5 Penyebab Sistem Imun Lemah dan Tubuh Mudah Sakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mengapa beberapa orang menjadi lebih mudah sakit? Mungkin mereka mengalami penurunan kemampuan untuk melawan bakteri, virus, dan benda asing lain yang dapat menyebabkan penyakit. Kemampuan tubuh dalam melawan infeksi penyakit adalah fungsi dari sistem imun atau kekebalan tubuh. Jika sistem imun lemah, tubuh tidak dapat mempertahankan diri dari berbagai ancaman kesehatan. Lalu apa yang menyebabkan sistem imun lemah? Simak ulasannya di sini.

Berbagai penyebab sistem imun lemah

1. Stres

Hampir semua orang pernah merasakan efek stres di beberapa titik dalam hidup. Sakit kepala, rasa sakit di dada, rasa gelisah, dan perasaan tegang secara keseluruhan merupakan gejala stres.

Faktor-faktor tersebut semua bergabung sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tubuh dari ancaman kesehatan.

2. Kurang aktif

Sistem imun lemah bisa disebabkan karena Anda kurang aktif atau tidak berolahraga. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat membantu fungsi neutrofil, yaitu jenis sel darah putih yang membunuh mikroorganisme yang tidak diinginkan dan terkadang dapat membahayakan kesehatan.

3. Kurang tidur

Anda mungkin tidak menyadari, saat Anda sedang tidur sel-sel dalam darah yang melawan infeksi bekerja untuk menjaga tubuh. Jadi, kurang tidur bisa menyebabkan tubuh tidak dapat bekerja efektif dalam melawan infeksi atau kuman penyakit.

4. Dehidrasi

Setiap jaringan dan organ di dalam tubuh bergantung pada air, karena membantu membawa nutrisi dan mineral ke sel, dan menjaga mulut, hidung, dan tenggorokan Anda lembap, juga untuk menghindari penyakit.

Meskipun tubuh terdiri dari 60 persen air, Anda kehilangan cairan melalui buang air kecil, buang air besar, berkeringat, dan bahkan bernapas. Dehidrasi terjadi ketika Anda tidak cukup mengganti cairan yang hilang.

Dehidrasi ringan hingga sedang terkadang sulit diidentifikasi, tetapi bisa membuat Anda sakit. Gejala dehidrasi ringan hingga sedang dapat disalahartikan sebagai nyeri, kelelahan, sakit kepala, dan sembelit.

Kedua dehidrasi akut dan kronis bisa berbahaya, bahkan mengancam jiwa. Gejala termasuk haus yang ekstrem, mata cekung, sakit kepala, tekanan darah rendah, detak jantung cepat, kebingungan dan merasa lelah.

5. Kurangnya asupan nutrisi yang diperlukan

Penting untuk makan berbagai makanan yang seimbang termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, dan sumber gandum utuh yang membantu mendukung sistem kekebalan dengan menyediakan vitamin, mineral, fitokimia dan antioksidan yang penting.

Sama pentingnya, sebaiknya Anda menghindari makan makanan berlemak, terutama lemak tak jenuh ganda yang cenderung menekan sistem kekebalan tubuh.

Asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sistem imun tubuh adalah vitamin C, ginseng dan bunga echinacea. Vitamin C diperlukan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi tubuh dari penyakit jantung, mata dan kerutan pada kulit. Vitamin C dapat Anda peroleh dari buah maupun sayuran. Namun jika daya tahan tubuh Anda sedang menurun maka Anda membutuhkan tambahan suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin C.

Selain vitamin C Anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan herbal dalam menjaga kekebalan tubuh seperti ginseng Asia (Panax ginseng) atau ginseng Amerika (Panax quinquefolius). Antioksidan dalam ginseng mampu meningkatkan sistem imun atau daya tahan tubuh.

Anda juga bisa menggunakan bunga echinacea, yang bagus digunakan untuk meningkatkan sistem imun dan membantu tubuh meredakan berbagai gejala penyakit seperti flu atau penyakit infeksi. Bunga ini memiliki campuran zat aktif yang kompleks, beberapa di antaranya disebut antimikroba. Sementara kandungan lainnya yaitu fenol dan alkylamides diyakini memiliki efek pada sistem kekebalan tubuh manusia dan antioksidan.

Tentunya untuk memenuhi ketiga nutrisi tersebut Anda tidak perlu bingung mencari 3 jenis makanan yang berbeda. Anda dapat mempertimbangkan penggunaan suplemen daya tahan tubuh yang memuat sekaligus tiga nutrisi tersebut. Suplemen tersebut dapat membantu Anda dalam meningkatkan sistem imun.

Tips meningkatkan sistem imun tubuh

Kurang tidur, stress, dan pola makan buruk bisa membuat sistem imun Anda melemah. Oleh karena itu, Anda mungkin perlu mempertimbangkan tambahan nutrisi dari suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, ginseng dan bunga echinachea. Fungsi suplemen tersebut dapat memudahkan Anda memenuhi nutrisi untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

Selain nutrisi tersebut, penting bagi Anda untuk tetap memperhatikan waktu tidur, mengurangi stress, menjaga status hidrasi tubuh dan tetap berolahraga. Hal ini dapat membantu Anda agar tetap fit dan tubuh tak mudah terserang penyakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.
Sumber

Low Immune System: What Are The Causes? https://www.delimmune.com/low-immune-system-what-are-the-causes/ diakses 8 Mei 2018.

10 Simple and Natural Ways to Boost Your Immune System https://www.everydayhealth.com/columns/white-seeber-grogan-the-remedy-chicks/ten-simple-natural-ways-to-boost-immune-system/ diakses 8 Mei 2018.

Why Am I Always Sick? https://www.healthline.com/health/cold-flu/always-sick diakses 8 Mei 2018.

Echinacea benefit https://www.medicalnewstoday.com/articles/252684.php diakses 8 Mei 2018.

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Kerja Sistem Imun Manusia?

Sistem imun adalah salah satu fungsi tubuh manusia yang amat penting. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana cara kerja sistem imun manusia?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Tamara Alessia
Fakta Unik 3 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Demi fungsi sistem imun yang optimal, tubuh butuh asupan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Ketahui peran nutrisi untuk dukung sistem imun dan sumbernya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Nutrisi, Hidup Sehat 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan nutrisi dan makanan untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen dan vitamin penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 November 2020 . Waktu baca 7 menit