Apakah Demam Tinggi Saat Hamil Berbahaya Bagi Janin?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Demam saat hamil mungkin termasuk masalah ringan. Namun, tetap saja tidak boleh disepelekan, apalagi jika ibu hamil mengalami demam tinggi. Tidak sembarang obat demam bisa dikonsumsi saat hamil. Lalu, bagaimana mengatasi kondisi ini? Apakah demam tinggi saat hamil bisa membahayakan bayi dalam kandungan?

Apakah demam tinggi saat hamil bisa membahayakan bayi?

Demam ringan di bawah 38 derajat Celcius umumnya tidak menimbulkan kekhawatiran dan biasanya tidak akan berpengaruh pada kehamilan Anda. Namun, demam yang lebih tinggi dari itu bisa menjadi serius.

Anda mungkin akan merasa tidak nyaman saat demam, suhu tubuh tinggi, berkeringat, kadang menggigil, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan bahkan dehidrasi.

Ibu hamil dan bayi dalam kandungannya lebih mungkin mengalami komplikasi serius dari demam yang tinggi. Demam tinggi meningkatkan risiko cacat lahir, kelainan jantung bawaan atau keguguran pada awal kehamilan. Semakin tinggi demam dan semakin lama demam, semakin tinggi risikonya.

Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Molecular Psychiatry, melaporkan bahwa infeksi pada kehamilan dan respon sistem kekebalan tubuh yang terjadi saat itu,mungkin dapat meningkatkan risiko autisme.

Demam tinggi saat hamil, termasuk dalam kondisi ini. Penelitian tersebut menemukan bahwa demam saat hamil memiliki 34 persen risiko lebih tinggi mengalami autisme pada anak yang dilahirkan. Sementara demam tinggi saat hamil selama trimester kedua memiliki risiko 40 persen lebih tinggi.

Tetapi, banyak juga laporan dari ibu hamil yang mengalami demam tapi bayi dalam kandungannya baik-baik saja. Meski begitu, bukan berarti Anda bisa menyepelekannya. Demam saat hamil juga memerlukan perhatian khusus dan pengobatan yang tepat, untuk menghindari kemungkinan buruk yang akan terjadi pada bayi.

Apakah ibu boleh minum obat saat demam?

Anda dapat mengobati demam dengan minum air putih yang banyak dan beristirahat.,tetaplah di tempat tidur jika Anda merasa sangat tidak sehat. Namun jangan terlalu menutupi diri Anda dengan selimut. Ini bisa membuat tubuh Anda berkeringat berlebihan dan terlalu panas, juga tidak baik untuk bayi Anda.

Anda juga dapat mengambil obat paracetamol untuk mengobati demam selama kehamilan. Tetapi tetap konsumsi sesuai dosis (total dosis dalam sehari tidak lebih dari dosis maksimal) dan tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Hindari mengonsumsi obat non steroid antiinflamasi (NSAID) seperti ibuprofen atau aspirin, untuk meredakan demam. Obat NSAID dapat menembus plasenta sehingga dapat membahayakan janin, serta dapat memengaruhi sistem kardiovaskular (jantung) bayi di kemudian hari.

Bila demam Anda semakin tinggi, dan gejala lainnya semakin parah. Segera hubungi dokter Anda. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat untuk meredakan demam Anda.

Dokter juga mungkin akan menawarkan beberapa tes jika ia tidak menemukan penyebab yang jelas dari demam Anda. Tes ini bisa melibatkan sampel urine dan tes darah.

Cara lain untuk mengatasi demam saat hamil

Bila Anda tidak ingin menurunkan demam dengan obat, Anda dapat mencoba melakukan beberapa cara ini.

  • Berbaring dan kompres kening Anda dengan air dingin.
  • Mandi air hangat. Hindari mandi air dingin, karena dapat menyebabkan Anda menggigil, sehingga demam Anda bisa meningkat. Air hangat bisa menurunkan demam ketika air menguap dari kulit Anda.
  • Minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan dapat membantu mendinginkan tubuh Anda.
  • Pastikan sirkulasi udara di rumah Anda berjalan lancar agar Anda tidak kepanasan.
  • Hindari mengenakan pakaian yang terlalu tebal.
  • Tetap di dalam ruangan yang dingin atau teduh.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilek

Pilek adalah salah satu kondisi yang umum menyerang. Namun, penyakit ini nyatanya beda dengan flu. Lantas, apa itu pilek? Apa bedanya dengan flu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Kesehatan Pernapasan 1 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

Jika Anda mengalami demam ringan, tak perlu khawatir. Ada banyak obat demam alami yang bisa dengan mudah ditemukan di rumah. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Informasi Kesehatan 28 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Batuk pada Bayi, Ketahui Jenis dan Cara Mengatasinya

Batuk pada bayi perlu diatasi dengan tepat, tapi berbeda batuk beda juga penanganannya. Apa saja jenis batuk yang biasa dialami bayi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Agar Tahu Suhu Normal Bayi, Begini Cara Mengukur Sesuai dengan Lokasinya di Tubuh

Sudah tahukah Anda berapa suhu tubuh bayi yang normal? Penting untuk mengetahuinya agar Anda bisa segera mendeteksi saat bayi sedang demam.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
demam pada anak

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
berapa suhu tubuh normal

Suhu Tubuh Normal dan Penyebab Suhu Tubuh Naik-Turun

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
obat alami demam anak

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit