Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 32 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di usia kehamilan 32 minggu?

Melansir dari Baby Center, perkembangan ukuran janin di minggu 32 kehamilan sudah semakin bertambah. Kira-kira janin sudah seukuran bengkoang besar dengan berat sekitar 1,7 kilogram dan panjang 42,5 cm dari kepala sampai tumit.

Lanugo mulai menipis

Di trimester ketiga atau kehamilan 32 minggu, bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi Anda sudah mulai muncul tumbuh jelas sesuai perkembangan janin.

Rambut halus di sekujur tubuh bayi yang disebut sebagai lanugo juga sudah mulai menipis. Namun saat lahir, kemungkinan lanugo di punggung dan bahunya masih ada.

Posisi kepala janin berada di bawah

Mengutip dari What to Expect, di usia kehamilan 32 minggu, posisi kepala bayi sudah berada di bawah. Hanya kurang dari 5 persen bayi yang berada di posisi bottom down atau bokong di bawah.

Namun, tidak perlu khawatir karena posisi bayi akan berubah bila Anda melakukan beberapa latihan. Beeberapa latihan atau gerakan yang mungkin dilakukan misalnya membungkuk atau bersujud.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu di usia kehamilan 32 minggu?

Perut ibu hamil semakin besar seiring dengan perkembangan janin di usia kehamilan 32 minggu. Tentu Anda sangat menyadari ada banyak perubahan yang terjadi di tubuh ibu, beberapa di antaranya:

Perubahan pada payudara

Seiring perkembangan janin yang mulai sempurna di usia 32 minggu kehamilan, tubuh ibu juga akan menyempurnakan diri menjelang proses melahirkan.

Perubahan pada payudara ibu hamil bisa menandakan bahwa Anda sudah siap menyusui. Salah satu tanda perubahan yang bisa diamati adalah warna sekitar puting atau areola menjadi lebih menggelap.

Di kehamilan 32 minggu, payudara yang membesar juga bisa menandakan bahwa produksi kolostrum sudah dimulai.

Itu kenapa ASI mulai bisa keluar dari payudara ibu di usia kehamilan ini yang kadang sampai membasahi pakaian. 

Nyeri punggung

Memasuki minggu 32 kehamilan, ibu dapat mengalami nyeri punggung bawah.

Gejala ini menandakan pertumbuhan rahim dan perubahan hormon yang dapat menggeser pusat gravitasi sembari melebarkan dan melemahkan otot-otot perut Anda.

Kehamilan juga dapat mengubah postur tubuh dan memberi beban pada punggung Anda.

Perubahan hormonal pada kehamilan akan berdampak pada longgarnya sendi dan ligamen yang mengikat tulang panggul ke tulang belakang.

Meski begitu, kondisi ini dapat membuat ibu hamil merasa kurang stabil dan menyebabkan rasa sakit ketika berjalan, berdiri, atau duduk untuk waktu yang lama.

Bahkan saat berguling di tempat tidur, berdiri dari kursi yang rendah, atau mengangkat barang juga bisa bikin punggung ibu hamil terasa nyeri.

Namun jika Anda mengalaminya tiba-tiba, segera beri tahu dokter. Terutama jika Anda belum pernah mengalami sakit punggung sebelumnya.

Nyeri punggung mendadak dapat menjadi tanda persalinan prematur dan mengganggu perkembangan janin usia kehamilan 32 minggu.

Perubahan lain

Perubahan lain yang terjadi seiring di usia 32 minggu kehamilan adalah peningkatan volume darah ibu selama trimester 3 kehamilan.

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh ibu dan janin, volume darah akan meningkat 40 hingga 50 persen sejak hamil.

Selain itu, gejala sesak napas dan sensasi panas pada bagian ulu hati dapat terjadi akibat rahim yang semakin menekan diafragma ibu.

Kedua kondisi tersebut dapat membuat ibu hamil susah tidur. Namun tak perlu khawatir karena hal ini wajar terjadi.

Untuk membantu meringankan rasa tidak nyaman tersebut, ibu bisa mencoba tidur dengan posisi miring ke kiri.

Sangga punggung dengan bantal tebal agar Anda tidak berguling telentang atau tengkurap di tengah malam.

Posisi tidur yang salah bisa mengganggu perkembangan janin usia kehamilan 32 minggu.

Apa yang harus saya perhatikan di perkembangan janin kehamilan usia 32 minggu?

Di usia 32 minggu kehamilan ini, ibu berisiko mengalami persalinan prematur. Tanda dan gejala persalinan prematur meliputi:

  • Kontraksi yang tidak terlalu menyakitkan, tapi membuat perut terasa kencang.
  • Kontraksi ditambah nyeri punggung dan tekanan berlebih di panggul atau paha.
  • Warna cairan keputihan vagina berupa bercak atau perdarahan.

Jika Anda mengalami lebih dari enam kontraksi dalam satu jam dan setiap kontraksi berlangsung setidaknya 45 detik, hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit.

Terlebih jika kontraksi yang Anda rasakan tidak terasa sakit. Hal ini perlu lebih diwaspadai terutama jika Anda mengalami perdarahan vagina dan kram perut yang bisa mengganggu perkembangan janin.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di perkembangan janin usia kehamilan 32 minggu?

Di usia kehamilan 32 minggu, perut Anda semakin membesar karena perkembangan janin. Ada beberapa hal yang perlu Anda diskusikan dengan dokter, yaitu:

Mencari dokter anak

Memasuki trimester ketiga, Anda mulai bisa mencari-cari dokter anak untuk si kecil nanti.

Tanyakan dokter kandungan Anda, teman, tetangga, kolega atau saudara tentang dokter anak yang dapat dipercaya. Ini adalah sebuah keputusan penting sebagai orangtua sebelum melahirkan demi kesehatan si buah hati.

Apa saja tes yang perlu dilakukan di usia 32 minggu kehamilan?

Untuk memantau perkembangan janin usia 32 minggu kehamilan Anda, dokter dapat meminta ibu untuk melakukan pengecekan dua kali seminggu.

Dokter dapat memberikan tes berdasarkan kebutuhan kondisi kesehatan Anda. Tesnya antara lain sebagai berikut:

  • Menimbang berat badan dan tes tekanan darah ibu
  • Pemeriksaan urine untuk memeriksa kadar gula dan protein
  • Uji denyut jantung janin
  • Pemeriksaan ukuran rahim dengan menyentuh bagian luar untuk mengecek kesiapan kelahiran
  • Ketinggian fundus (puncak rahim)
  • Memeriksa kaki varises, serta bengkak pada kaki dan tangan
  • Skrining glukosa ibu hamil
  • Tes darah untuk anemia
  • Skrining bakteri streptokokus Grup B

Konsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki masalah atau reaksi alergi pada tes tertentu.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan perkembangan janin usia kehamilan 32 minggu?

Di usia kehamilan 32 minggu, Anda perlu menjaga kesehatan dan keselamatan janin dan ibu hamil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti:

Melakukan prenatal yoga

Yoga dapat menjadi cara yang ideal untuk menjaga kesehatan ibu dan membantu perkembangan janin agar tetap sehat.

Latihan yoga dapat membantu Anda belajar untuk bernapas lebih dalam dan rileks. Tentu ini akan berguna saat Anda menghadapi tuntutan fisik untuk proses kelahiran dan saat menjadi ibu baru.

Yoga dapat meringankan tubuh dan jiwa, menetralkan stres fisik dan emosi selama kehamilan.

Menghadiri kelas yoga juga merupakan cara terbaik untuk bertemu wanita hamil lain dan saling memberi dukungan.

Mengobati jamur kuku

Pada masa perkembangan janin yang masuk ke usia 32 minggu, tubuh ibu bisa rentan terkena jamur kuku karena perubahan hormon di dalam tubuh.

Jika Anda mengalami jamur kuku, lebih baik untuk tetap gunakan krim antijamur oles. Obat ini tidak berbahaya untuk digunakan selama kehamilan 32 minggu, karena obat tidak menyerap ke aliran darah Anda dan menyebabkan masalah perkembangan janin.

Jadi setelah 32 minggu, akan seperti perkembangan janin Anda di minggu berikutnya?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

    Meskipun nasi boleh dimakan saat hamil, namun ada alternatif makanan pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat yang jauh lebih sehat untuk ibu hamil.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Nutrisi, Hidup Sehat 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

    Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
    Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

    Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

    Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara pijat bayi

    Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    ibu hamil makan daging kambing

    Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    pekerjaan rumah tangga saat hamil

    Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit