Perlukah Jujur Pada Pasangan Soal Hubungan Masa Lalu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda menjalani hubungan asmara, kejujuran dan keterbukaan adalah dua fondasi penting yang perlu ditanam sejak awal. Dua hal ini menjadi kunci hubungan yang sehat dan bahagia. Seiring waktu, masing-masing pihak dapat menceritakan kehidupan pribadinya pada satu sama lain. Mulai dari kenangan masa kecil, polemik keluarga, hingga soal mantan terdahulu. Namun selain jumlah mantan yang dimiliki, perlukah jujur soal aspek lainnya dari hubungan masa lampau pada pasangan baru?

Perlukah jujur pada pasangan soal hubungan masa lalu?

merasa tidak pantas untuk pasangan

Riwayat asmara di masa lalu kerap dianggap sebagai topik obrolan yang sensitif. Tidak sedikit juga orang yang bingung apakah topik ini benar-benar perlu diangkat atau tidak.

Terlebih jika topiknya khusus menyangkut riwayat aktivitas seks, kekerasan dalam hubungan, dan masalah-masalah rentan lainnya.

Alasan utamanya karena khawatir pembahasan ini dapat menyinggung perasaan pasangan, membuatnya minder, atau justru mengubah pandangannya terhadap diri kita. Namun jika tidak dibahas, hal ini bisa mengganjal di benak karena Anda merasa merahasiakan sesuatu dari pasangan.

Lantas, perlukah membahas hubungan masa lalu Anda, termasuk trauma, pada pasangan yang baru? Jawabannya tergantung pada Anda. Bisa iya, bisa juga tidak.

Menceritakan hubungan masa lalu pada pasangan yang baru bukan hal yang bisa dipaksakan. Meski begitu, Anda juga harus siap dengan segala konsekuensinya. Terlebih jika masa lalu Anda tak cukup “bersih”.

Apa pertimbangannya?

Nilai plusnya, pasangan baru Anda tentu dapat mengenal dan memahami Anda lebih jauh. Obrolan ini juga bisa jadi kesempatan baginya belajar memperlakukan Anda dengan lebih baik lagi.

Selain itu, ini juga bisa menjadi momen untuk membangun kepercayaan dan keterbukaan satu sama lain. Jika melihat Anda berani jujur bercerita, pasangan kemungkinan besar akan tergerak melakukan hal yang sama.

Menurut Tyra S. Gardner, Ph.D, psikoterapis dan terapis hubungan, keterbukaan bisa memperkuat ikatan batin Anda dan pasangan dalam jangka panjang.

Di lain sisi, jujur pada pasangan soal masa lalu juga memiliki kekurangan yang mungkin perlu dipertimbangkan. Ketika Anda menceritakan semua keburukan Anda di masa lalu, mungkin pasangan baru Anda tidak bisa menerimanya dengan baik.

Hal ini bisa membuat ia kemudian mengubah caranya memandang atau memperlakukan Anda. Ada kemungkinan juga dirinya dapat memertimbangkan kelanjutan hubungan ini kke depannya karena ia tidak dapat menerima masa lalu Anda.

Temukan waktu yang tepat untuk berbicara

salah paham dengan pasangan

Apabila Anda memutuskan untuk jujur pada pasangan soal masa lalu, temukan waktu yang tepat untuk membicarakannya.

Ketika pasangan menanyakannya langsung, ajak pasangan untuk duduk bersama dalam kondisi tenang dan nyaman. Setelah itu, baru kemudian ceritakan apa yang ingin Anda bagi padanya.

Namun, sebaiknya Anda juga memahami karakter pasangan terlebih dahulu. Pasalnya, ada tipe orang yang justru terlalu sensitif untuk menerima informasi seputar masa lalu.

Ada juga orang yang lebih memilih untuk tidak tahu ketimbang harus mendengar informasi yang bisa menyakitinya.

Anda juga tak perlu menceritakan dengan sangat detail jika topiknya dirasa akan menyakiti pasangan. Biarkan hanya Anda yang tahu dan menjadikan hal ini sebagai pelajaran di masa yang akan datang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nggak Perlu Jaim, Ini Manfaatnya Jadi Diri Sendiri di Depan Pasangan

Tak perlu jaim, menjadi diri sendiri di depan pasangan nyatanya membawa banyak manfaat bagi kelangsungan hubungan Anda. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11/09/2019 . Waktu baca 5 menit

Pacar Bau Badan? Begini Cara Bijak Memberi Tahu Tanpa Menyakiti Hatinya

Punya pasangan yang bau badan tentu bikin pusing tujuh keliling. Mau jujur rasanya sungkan, tapi kalau disimpan saja dalam hati jadi keki. Harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/07/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Ampuh Menghadapi Pasangan yang Dulunya Playboy

Playboy yang sudah keluar dari dunianya memang masih sering diragukan oleh pasangannya. Nah, ini dia beberapa cara mengatasi pacar yang dulunya playboy.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 02/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Tak Suka Sifat Pasangan Tapi Bingung Mau Bagaimana? Pertimbangkan 5 Hal Ini

Anda merasa terganggu dengan sifat pasangan Anda namun tidak berani untuk mengatakannya? Ini dia cara mengatakan tidak suka terhadap sifat pasangan Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 31/05/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengakui kebohongan pada pasangan

Sudah Jujur Saja, Tak Apa Mengakui Kebohongan pada Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . Waktu baca 5 menit
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghukum anak berbohong

Menghukum Anak Karena Berbohong Justru Akan Membuatnya Berbohong Lagi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 5 menit
terlalu membuka diri

Alasan Mengapa Seseorang Senang Berbagi Rahasia Kepada Orang Asing

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 17/11/2019 . Waktu baca 4 menit