Ada begitu banyak sekali produk pembersih wajah dengan berbagai merek dan kegunaan yang beredar di pasaran. Tidak heran ini sering membuat orang bingung untuk memilih yang mana. Jika Anda salah satunya, jangan keburu tergiur iklan! Kenali dulu berbagai jenis pembersih wajah yang paling umum, lalu cocokkan dengan kebutuhan dan jenis kulit Anda. Simak panduan memilih pembersih wajah terbaik dalam artikel ini.

Mengenal berbagai jenis pembersih wajah

1. Sabun batangan

Sabun batangan tidak bisa dan tidak cocok untuk dijadikan pembersih wajah, apapun jenis dan masalah kulit Anda. Sabun batangan bersifat mengeringkan kulit karena terbuat dari deterjen kasar yang akan mengikis semua lapisan dari kulit wajah Anda, baik yang buruk dan juga yang baik.

Sebisa mungkin hindari menggunakan sabun batangan untuk mencuci muka. Namun jika benar-benar kepepet dan darurat, sabun batangan tertentu dapat digunakan untuk jenis kulit wajah berminyak

2. Sabun cair

Sabun cuci muka cair adalah jenis pembersih wajah yang paling umum dan tahan lama. Bentuknya bisa berupa gel, lotion, atau krim. Bedanya, sabun cuci muka bentuk krim mengandung minyak dan pelembap, yang lebih cocok untuk kulit normal/kering/variasi, sementara yang bentuk gel lebih cocok untuk kulit berminyak atau sensitif. Karena kandungan minyak dan pelembap ini, sabun krim mungkin tidak membersihkan wajah sebersih sabun cair gel.

Namun hati-hati. Bahkan sabun yang paling lembut pun bisa terlalu mengeringkan bagi kulit wajah yang kering atau sedang mengalami iritasi.

3. Sabun cair tanpa busa

Sabun cair tanpa busa biasanya berbentuk gel atau lotion. Umumnya pembersih ini diperuntukkan bagi mereka dengan kulit wajah yang sensitif dan rentan eksim. Karena tidak menghasilkan busa, sabun cair jenis ini tidak terlalu membersihkan wajah, terlebih lagi untuk membersihkan makeup dan/atau sunscreen. Sabun cair tanpa busa bisa dibersihkan dengan air atau tisu. Sabun ini juga umumnya akan meninggalkan lapisan tipis pada kulit wajah setelah pemakaian. Sabun cair tanpa busa cocok dipakai di pagi hari atau untuk mereka yang memiliki jenis kulit kering.

4. Balsem pembersih (cleansing balm)

Pembersih wajah satu ini tersedia dalam bentuk krim atau kertas sekali pakai. Biasanya digunakan untuk menghapus makeup pada orang dengan kulit ekstra kering. Cleansing balm berbentuk krim mirip dengan balsem biasa, sementara yang berbentuk minyak mempunyai komposisi jelly seperti minyak yang padat pada suhu ruangan, tapi akan mencair jika bersentuhan dengan panas tubuh. Pembersih jenis ini sangat bagus untuk menghapus makeup, sunscreen, dan produk anti air lainnya. Biasanya setelah pemakaian akan meninggalkan sisa-sisa minyak pada wajah, tapi Anda dapat membersihkannya lagi.

5. Micellar water

Micellar water memiliki tekstur seperti air. Pembersih ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki kulit senstif atau kulit yang mudah iritasi. Untuk menggunakan pembersih micellar, gosokkan lembut kapas pembersih yang sudah dibasahi dengan micellar ke wajah. Segala kotoran dan sisa makeup yang menempel akan terangkat pada kapas.

Anda tidak perlu membilas wajah setelah mengusapnya dengan micellar water. Cukup keringkan dengan lap bersih atau pakai tisu, dan lanjutkan dengan mencuci muka serta perawatan wajah lainnya.

6. Minyak pembersih

Ada banyak produk minyak pembersih (cleansing oil) yang dijual di pasaran, namun Anda juga bisa menggunakan minyak alami (misalnya minyak zaitun, minyak canola. minyak jojoba) untuk menghapus makeup dan sunscreen yang tidak bisa dibersihkan oleh pembersih biasa.

Cukup oleskan 1-2 tetes minyak ke seluruh wajah Anda, gosok sebentar, lalu bilas dengan air hangat suam kuku. Apabila Anda menggunakan cleansing oil komersil, hasil bilasan akan berubah menjadi putih seperti susu. Kandungan emulsifier dalam minyak pembersih komersil juga memungkinkannya untuk dibilas bersih hanya dengan air. 

Produk minyak pembersih, yang komersil maupun alami, lebih cocok untuk pemiliki kulit normal, kering, atau variasi. Pasalnya, jenis pembersih ini akan  meninggalkan sedikit lapisan minyak di wajah yang berfungsi sebagai pelembap. 

7. Pembersih bebas sabun

Pembersih soap-free alias bebas sabun adalah pembersih tanpa kandungan sodium lauryl sulfate atau sodium laureth sulfate di dalamnya. Pembersih dengan sabun bisa menyebabkan iritasi bagi sebagian orang. Sebagian orang yang lain mungkin membutuhkan pembersih soap-free sebelum menjalani chemical peel. Menggunakan pembersih soap-free beberapa hari sebelum proses chemical peel dapat mempersiapkan kulit Anda dan membuat proses peel semakin efektif.

8. Obat-obatan

Pembersih yang mengandung asam salisilat (untuk membuka pori-pori) atau benzoyl peroxide (untuk membunuh bakteri) ditujukan untuk kulit yang rentan berjerawat. Biasanya pembersih jenis ini berbentuk sabun cair. Namun, pembersih yang mengandung obat-obatan biasanya bersifat keras. Jadi jika kulit Anda berjerawat, sebaiknya bersihkan wajah dengan pembersih yang lebih lembut, dan lanjutkan dengan produk perawatan jerawat terpisah setelahnya.

Kesimpulan

Untuk memilih pembersih wajah terbaik, belilah produk yang cocok bagi kulit Anda dan terasa nyaman pada kulit Anda. Sebagai patokan umum, lebih baik memilih pembersih yang lebih ringan daripada yang agak keras.

Prinsipnya, pembersih yang Anda gunakan setiap hari harus mengikuti jenis dan masalah spesifik kulit Anda.

  • Jika Anda mempunyai kulit yang kering, Anda harus menghindari pembersih wajah yang berbentuk foam cleanser dan memilih jenis krim yang lebih melembapkan.
  • Jika kulit Anda berminyak, foam cleanser adalah pilihan terbaik.
  • Jika kulit Anda sensitif, hindari pembersih dengan kandungan asam, parfum, pewarna, dan bahan-bahan keras lainnya.
  • Jika kulit Anda rentan jerawat, hindari sabun pembersih yang bersifat mengeringkan dan pilihlah pembersih yang lembut.
  • Jika kulit Anda sangat kering, maka Anda harus mempertimbangkan penggunaan pembersih cair atau yang berbahan dasar minyak.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca