Hallo sehat

Dok, saya mau tanya apakah tidak di perbolehkan untuk kita meminum kopi botolan lalu meminum minuman beralkohol? Dan apa cara menetralisirnya?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
9
1

1 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Alkohol dan kafein adalah dua jenis zat stimulan atau obat yang paling sering dikonsumsi secara bebas oleh masyarakat. Alkohol bisa ditemukan dalam bir, wiski dan minuman keras lainnya. Sementara kafein banyak terdapat pada minuman energi atau kopi. Umumnya minuman berenergi yang mengandung kafein dikonsumsi tanpa dicampur apa-apa. Namun, terkadang minuman tersebut bisa dicampur dan diminum dengan minuman beralkohol. Misalnya kalau Anda sedang nongkrong di bar, tidak jarang ditemukan di bar berbagai macam minuman. Contohnya Jagerbomb, yakni campuran antara minuman keras merek Jagermeister dan salah satu merek minuman energi yang terkenal, yaitu Redbull. Namun tidak banyak yang diketahui oleh masyarakat tentang dampak buruk antara campuran minuman beralkohol dan minuman dengan kafein. Banyak terjadi kasus keracunan alkohol dan kecelakaan lainnya yang terjadi pada remaja dan orang dewasa setelah minum alkohol dan kafein dalam waktu bersamaan. Karena itu, campuran kedua minuman ini saat ini tidak dianjurkan.


Kopi mengandung kafein, senyawa yang bekerja merangsang sistem saraf pusat otak. Kerja kafein berbanding terbalik dengan adenosin, senyawa alami dalam otak yang bersifat menenangkan. Kafein akan membajak semua reseptor adenosin yang ada di otak sehingga sel-sel tubuh malah jadi makin aktif, bukannya merileks. Ini membuat otak memicu pelepasan hormon adrenalin yang membuat Anda makin “melek” dan bersemangat. Jadi sementara sisa alkohol dalam tubuh terus membuat otak Anda bekerja lebih lambat dan “mati rasa”, tubuh Anda malah merasa lebih berenergi sehingga Anda merasa “tidak mabuk”. Padahal, efek minum kopi setelah minum alkohol sama sekali tidak akan mengurangi jumlah alkohol dalam darah. Efek minum kopi setelah minum alkohol hanyalah sebagai “topeng”. Anda masih mabuk, tapi hanya tidak menyadarinya. Gejala hangover pun dapat makin parah jika tidak ditangani segera. Ditambah lagi, ngopi saat perut kosong juga memiliki risikonya tersendiri. Kafein dapat mempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian, Anda lebih mudah merasa cemas dan stres. Selain itu, kafein dapat membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi sehingga berpotensi memicu gejala dehidrasi, yang bisa menguras energi dan menyebabkan sakit kepala akibat hangover makin parah.


Anda dapat menetralisir efek dari kopi dan alkohol dengan makan sup penetralisir mabuk seperti sup ayam, sup daging, soto, mi rebus, atau makanan berkuah hangat lainnya juga bisa digunakan sebagai pengusir hangover. Air kelapa mengandung natrium, kalium, dan elektrolit lainnya. Itu semua akan membantu mengisi dan memulihkan tubuh sambil menghilangkan dahaga. Satu penelitian di Malaysia menemukan, air kelapa sama efektifnya dengan minuman olahraga untuk rehidrasi. Minuman penghilang mabuk yang aman dikonsumsi ialah air kelapa karena tidak menimbulkan efek samping mual atau sakit perut.


Sekian dan Terima Kasih


3 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Topics not found