Kanker Ginjal Pada Anak dan Orang Dewasa Itu Tidak Sama, Ini 4 Perbedaannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker bisa menyerang di sel tubuh mana pun, termasuk ginjal Anda. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalaminya. Namun, tahukah Anda bahwa kanker ginjal yang diderita anak berbeda dengan orang dewasa. Untuk tahu perbedaannya, simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan kanker ginjal pada anak dengan orang dewasa

Ginjal terdiri atas dua organ, yakni ginjal kiri dan kanan perut Anda. Tugas utama ginjal adalah menyaring darah, menghilangkan kelebihan air, garam, maupun produk limbah yang ada di tubuh dan dibuang sebagai urine. Selain itu, organ ini juga membantu memastikan bahwa tubuh memiliki cukup sel darah merah.

Organ penyaring yang penting bagi tubuh ini nyatanya bisa juga terserang kanker. Umumnya disebut dengan kanker ginjal. Baik orang dewasa, maupun anak-anak sama-sama bisa terserang penyakit ini.

Meski menyerang anak dan dewasa, kanker ginjal anak dan orang dewasa berbeda. Kanker ginjal pada anak sering disebut dengan wilms tumor atau nefroblastoma.

Sementara, kanker pada ginjal orang dewasa dikenal dengan sebutan renal cell cancer, hipernefroma, atau renal adenocarcinoma. Agar lebih jelas, mari kupas satu per satu perbedaannya.

1. Rata-rata usia yang terkena kanker

Wilms tumor umumnya terjadi pada usia anak-anak. Dikutip dari laman Mayo Clinic, penyakit ini paling sering menyerang anak usia 3 hingga 4 tahun dan jarang terjadi pada anak usia di atas 5 tahun. Sedangkan, renal adenocarcinoma semakin tinggi risikonya terjadi pada orang yang berusia lanjut.

2. Kondisi lain yang menyertai dan faktor risiko

Baik pada orang dewasa maupun anak-anak, kanker ginjal disebabkan oleh perkembangan sel abnormal. Sel terus berkembang tanpa kendali, kemudian berkumpul dan membentuk tumor pada ginjal.

Meski penyebabnya sama, faktor risikonya berbeda. Wilms tumor lebih berisiko jika ada anggota keluarga yang juga juga memiliki penyakit serupa. Selain itu, kanker ginjal yang menyerang anak ini juga lebih sering menyerang anak yang lahir dengan kelainan atau sindrom tertentu, seperti:

  • Aniridia. Anak yang lahir dengan kelainan iris (bagian mata yang berwarna).
  • Hemihipertrofi. Anak yang lahir dengan sisi tubuh atau bagian tubuh tertentu dengan ukuran yang lebih besar.
  • Sindrom WAGR. Sindrom ini meliputi Wilms tumor, aniridia, kelainan sistem reproduksi dan kemih, serta masalah kognitif.
  • Sindrom Denys-Drash. Sindrom ini meliputi penyakit ginjal dan pseudohermafroditisme pria, yakni anak lahir dengan testis namun menunjukkan karakteristik lain yang ada pada perempuan.
  • Sindrom Beckwith-Wiedemann. Anak yang lahir dengan ukuran lidah besar, organ dalam membesar, dan kelainan telinga.

masalah paru-paru bayi prematur

Beda dengan kanker ginjal pada anak, orang dewasa yang berisiko terkena kanker ini biasanya memiliki faktor berikut:

  • Kebiasaan hidup yang buruk. Kebiasaan merokok dan memiliki berat badan berlebih berisiko memperberat kerja ginjal dan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal.
  • Memiliki masalah kesehatan tertentu. Orang dewasa yang punya hipertensi, menjalani pengobatan untuk gagal ginjal, atau memiliki sindrom Birt-Hogg-Dube, yaitu kelainan langka yang memengaruhi kulit dan paru.
  • Terpapar zat kimia. Paparan bahan kimia, sepert kadmium atau herbisida bisa merangsang perkembangan sel tubuh.
  • Keturunan dan usia. Memiliki anggota keluarga dengan penyakit kanker dan berusia lebih tua sehingga sel ginjal melemah dan berisiko menjadi abnormal.

3. Gejala kanker yang muncul

Gejala kanker ginjal yang menyerang anak dan orang dewasa sangat bervariasi. Anak yang mengalami wilms tumor, sebagian besar akan mengalami tanda dan gejala berikut:

  • Nyeri perut disertai pembengkakan
  • Demam, mual, dan muntah
  • Sembelit dan kehilangan nafsu makan
  • Adanya darah pada urine
  • Sesak napas dan memiliki tekanan darah tinggi

Pada orang dewasa yang memiliki kanker ginjal, mereka juga akan merasakan adanya pembengkakan pada perut, darah pada urine, dan nafsu makan yang menurun sama seperti yang dialami anak.

Hanya saja, rasa nyeri tidak hanya di sekitar perut tapi bisa menembus ke area pinggang dan punggung. Selain itu, orang dewasa dengan kondisi ini juga biasanya memiliki anemia.

Walaupun berbeda, secara garis besar pengobatannya sama

Meskipun keduanya berbeda, orang dewasa ataupun anak-anak dengan kanker ginjal, akan mengalami perawatan yang sama.

Perawatannya meliputi operasi pengangkatan tumor dan sel kanker, diikuti dengan terapi, seperti kemoterapi, radiasi, dan obat-obatan kanker lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Fungsi Penting Air Putih untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Air dibutuhkan oleh seluruh organ dalam tubuh, termasuk ginjal. Lantas, apa fungsi air untuk ginjal? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/06/2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Mengobati pasien ginjal tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti vaksin. Ini penjelasan vaksin untuk pasien ginjal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih, Health Centers 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Kanker Usus Besar

Kanker usus besar adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Yuk, pelajari lebih dalam mengenai gejala, penyebab, dan cara mengatasiny berikut ini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

stadium kanker ovarium 4 bisa sembuh

Mari Pelajari Lebih Dalam Mengenai Stadium Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 7 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit