Takut Alami Infeksi Mata Karena Pakai Softlens? Yuk, Hindari Dengan 4 Cara Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Softlens alias lensa kontak, sekarang ini lebih banyak diminati ketimbang kacamata biasa. Selain lebih praktis, pilihan lensa yang berwarna-warni akan membuat mata Anda jadi lebih indah. Namun, tetap saja ada orang yang tidak mau pakai softlens karena takut mengalami infeksi mata. Sebenarnya, efek pakai softlens ini sangat mungkin dicegah, kok. Yuk, intip cara pakai softlens yang benar supaya mata bebas infeksi.

Infeksi mata, efek pakai softlens yang paling sering terjadi

Efek pakai softlens yang paling sering terjadi adalah infeksi pada mata. Biasanya, hal ini disebabkan karena kebiasaan pakai lensa kontak yang tidak benar. Area mata sangat sensitif dan sangat mudah terinfeksi. Mengucek mata dengan tangan kotor saja, sudah bisa meningkatkan peluang infeksi mata. Apalagi jika Anda tidak pakai softlens tidak benar.

Begini cara pakai softlens yang benar supaya bebas infeksi

1. Pastikan tangan bersih

Pertama-tama, cuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun. Lalu, keringkan dengan handuk bersih. Gunakan ujung jari telunjuk dan jari tengah Anda untuk mengambil lensa kontak dari wadahnya. Menggunakan tangan yang satunya, lebarkan bagian atas dan bawah kelopak mata Anda.

Letakkan lensa kontak pada bagian putih mata Anda dengan lembut. Pejamkan mata Anda perlahan, lalu gerakkan bola mata Anda dan berkediplah beberapa kali hingga terpasang sempurna.

Untuk melepasnya, pastikan Anda telah mencuci tangan dengan bersih, lalu arahkan mata Anda ke atas, geser lensa ke bagian putih mata secara perlahan. Cubit lensa kontak menggunakan telunjuk dan ibu jari dengan lembut, lalu lepaskan dari mata Anda. Jika cara memasang dan melepasnya sudah benar, Anda bisa terhindar dari risiko infeksi mata.

2. Jangan lupa bersihkan softlens

Ada jenis lensa kontak yang langsung dapat dibuang setelah digunakan, dan ada pula lensa berjangka waktu yang perlu dibersihkan secara rutin. Nah, efek pakai softlens ini terjadi jika lensa jarang dibersihkan. Saat membersihkan lensa kontak, pakailah cairan pembersih maupun obat tetes mata yang sesuai dengan jenis dan merk yang Anda gunakan.

Untuk membersihkannya, letakkan lensa kontak pada telapak tangan Anda. Kemudian, gosoklah secara lembut menggunakan jari telunjuk. Ulangi hal ini setiap kali lensa kontak selesai digunakan.

3. Simpan lensa kontak di tempatnya

Lensa kontak sangat rentan terpapar debu dan kotoran. Maka dari itu, Anda perlu cermat dalam menjauhkannya dari benda sehari-hari yang menjadi sumber keduanya.

Cegah permukaan lensa bersentuhan langsung dengan air keran, air botolan, ataupun air penyulingan. Rutinlah mengganti cairan di dalam tempat lensa kontak, dan jangan lupa mengganti tempatnya setiap tiga bulan sekali. Sebisa mungkin, jangan pula membiarkan ujung botol bersentuhan dengan jari, mata, maupun benda lainnya.

4. Hindari kebiasaan buruk yang sebabkan infeksi mata

Infeksi mata akibat lensa kontak biasanya dipicu oleh kebiasaan buruk penggunanya. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda cermati dalam menggunakan lensa kontak:

  • Jangan tidur dengan menggunakan lensa kontak karena hal ini akan membu
  • atnya menjadi kering dan memicu iritasi.
  • Hindari menggunakan lensa kontak milik orang lain, terlebih jika lensa tersebut telah digunakan.
  • Lepaskan lensa kontak jika Anda hendak berenang, sebab air kolam mengandung bakteri dan kotoran yang dapat menyebabkan infeksi pada mata.
  • Pastikan Anda membuang sisa cairan pembersih yang terdapat pada tempat penyimpanan. Selalu gunakan cairan yang baru untuk menyimpan lensa kontak yang telah Anda gunakan.
  • Jangan menggunakan cairan pembersih yang telah kedaluwarsa, sekalipun cairan masih tersisa banyak dan tampak jernih.

Dengan menerapkan cara pakai softlens yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko infeksi mata. Efek pakai softlens lainnya, seperti iritasi juga bisa dicegah dengan penggunaan lensa yang benar. 

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 25, 2019 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca