Kanker Ginjal Pada Anak dan Orang Dewasa Itu Tidak Sama, Ini 4 Perbedaannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Kanker bisa menyerang di sel tubuh mana pun, termasuk ginjal Anda. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalaminya. Namun, tahukah Anda bahwa kanker ginjal yang diderita anak berbeda dengan orang dewasa. Untuk tahu perbedaannya, simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan kanker ginjal pada anak dengan orang dewasa

Ginjal terdiri atas dua organ, yakni ginjal kiri dan kanan perut Anda. Tugas utama ginjal adalah menyaring darah, menghilangkan kelebihan air, garam, maupun produk limbah yang ada di tubuh dan dibuang sebagai urine. Selain itu, organ ini juga membantu memastikan bahwa tubuh memiliki cukup sel darah merah.

Organ penyaring yang penting bagi tubuh ini nyatanya bisa juga terserang kanker. Umumnya disebut dengan kanker ginjal. Baik orang dewasa, maupun anak-anak sama-sama bisa terserang penyakit ini.

Meski menyerang anak dan dewasa, kanker ginjal anak dan orang dewasa berbeda. Kanker ginjal pada anak sering disebut dengan wilms tumor atau nefroblastoma.

Sementara, kanker pada ginjal orang dewasa dikenal dengan sebutan renal cell cancer, hipernefroma, atau renal adenocarcinoma. Agar lebih jelas, mari kupas satu per satu perbedaannya.

1. Rata-rata usia yang terkena kanker

Wilms tumor umumnya terjadi pada usia anak-anak. Dikutip dari laman Mayo Clinic, penyakit ini paling sering menyerang anak usia 3 hingga 4 tahun dan jarang terjadi pada anak usia di atas 5 tahun. Sedangkan, renal adenocarcinoma semakin tinggi risikonya terjadi pada orang yang berusia lanjut.

2. Kondisi lain yang menyertai dan faktor risiko

Baik pada orang dewasa maupun anak-anak, kanker ginjal disebabkan oleh perkembangan sel abnormal. Sel terus berkembang tanpa kendali, kemudian berkumpul dan membentuk tumor pada ginjal.

Meski penyebabnya sama, faktor risikonya berbeda. Wilms tumor lebih berisiko jika ada anggota keluarga yang juga juga memiliki penyakit serupa. Selain itu, kanker ginjal yang menyerang anak ini juga lebih sering menyerang anak yang lahir dengan kelainan atau sindrom tertentu, seperti:

  • Aniridia. Anak yang lahir dengan kelainan iris (bagian mata yang berwarna).
  • Hemihipertrofi. Anak yang lahir dengan sisi tubuh atau bagian tubuh tertentu dengan ukuran yang lebih besar.
  • Sindrom WAGR. Sindrom ini meliputi Wilms tumor, aniridia, kelainan sistem reproduksi dan kemih, serta masalah kognitif.
  • Sindrom Denys-Drash. Sindrom ini meliputi penyakit ginjal dan pseudohermafroditisme pria, yakni anak lahir dengan testis namun menunjukkan karakteristik lain yang ada pada perempuan.
  • Sindrom Beckwith-Wiedemann. Anak yang lahir dengan ukuran lidah besar, organ dalam membesar, dan kelainan telinga.

masalah paru-paru bayi prematur

Beda dengan kanker ginjal pada anak, orang dewasa yang berisiko terkena kanker ini biasanya memiliki faktor berikut:

  • Kebiasaan hidup yang buruk. Kebiasaan merokok dan memiliki berat badan berlebih berisiko memperberat kerja ginjal dan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal.
  • Memiliki masalah kesehatan tertentu. Orang dewasa yang punya hipertensi, menjalani pengobatan untuk gagal ginjal, atau memiliki sindrom Birt-Hogg-Dube, yaitu kelainan langka yang memengaruhi kulit dan paru.
  • Terpapar zat kimia. Paparan bahan kimia, sepert kadmium atau herbisida bisa merangsang perkembangan sel tubuh.
  • Keturunan dan usia. Memiliki anggota keluarga dengan penyakit kanker dan berusia lebih tua sehingga sel ginjal melemah dan berisiko menjadi abnormal.

3. Gejala kanker yang muncul

Gejala kanker ginjal yang menyerang anak dan orang dewasa sangat bervariasi. Anak yang mengalami wilms tumor, sebagian besar akan mengalami tanda dan gejala berikut:

  • Nyeri perut disertai pembengkakan
  • Demam, mual, dan muntah
  • Sembelit dan kehilangan nafsu makan
  • Adanya darah pada urine
  • Sesak napas dan memiliki tekanan darah tinggi

Pada orang dewasa yang memiliki kanker ginjal, mereka juga akan merasakan adanya pembengkakan pada perut, darah pada urine, dan nafsu makan yang menurun sama seperti yang dialami anak.

Hanya saja, rasa nyeri tidak hanya di sekitar perut tapi bisa menembus ke area pinggang dan punggung. Selain itu, orang dewasa dengan kondisi ini juga biasanya memiliki anemia.

Walaupun berbeda, secara garis besar pengobatannya sama

Meskipun keduanya berbeda, orang dewasa ataupun anak-anak dengan kanker ginjal, akan mengalami perawatan yang sama.

Perawatannya meliputi operasi pengangkatan tumor dan sel kanker, diikuti dengan terapi, seperti kemoterapi, radiasi, dan obat-obatan kanker lainnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca