awal. imsonia 4 hari gabisa tidur

setelah Konsul BPJS ke psikiater hari ke 1 Ampe 22 bisa tidur dengan pulas dari jam 8 Ampe jam lima seiring berjalannya waktu pada hari ke 23 imsonia kambuh lagi untuk konsultasi bpjs harus nunggu tgl 4 lalu saya Konsul ke aplikasi halodok dan beliau menyarankan dosis ditaikin dari yang tadinya 0,5 menjadi 1 mg tapi saya a hanya minum 0,75 alasan takut terlalu kaget otak sayanya alhamdulilah bisa tidur lagi nah 2 hari pengobat berjalan normal menuju hari ke 3 saya kembali ga bisa tidur lagi lalu saya inisiatif menambah dosis sisanya yang 0,75 tadi jadi 1mg bisa tidur jam 12 malam Ampe jam 6 nah keesokan harinya saya coba dosis 1 mg begitu diminum 10menit tiba tiba jangtung berdebar dikit ,tangan dan kaki kesemutan dan suhu badan terasa dingin perut aga begah ,,, pertanyaannya dok saya mesti gmna yah sekarang


Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Anda sebaiknya segera berkonsultasi kembali dengan psikiater Anda atau mencari bantuan medis secepatnya. Gejala yang Anda alami seperti jantung berdebar, kesemutan pada tangan dan kaki, suhu badan terasa dingin, dan perut begah setelah meningkatkan dosis obat bisa jadi merupakan reaksi terhadap peningkatan dosis atau efek samping yang tidak diinginkan dari obat tersebut:

Penting untuk tidak melakukan penyesuaian dosis obat sendiri tanpa pengawasan dokter. Meskipun Anda telah berkonsultasi melalui aplikasi, perubahan dosis sebaiknya tetap dalam pantauan langsung oleh dokter yang meresepkan, terutama jika muncul efek samping. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda, menentukan penyebab efek samping yang Anda alami, dan menyesuaikan rencana pengobatan yang paling tepat. Jika menunggu jadwal konsultasi BPJS terlalu lama, pertimbangkan untuk mencari konsultasi medis segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan dan saran yang tepat. Menghentikan atau mengubah dosis obat tidur secara mendadak juga dapat menimbulkan efek samping atau memperburuk kondisi insomnia. Ingatlah bahwa penggunaan obat tidur harus hati-hati dan sesuai petunjuk dokter untuk menghindari risiko ketergantungan dan efek samping serius. Selain obat, perubahan gaya hidup seperti mengurangi kafein, menetapkan jadwal tidur, dan terapi perilaku kognitif juga dapat membantu mengatasi insomnia.

2 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Topics not found