home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penyumbatan Saluran Air Mata

Definisi|Ciri-ciri dan gejala|Penyebab|Faktor pemicu|Diagnosis|Pengobatan|Pencegahan
Penyumbatan Saluran Air Mata

Definisi

Apa itu penyumbatan saluran air mata?

Penyumbatan saluran air mata terjadi ketika sistem pengeringan untuk air mata tersumbat, baik sebagian ataupun seluruhnya. Akibatnya, air mata tidak dapat mengering secara normal sehingga menyebabkan mata berair, iritasi, atau terinfeksi kronis.

Kondisi ini hampir selalu dapat diobati. Pengobatannya tergantung pada penyebab penyumbatan dan usia si penderita.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Penyumbatan saluran mata ini cukup umum terjadi pada bayi baru lahir. Pada orang dewasa, kondisi ini dapat berasal dari infeksi, pembengkakan, cedera, atau tumor mata.

Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Ciri-ciri dan gejala

Apa saja ciri dan gejala penyumbatan saluran air mata?

Gejala penyumbatan saluran air mata adalah:

  • Keluar air mata yang berlebihan
  • Kemerahan di bagian putih mata
  • Pembengkakan yang menyakitkan di dekat ujung mata bagian dalam
  • Pengerasan pada kelopak mata
  • Keluar lendir
  • Penglihatan kabur

Ketika saluran air mata tersumbat, bakteri yang terperangkap di kantung nasolakrimalis dapat menyebabkan infeksi. Gejala infeksi tersebut meliputi:

  • Peradangan (pembengkakan), rasa sakit dan kemerahan di ujung mata bagian dalam atau di sekitar mata dan hidung
  • Keluarnya lendir mata
  • Muncul kerak di bulu mata
  • Penglihatan kabur
  • Air mata dengan noda darah
  • Demam

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda mengalami satupun dari yang berikut:

  • Mata berair terus selama berhari-hari
  • Mata terinfeksi dan tidak kunjung sembuh atau bolak-balik kumat

Penyebab

Apa penyebab penyumbatan saluran air mata?

Dikutip dari Mayo Clinic, penyumbatan saluran air mata dapat disebabkan oleh:

  • Penyumbatan bawaan. Pada bayi baru lahir, saluran air mata tersumbat mungkin disebabkan oleh selaput yang tidak terbuka seperti seharusnya saat kelahiran.
  • Perubahan terkait usia. Pada lansia, bukaan kecil yang mengalirkan air mata (puncta) dapat menyempit, menyebabkan penyumbatan.
  • Infeksi atau peradangan. Infeksi atau peradangan kronis pada mata, sistem pengeringan air mata, atau hidung dapat menyebabkan saluran air mata menjadi tersumbat. Sinusitis kronis bisa menyebabkan iritasi jaringan dan membentuk luka, yang akhirnya menyumbat sistem saluran air mata.
  • Trauma. Trauma atau cedera pada hidung, misalnya patah tulang hidung bisa menyumbat saluran air mata.
  • Tumor bisa menekan sistem saluran air mata dan mencegah pengeringan.
  • Obat kemoterapi dan pengobatan radiasi untuk kanker. Perawatan kanker dapat menyebabkan kondisi ini, sebagai kemungkinan efek samping.

Faktor pemicu

Faktor apa yang meningkatkan risiko saya mengalami penyumbatan saluran air mata?

Ada banyak faktor risiko untuk penyumbatan saluran air mata, seperti:

  • Usia dan jenis kelamin: wanita paling berisiko tinggi untuk terkena kondisi ini karena perubahan yang terkait usia.
  • Peradangan mata kronis. Jika mata Anda terus menerus mengalami iritasi, merah, dan meradang, Anda cenderung mengalami kondisi ini.
  • Riwayat operasi, seperti pada mata, kelopak mata, hidung atau sinus.
  • Glaukoma. Jika Anda pernah menggunakan obat-obatan anti-glaukoma, Anda lebih berisiko tinggi untuk terkena saluran air mata tersumbat.
  • Mengidap kanker dan menjalani kemoterapi. Jika Anda pernah melalui terapi radiasi atau kemoterapi untuk mengobati kanker, khususnya jika radiasi fokus pada wajah atau kepala Anda, Anda memiliki risiko tinggi untuk mengalami saluran air mata tersumbat.

Diagnosis

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Untuk mendiagnosis penyumbatan saluran air mata, dokter akan menanyakan gejala Anda, memeriksa mata Anda untuk melihat jika ada kemungkinan penyebab lainnya, serta melakukan sejumlah tes.

Tes-tes berikut dapat digunakan untuk mendiagnosis saluran air mata tersumbat:

  • Tes pengeringan air mata. Tes ini mengukur seberapa cepat air mata Anda mengering.
  • Pengairan dan probing. Dokter dapat menyiramkan larutan garam melalui sistem aliran air mata untuk memeriksa seberapa cepat larutan tersebut mongering.
  • Tes pencitraan mata seperti X-ray, CT scan, MRI. Prosedur ini diterapkan untuk memeriksa lokasi dan penyebab penyumbatan.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apa saja pengobatan untuk mengatasi penyumbatan saluran air mata?

Pengobatan tergantung pada penyebab penyumbatan saluran air mata. Terkadang, lebih dari satu pengobatan diperlukan dalam saluran air mata tersumbat. Pengobatan ini meliputi:

  • Antibiotik. Jika dokter mencurigai adanya infeksi, ia kemungkinan akan meresepkan tetes mata atau pil antibiotik.
  • Pijat kelenjar air mata. Untuk membantu membuka saluran air mata pada bayi, mintalah dokter untuk menunjukkan cara memijat kelenjar air mata. Pada dasarnya, Anda dapat memberikan tekanan lembut di antara kelenjar, yaitu di samping hidung bagian atas untuk mencoba melancarkannya.
  • Menunggu cedera sembuh. Jika Anda mengalami cedera fatal yang menyebabkan saluran air mata tersumbat, dokter mungkin menganjurkan Anda untuk menunggu beberapa bulan untuk melihat apakah kondisi Anda membaik seiring cedera Anda sembuh.
  • Dilatasi, probing, dan flushing. Untuk bayi dan balita yang penyumbatan saluran air matanya tidak membuka dengan sendirinya, atau untuk orang dewasa yang mengalami saluran air mata tersumbat sebagian, dapat digunakan teknik yang melebarkan, menyelidiki, dan melancarkan.
  • Dilatasi kateter balon. Jika pengobatan lainnya belum berhasil atau penyumbatan terjadi kembali, prosedur ini dapat digunakan. Ini biasanya efektif untuk bayi dan balita, dan juga dapat digunakan pada orang dewasa dengan penyumbatan sebagian.
  • Pemasangan stent atau intubasi. Prosedur ini biasanya digunakan menggunakan anestesi general.
  • Operasi yang digunakan untuk mengobati saluran air mata tersumbat disebut dacryocystorhinostomy. Prosedur ini membuka jalan bagi air mata untuk kembali mengalir lewat hidung.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah penyumbatan saluran air mata?

Gaya hidup berikut ini dapat membantu Anda mencegah saluran air mata tersumbat:

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Blocked Tear Duct Baby: At-Home Treatments. (2020). Retrieved 31 December 2016, from https://www.healthline.com/health/parenting/baby-blocked-tear-duct#2

What Is a Blocked Tear Duct?. (2015). Retrieved 31 December 2016, from https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-blocked-tear-duct

Blocked tear duct – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 31 December 2016, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/blocked-tear-duct/symptoms-causes/syc-20351369

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi pada 29/11/2017
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x