6 Penyebab Mata Perih dan Pedih Seperti Terbakar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernah merasa mata perih dan muncul sensasi seperti terbakar? Sebenarnya, kondisi ini kurang lazim terjadi dan sangat mungkin hal ini menjadi tanda dari salah satu masalah kesehatan tertentu. Lantas, apa saja ya penyebab mata perih?

Berbagai penyebab mata perih plus cara mengatasinya

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab mata perih dan terasa seperti terbakar, yaitu:

1. Blepharitis

Blepharitis adalah infeksi atau peradangan yang terjadi di kelopak mata, kondisi ini ditandai dengan kemunculan kerak, kemerahan atau kulit kering seperti ketombe di dasar kelopak atau bulu mata. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan masalah pada kelenjar minyak di kelopak mata. Umumnya, selain mengalami sensasi perih dan menyengat, biasanya blepharitis juga disertai dengan kemerahan dan bengkak pada mata.

Untuk mengatasi blepharitis, Anda bisa mengompres mata dengan air hangat. Tujuannya untuk menjaga kelenjar minyak agar tidak tersumbat serpihan kulit kering di sekitar bulu mata.

Selain itu, dokter juga biasanya akan meresepkan salep antibiotik untuk dioleskan ke dasar bulu mata Anda atau obat antibiotik minum dan juga obat tetes mata steroid. Anda juga perlu menjaga kebersihan bulu-bulu mata setiap hari dengan sampo bayi agar tidak perih.

2. Mata kering

Mata kering adalah kondisi ketika saluran air mata tidak memproduksi cukup air mata. Padahal, air mata berguna untuk tetap melembapkan kelopak mata agar tidak merasa perih.

Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada wanita dan juga orangtua. Selain terasa perih, mata juga biasanya mengalami kemerahan yang disertai rasa sakit, kelopak mata terasa berat, dan penglihatan yang kabur.

Untuk mengatasi mata kering dokter akan kemungkinan akan merekomendasikan Anda menggunakan air mata buatan. Air mata buatan adalah obat tetes mata yang kandungannya seperti air mata Anda sendiri. Anda bisa menggunakannya kapan pun dibutuhkan saat mata terasa kering dan juga perih.

3. Alergi

Alergi pada mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis terjadi ketika ada zat asing yang masuk ke mata. Tubuh kemudian merespon zat ini dengan memproduksi histamin. Histamin adalah zat yang diproduksi tubuh ketika Anda mengalami reaksi alergi atau infeksi. Akibatnya, mata menjadi kemerahan dan gatal.

Biasanya, pemicu paling umum alergi mata yaitu debu, serbuk sari, asap, parfum, atau bulu hewan peliharaan. Jika Anda mengalami mata mengalami alergi maka mata bisa mengalami kemerahan, bengkak, perih, dan juga gatal.

Alergi pada mata bisa diatasi dengan menambahkan kelembapan dengan obat tetes mata. Selain itu, dokter juga biasanya akan meresepkan dekongestan untuk mengurangi kemerahan dan antihistamin minum untuk mengurangi rasa gatal. Selain itu, tetes mata steroid juga bisa diresepkan untuk membantu mengobati gejala alergi mata yang kronis dan berat.

4. Terbakar sinar matahari

fotokeratitis

Paparan sinar matahari yang berlebih pada mata bisa menyebabkan sensasi terbakar yang dikenal dengan nama fotokeratitis. Selain terasa terbakar, Anda biasanya akan merasakan berbagai gejala lain seperti lebih sensitif terhadap cahaya, mata sakit, berair, dan seperti melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.

Fotokeratitis biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua hari. Namun, Anda juga bisa membantu meringankan gejalanya dengan menaruh kain atau kapas dingin di atas mata untuk memberikan sensasi sejuk.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan air mata buatan, baik yang diresepkan atau dibeli sendiri di apotek. Hindari mengucek mata terlalu keras setelah kondisinya membaik.

5. Ocular rosacea

Ocular rosacea adalah kondisi yang menyebabkan kelopak mata meradang. Biasanya, penyakit yang satu ini menyerang orang-orang yang memiliki acne rosacea. Yaitu, kondisi kulit yang ditandai kemerahan pada wajah dan masuk dalam kategori peradangan kronis.

Umumnya, orang dengan ocular rosacea mengalami berbagai gejala seperti rasa sakit pada mata disertai perih dan sensasi terbakar, lebih sensitif terhadap cahaya, dan kehilangan penglihatan pada kasus yang parah.

Untuk membantu meringankan gejala ocular rosacea, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik minum seperti tetracycline, doxycicline, erythromycin, dan minocycline.

6. Pterigyum

Pterigyum adalah tumbuhnya jaringan daging di bagian mata yang berwarna putih. Biasanya daging ini muncul di bagian mata yang mendekati hidung atau bisa juga muncul di bagian terluar mata. Para ahli memperkirakan kondisi ini disebabkan oleh kombinasi mata kering dan paparan sinar UV.

Biasanya gejala pterigyum yang akan muncul yaitu sensasi terbakar pada mata, gatal, kemerahan, dan juga pembengkakan. Dalam kasus yang lebih parah, pertumbuhan jaringan daging ini bisa melebar dan menutupi kornea hingga mengganggu penglihatan.

Jika Anda memiliki pterigyum, segera konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan mengobati berbagai ketidaknyamanan yang Anda alami dengan memberikan tetes mata pelumas atau steroid. Namun, jika pterigyum tumbuh cukup besar dan melebar maka dokter akan merekomendasikan untuk menghilangkannya dengan operasi.

Dokter akan mentransplantasikan jaringan tipis normal ke area tumbuhnya jaringan. Teknik ini membantu mengurangi kemungkinan jaringan tumbuh kembali di kemudian hari. Selain itu, Anda juga perlu menghindari mata dari kekeringan, paparan sinar matahari berlebih, dan juga debu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Retinopati Diabetik

Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyerang mata dan bisa menyebabkan kebutaan. Cari tahu lebih lengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 1 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 8 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Kalazion adalah kondisi timbulnya benjolan pada kelopak mata. Perlu cara khusus untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Polusi udara tak hanya berbahaya untuk kesehatan pernapasan Anda, tapi juga kesehatan mata. Berikut berbagai cara untuk mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk mata kering

3 Nutrisi Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 3 menit
mata lelah

3 Cara Mencegah dan Mengatasi Mata Kering

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
pakai lensa kontak alergi mata

Alergi Softlens: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
trikiasis

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit