7 Penyebab Kulit Penis Kering (Mana yang Anda Alami?)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kulit penis sangat tipis sehingga mudah sekali mengalami iritasi. Ini juga yang menyebabkan kulit penis rentan kering. Jika kulit penis Anda tampak kering, biasanya ada hal yang lebih dulu menyebabkannya. Kulit penis tidak bisa serta-merta kering tanpa penyebab yang jelas. Sebaiknya, segera cari tahu apa penyebab kulit penis Anda kering agar Anda bisa mengatasi dan menghindarinya terjadi lagi di kemudian hari.

Penyebab kulit penis kering yang umum

masturbasi

Ada banyak sekali penyebab kekeringan pada kulit penis. Berikut penyebab yang mungkin salah satunya Anda alami:

1. Berhubungan seks tanpa pelumas

Pelumas memang bukan barang wajib dalam seks. Ini karena penis dan vagina akan mengeluarkan pelumas alaminya sendiri saat terangsang. Namun, ketika jumlah pelumas alami yang keluar tidak cukup untuk “membasahi”, Anda tentu butuh pelumas tambahan.

Ketika Anda memaksakan berhubungan seks atau masturbasi tanpa pelumas, jangan heran jika kulit penis akan kering.

Akan tetapi, jangan gunakan pelumas berbahan gliserin dan paraben karena justru bisa membuat kekeringan semakin menjadi-jadi. Untuk itu, pilihlah pelumas berbahan dasar air yang membuat seks lebih nyaman dan penis pun tetap lembap setelahnya.

2. Sabun mandi

Sering membersihkan penis dengan sabun mandi? Mulai sekarang hindari kebiasaan ini.

Menggosok penis dengan sabun mandi justru membuat kulit penis akan kering. Belum lagi sabun mandi memiliki kandungan yang terlalu keras untuk kulit penis.

Jika ingin membersihkan penis, cukup basuh dengan air saat mandi atau sehabis buang air kecil. Kalau pun ingin menggunakan sabun, gunakan produk berbahan lembut seperti sabun bayi atau sabun tak berpewangi.

3. Alergi lateks

Kondom berbahan lateks bisa membuat kulit penis lebih kering dari biasanya. Kondisi ini terjadi ketika seseorang memiliki alergi terhadap lateks pada kondom.

Lateks adalah zat alami yang berasal dari getah pohon karet. Alergi ini biasanya dipicu oleh protein tertentu yang terkandung pada lateks.

Selain kulit penis yang kering, gejala alergi lateks yaitu:

  • Penis gatal
  • Penis bengkak
  • Bersin
  • Mata berair
  • Ruam pada penis
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Mengi

Orang dengan alergi lateks yang parah bisa mengalami syok anafilaksis saat bersentuhan dengan lateks. Syok anafilaksis ditandai dengan dada sesak sehingga sulit bernapas hingga pingsan.

Untuk menghindarinya, gunakan kondom yang bebas lateks seperti poliuretan atau silikon agar kulit penis tidak kering. Baca baik-baik kemasan produk sebelum membelinya untuk memastikan bahwa kondom ini tidak terbuat dari lateks.

4. Celana yang terlalu ketat

Menggunakan celana yang terlalu ketat tak baik untuk kesehatan kulit penis. Celana yang terlalu ketat membuat penis mengalami gesekan berlebih yang bisa membuat kulit mengalami iritasi dan akhirnya kering.

Gunakan celana jeans dan celana dalam yang agak longgar agar penis tetap memiliki ruang untuk bernapas. Selain itu, pilihlah celana dalam berbahan katun yang lembut agar bisa menyerap keringat dengan baik.

5. Infeksi jamur

Infeksi jamur bisa menyebabkan kulit penis kering bahkan hingga mengelupas. Selain itu, penis juga biasanya mengalami berbagai gejala lain seperti:

  • Ruam
  • Bercak putih
  • Bengkak
  • Iritasi di bagian kepala penis
  • Keluarnya cairan kental
  • Sakit saat berhubungan seks dan buang air kecil

Balanitis dan kurap adalah dua jenis infeksi jamur yang paling sering menyerang penis. Keduanya dapat diobati dengan krim antijamur yang bisa dibeli bebas di apotek tanpa perlu resep dokter. Biasanya dibutuhkan waktu hingga 10 hari untuk sembuh dari infeksi jamur yang menyerang.

6. Eksim

Selain menyerang kulit tubuh, eksim juga bisa mengenai kulit penis sehingga membuatnya jadi kering. Eksim yang menyerang penis biasanya jenis atopik, dermatitis seboroik, dan eksim kontak atau iritan.

Selain kulit yang kering eksim juga membuat kulit penis terasa sangat gatal disertai dengan benjolan kecil di sekitarnya.

Dikarenakan kulit penis cenderung tipis, pengobatannya perlu hati-hati dan mengikuti petunjuk yang diberikan dokter. Dokter biasanya akan memberikan krim kortikosteroid dengan kadar kekuatan yang rendah.

7. Psoriasis

Dilansir dari National Psoriasis Foundation, psoriasis juga termasuk penyakit kulit yang bisa menyerang penis. Psoriasis terbalik adalah tipe psoriasis yang paling sering mengenai area kelamin termasuk penis. Masalah kulit yang satu ini biasanya dipicu oleh infeksi jamur di kulit.

Psoriasis terbalik biasanya ditandai dengan tanda dan gejala seperti:

  • Bercak merah kecil pada batang penis
  • Peradangan yang memburuk saat kulit penis bergesekan dan berkeringat
  • Munculnya lapisan putih keperakan yang sangat tipis dan kering
  • Kuit penis terasa sakit

Untuk mengatasinya, dokter akan memberikan kombinasi perawatan seperti krim kortikosteroid dan terapi sinar ultraviolet.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca