Anxiety

Dok, saya pernah pakai obat obatan terlarang benzodiazepine sekitar kurang lebih 7 bulan. Pemberhentiannya secara langsung. Sejak berhenti pakai, saya jadi suka cemas berlebihan, attack panik, insomnia, kalau lagi marah suka gak ke kontrol. Udah ke psikiater tetep aja dok, tapi di kasih obatnya dengan yang beda. Tapi kenapa yah tetep aja dok gak ada perubahannya?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan detail.:

Penggunaan benzodiazepine yang berkepanjangan dan kemudian dihentikan secara tiba-tiba dapat menyebabkan gejala penarikan atau withdrawal symptoms, termasuk kecemasan berlebihan, serangan panik, insomnia, dan kesulitan mengendalikan emosi. Gejala ini bisa berlangsung beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah penghentian penggunaan benzodiazepine.

Meskipun Anda sudah berkonsultasi dengan psikiater dan diberikan obat yang berbeda, tetapi belum melihat perubahan yang signifikan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan: Gejala penarikan benzodiazepine bisa berlangsung cukup lama, terutama jika penggunaan obat telah berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Dalam beberapa kasus, pemulihan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Penting untuk bersabar dan memberikan waktu bagi tubuh Anda untuk pulih.

  2. Pengaturan dosis dan obat yang tepat: Psikiater Anda mungkin perlu menyesuaikan dosis obat yang Anda konsumsi atau mencoba obat lain yang lebih cocok untuk mengatasi gejala kecemasan Anda. Setiap individu memiliki respons yang berbeda terhadap obat-obatan, jadi penting untuk terus berkomunikasi dengan psikiater Anda tentang efek obat yang Anda rasakan.

  3. Terapi tambahan: Selain obat-obatan, terapi tambahan seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi bicara dapat membantu mengatasi kecemasan dan mengembangkan strategi pengelolaan stres yang lebih efektif. Diskusikan dengan psikiater Anda tentang kemungkinan mendapatkan terapi tambahan untuk membantu mengatasi gejala Anda.

  4. Perubahan gaya hidup: Selain pengobatan dan terapi, perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengurangi gejala kecemasan. Ini termasuk menjaga pola tidur yang teratur, berolahraga secara teratur, menghindari konsumsi kafein dan alkohol, serta mencari cara-cara untuk mengelola stres seperti meditasi atau relaksasi.

Penting untuk tetap berkomunikasi dengan psikiater Anda dan memberikan umpan balik tentang efek obat yang Anda rasakan. Mereka akan dapat membantu menyesuaikan pengobatan Anda dan memberikan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi Anda. Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepada psikiater Anda agar Anda dapat memahami lebih baik tentang pengobatan yang Anda jalani.

Semoga informasi ini membantu, dan semoga Anda segera mendapatkan perbaikan dalam mengatasi kecemasan Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Topics not found