Penyakit Pick

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/12/2017
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit Pick?

Penyakit Pick adalah sejenis demensia yang mirip dengan penyakit Alzheimer, namun lebih jarang terjadi. Penyakit ini memengaruhi bagian otak yang mengontrol emosi, perilaku, kepribadian, dan bahasa. Penyakit Pick dikenal juga sebagai frontotemporal dementia (FTD) atau frontotemporal lobar degeneration (FTLD).

Otak kita menggunakan sistem transportasi untuk mendistribusikan nutrisi yang diperlukannya. Sistem transportasi ini dibuat dari protein yang mengarahkan nutrisi ke lokasi-lokasi tertentu. Protein yang menjaga jalur ini disebut protein tau.

Jika Anda menderita penyakit Pick, kinerja protein tau akan terganggu. Anda juga mungkin akan memiliki lebih banyak protein tau di otak Anda dibandingkan orang lain. Gumpalan protein tau ini disebut Pick bodies dan ia akan merusak jalur sistem transportasi di otak Anda, sehingga nutrisi di otak tidak bisa sampai ke tempat-tempat yang seharusnya. Ini dapat menyebabkan kerusakan otak yang tak dapat diperbaiki.

Seberapa umumkah penyakit Pick?

Penyakit Pick adalah kondisi yang langka, biasanya didiagnosis pada usia 40 sampai 75, namun juga bisa terjadi pada orang-orang berusia 20-an. Penyakit ini lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita. Orang-orang keturunan Skandinavia sedikit lebih berisiko terkena penyakit ini dibanding ras lain. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi selengkapnya.

Penyebab

Apa saja gejala penyakit Pick?

Ciri-ciri dan gejala penyakit Pick antara lain adalah:

  • Tiba-tiba bersikap agresif dan galak
  • Tidak tertarik melakukan kegiatan sehari-haru
  • Mudah marah
  • Perubahan mood yang berganti-ganti secara cepat dan drastis
  • Sulit merasa simpati
  • Tidak peduli pada orang lain
  • Sulit melakukan hal yang tidak direncanakan dulu
  • Membuat keputusan tanpa pikir panjang
  • Mengulang-ulang suatu aktivitas
  • Melakukan atau mengucapkan hal-hal yang tak pantas

Beberapa penderita Pick akan merasa lapar setiap saat, dan beberapa di antaranya ngidam makanan manis sehingga akan mengonsumsi gula dan makanan manis secara berlebihan.

Di awal terjadinya penyakit, biasanya muncul gangguan bahasa. Munculnya Pick bodies di bagian otak yang mengatur bicara dapat menimbulkan masalah seperti:

  • Kesulitan mengingat nama benda-benda umum
  • Kesulitan menggambar dengan menjiplak bentuk benda
  • Kesulitan memahami kata-kata yang ditulis
  • Kesulitan berbicara

Kadang-kadang, penderita penyakit Pick juga menampakkan gejala berikut:

  • Hilang memori
  • Kesulitan bergerak
  • Otot lemas atau kaku
  • Sulit buang air kecil
  • Koordinasi gerak terganggu

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab penyakit Pick?

Penyakit Pick dan jenis-jenis frontotemporal dementia lainnya disebabkan oleh protein tau yang abnormal, atau protein tau yang jumlahnya berlebihan. Protein ini ada di semua sel saraf manusia. Jika ada gumpalan protein tau di sel saraf otak bagian depan dan temporal, sel-sel tersebut bisa mati, membuat jaringan otak menyusut dan akhirnya Anda mengalami demensia.

Para ahli belum tahu apa yang menyebabkan terbentuknya protein abnormal ini. Namun telah ditemukan gen abnormal yang berhubungan dengan penyakit Pick dan frontotemporal dementia lainnya. Biasanya penyakit ini juga terjadi pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit tersebut.

Diagnosis

Bagaimana dokter mendiagnosis penyakit Pick?

Untuk mencari tahu apakah Anda menderita Pick atau tidak, dokter akan mengecek riwayat medis Anda, dan melakukan beberapa tes untuk memeriksa memori, perilaku, kemampuan bahasa, dan fungsi mental lain. Biasanya tes ini dilakukan dengan kertas dan pensil, di mana Anda akan diminta menjawab pertanyaan dengan menulis atau menggambarnya.

Dokter juga mungkin akan melakukan tes darah untuk mengecek DNA Anda dan mencari tahu apakah Anda memiliki gen yang menyebabkan penyakit Pick.

Untuk melihat apa yang terjadi di otak Anda, dokter juga mungkin melakukan beberapa tes pencitraan, seperti:

  • MRI: Menggunakan gelombang magnet dan radio untuk memunculkan gambaran otak
  • SPECT atau PET scan: Zat radioaktif dan kamera khusus yang memproduksi gambar 3D untuk menunjukkan bagian otak Anda yang aktif
  • Anda juga mungkin harus menjalani lumbar puncture, di mana dokter menggunakan jarum panjang untuk mengambil cairan dari tulang belakang Anda untuk diperiksa. Dalam kasus yang langka, dokter mungkin akan mengambil sebagian kecil jaringan otak untuk dites. Ini dinamakan biopsi.

Pengobatan

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Bagaimana cara mengobati penyakit Pick?

Penyakit Pick tidak dapat disembuhkan, dan tidak ada obat-obatan yang dapat memperlambat prosesnya. Penyakit ini lama kelamaan akan menjadi semakin parah, namun terjadinya bisa perlahan-lahan, dan bisa juga dalam waktu cepat.

Dokter mungkin akan menyarankan pengobatan dan terapi namun hanya untuk mengatasi dan meringankan gejala-gejala yang mengganggu, bukan untuk mengobati penyakitnya. Behavioural therapy bisa membantu mengatasi gangguan perilaku dan mencegah perilaku berbahaya, sedangkan obat-obatan antidepresan bisa mengurangi agresi dan rasa marah.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada, Detak Jantung Tidak Teratur Dapat Tingkatkan Risiko Demensia

Studi menunjukkan bahwa orang dengan detak jantung tidak teratur memiliki risiko tinggi mengalami demensia di kemudian hari. Penasaran? Yuk, baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Pikun Tidak Selalu Gejala Alzheimer: 3 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Selain Alzheimer, ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab pikun meski usia Anda belum senja. Misalnya karena hobi begadang atau habis operasi jantung.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

5 Solusi Saat Orang dengan Demensia Menolak Minum Obat

Ada kalanya orang yang mengidap demensia menolak minum obat. Jangan panik dulu, ini cara yang bisa Anda lakukan untuk membujuknya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Apakah Alzheimer Dapat Disebabkan Oleh Infeksi Bakteri di Otak?

Hingga kini penyebab penyakit Alzheimer sebenarnya masih jadi misteri. Namun katanya, infeksi kuman dan bakteri di otak mungkin saja jadi dalangnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

buah untuk alzheimer

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
perbedaan demensia dengan delirium dan depresi

Kenali Perbedaan Demensia dengan Delirium dan Depresi

Ditulis oleh: dr. Alfonsa Angwarmase
Dipublikasikan tanggal: 09/03/2020
main game mendeteksi demensia

Faktanya, Main Game di Ponsel Bisa Bantu Mendeteksi Demensia Lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/11/2019
latihan otak mencegah pikun

Yuk, Lakukan 9 Latihan Otak Ini Agar Tidak Cepat Pikun!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 09/10/2019