisipan berprofesi sebagai pelari maraton, pemain ski, dan tentara. Mereka sering melakukan aktivitas fisik pada kondisi wilayah bercuaca dingin. Setidaknya, mereka membutuhkan 200 mg  vitamin C per hari untuk meminimalkan risiko sakit batuk pilek.

Pada ulasan selanjutnya dikatakan, dosis 200 mg vitamin C tidak memiliki pengaruh saat individu mengalami sakit batuk pilek. Ini merajuk pada populasi secara umum.

Namun, konsumsi vitamin C sebanyak 200 mg per hari dapat mengurangi durasi gejala batuk pilek rata-rata 8% pada orang dewasa dan 14% pada anak-anak. 

Dikatakan oleh dr. Bruce Bistrian, Kepala Nutrisi Klinis di Harvard-affiliated Beth Israel Deaconess Medical Center, hal ini penting diketahui oleh beberapa orang yang sering mengalami batuk pilek, karena 23 juta orang tidak bekerja dikarenakan kondisi ini.

Sedikit berbeda pada penelitian lain yang dilakukan oleh dr. Harri Hemilä di University of Helsinki, Finlandia. Merangkum penelitian tersebut, konsumsi vitamin C 6 gram dalam sehari dapat mengurangi 17% durasi sakit batuk pilek. 

Sementara itu, vitamin C dosis 8 gram saat dikonsumsi per hari mampu menurunkan 19% durasi sakit batuk pilek. Hemilä menyimpulkan bahwa dosis vitamin C dapat memperpendek durasi sakit sehingga Anda menjadi cepat sembuh.

Jadi, bolehkah konsumsi vitamin C dosis tinggi ketika sakit?

Anda bisa saja menerapkan dosis konsumsi vitamin C saat sakit seperti yang disebutkan pada pembahasan di atas, mulai dari 200 mg hingga 8 gram per hari. Meskipun penelitian mengatakan bahwa dosis dapat berpengaruh pada kekambuhan gejala dan durasi, konsumsi vitamin C tetap perlu dibatasi.

Vitamin C dosis di atas 400 mg dikeluarkan lewat urine. Sementara dosis di atas 2000 mg per hari, tergolong terlalu banyak konsumsi vitamin C dapat menyebabkan mual, diare, dan sakit perut bagian atas.

Dr. Bistrian mengingatkan untuk mengonsumsi vitamin C setiap hari sebelum Anda sakit batuk pilek, sesuai dengan rekomendasi harian di atas.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas, Anda bisa mengonsumsi buah jambu biji (guava) yang tinggi vitamin C. Vitamin C di dalam buah yang manis ini mampu memperbaiki sistem imunitas dan bekerja melawan infeksi kuman penyakit karena bersifat antimikroba. 

Anda bisa mengonsumsinya setiap hari dalam bentuk buah atau jus. Dengan begitu daya tahan tubuh tetap terjaga saat Anda berkegiatan di kantor ataupun melakukan hobi yang Anda sukai tanpa terhalang oleh penyakit.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Demi fungsi sistem imun yang optimal, tubuh butuh asupan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Ketahui peran nutrisi untuk dukung sistem imun dan sumbernya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
fungsi sistem imun
Nutrisi, Hidup Sehat 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan nutrisi dan makanan untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gambar apa itu suntik putih

Benarkah Suntik Putih Ampuh dan Aman untuk Mencerahkan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
vitamin C mencerahkan kulit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit