Revisi Penggantian Pinggul Total

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu revisi penggantian pinggul total?

Revisi penggantian pinggul total adalah operasi yang dilakukan untuk mengambil pinggul pengganti yang lama dan menggantinya dengan yang baru. Gagalnya operasi penggantian pinggul disebabkan oleh:

● sendi bola dan soket buatan aus

● infeksi pasca operasi penggantian pinggul

● dislokasi

● fraktur femur

Kapan saya perlu menjalani revisi penggantian pinggul total?

Prostesis  yang  dipasang  pada  mayoritas  pasien  usia  lanjut  yang  menjalani  operasi penggantian  pinggul  dapat  bertahan  selama  15 sampai  20  tahun,  atau  bahkan  seumur hidup. Namun, tidak menutup  kemungkinan  bagi pasien untuk menjalani  satu  atau  lebih operasi revisi, terutama jika operasi awal dilakukan pada usia muda dan pasien cenderung memiliki gaya hidup aktif.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani revisi penggantian pinggul total?

Beberapa  kasus  yang  dapat  ditangani  tanpa  melalui  revisi  penggantian  pinggul  total  di antaranya:

● apabila  gejala  masih  tergolong  ringan,  anda  dapat  menunggu  untuk  sementara waktu

● apabila terdapat infeksi, antibiotik dapat mencegah operasi revisi

● apabila  pinggul  pengganti  keluar  dari  sendi  terus  menerus,  anda  dapat menggunakan penjepit

● apabila  mengalami  patah  tulang,  anda  dapat  dapat  mencoba  pengobatan  dengan traksi

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani revisi penggantian pinggul total?

Pada  tahap  persiapan  operasi,  pastikan  Anda  memberi  tahu  dokter  mengenai  kondisi kesehatan Anda, obat‐obatan yang sedang dikonsumsi, maupun segala macam alergi yang Anda miliki. Dokter anestesi akan menjelaskan prosedur pembiusan dan memberi instruksi lebih lanjut. Pastikan Anda mengikuti  seluruh instruksi dokter termasuk larangan makan dan minum sebelum operasi. Pada  umumnya Anda  diwajibkan  untuk  berpuasa  selama  enam  jam  sebelum  proses pembedahan  dilakukan.  Namun,  Anda  mungkin  diperbolehkan untuk  mengonsumsi minuman seperti kopi beberapa jam menjelang operasi.

Bagaimana proses revisi penggantian pinggul total?

Berbagai teknik anestesi mungkin digunakan dalam operasi ini. Dokter bedah akan membuat sayatan di sisi pinggul pasien, kemudian mengangkat pinggul pengganti dan semen apapun. Dokter  bedah  akan  memasukkan  pinggul  pengganti  yang  baru.  Dengan menggunakan semen akrilik atau lapisan khusus, pinggul pengganti dapat tetap terikat pada tulang. Operasi dapat menjadi lebih rumit bagi pasien yang memiliki infeksi, atau tulang yang tipis atau rusak.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani revisi penggantian pinggul total?

Setelah menjalani operasi, Anda diperbolehkan pulang ke rumah setelah 5 sampai 10 hari. Selama beberapa minggu, Anda perlu menggunakan kruk atau tongkat untuk berjalan. Olahraga teratur juga terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun sebelum memutuskan untuk berolahraga, sebaiknya mintalah saran dokter. Kebanyakan  operasi  revisi  ini  berjalan  dengan  lancar  sebagaimana kebanyakan  orang menunjukkan progress yang baik pada masa pemulihan. Pastikan Anda mengikuti instruksi fisioterapis mengenai latihan untuk memperkuat otot‐otot pinggul Anda. Revisi penggantian pinggul total bisa gagal seiring berjalannya waktu.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Setiap  prosedur  operasi  pasti  memiliki  risiko  tersendiri,  termasuk  revisi  penggantian pinggul total. Dokter bedah akan menjelaskan segala macam  risiko yang mungkin terjadi pasca operasi. Komplikasi umum yang dapat terjadi usai operasi  adalah  efek pasca pemberian anestesi, perdarahan yang berlebihan, maupun penggumpalan darah di dalam pembuluh darah vena dalam (deep vein thrombosis atau DVT).

Pasien yang menjalani prosedur ini berpotensi mengalami komplikasi:

● femur terpisah

● kerusakan saraf di sekitar pinggul

● kerusakan pembuluh darah di sekitar pinggul

● infeksi di pinggul

● pinggul pengganti merenggang

● adanya pembentukan tulang di otot sekitar pinggul pengganti

● dislokasi

● perbedaan panjang kaki

● kematian

Anda  dapat  mengurangi  risiko  komplikasi  dengan  mengikuti  arahan  dokter  sebelum operasi, seperti puasa dan berhenti mengonsumsi obat‐obatan tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Psikopat

Psikopat adalah gangguan kepribadian yang penderitanya cenderung bertindak kriminal. Simak informasi lengkap mengenai psikopat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Mana yang lebih baik untuk menurunkan demam: kompres dingin atau hangat? Simak masing-masing penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa yang Terjadi pada Pasien Setelah Stroke Berlalu?

Setelah kondisi stroke, terdapat beberapa dampak yang mungkin muncul pada tubuh. Berikut adalah hal yang dapat terjadi pasca stroke.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Jenis Narkotika Populer di Indonesia dan Bahayanya Bagi Tubuh

Dari sekian banyak obat-obatan terlarang, BNN mencatat empat jenis narkotika yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Apa saja? Yuk cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 8 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

oral thrush

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
posisi tidur baik dan buruk

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
sindrom pura-pura sakit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
komplikasi stroke

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit