Masalah kewanitaan
Halo dok, jadi saya sudah berhenti KB suntik selama 5 bulan, dan sekarang saya mengalami keputihan tak hilang" , kenapa ya??
Halo dok, jadi saya sudah berhenti KB suntik selama 5 bulan, dan sekarang saya mengalami keputihan tak hilang" , kenapa ya??
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Keputihan yang tidak hilang setelah berhenti KB suntik bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah perubahan hormon dalam tubuh setelah menghentikan KB suntik. Ini bisa menyebabkan perubahan dalam produksi lendir vagina dan menyebabkan keputihan yang berlebihan.:Namun, keputihan yang tidak hilang juga bisa menjadi tanda adanya infeksi atau masalah kesehatan lainnya. Infeksi jamur atau bakteri, seperti infeksi jamur Candida atau bacterial vaginosis, dapat menyebabkan keputihan yang berlebihan dan tidak hilang. Infeksi menular seksual seperti klamidia atau gonore juga dapat menyebabkan keputihan yang tidak normal.
Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin mengambil sampel keputihan untuk dianalisis di laboratorium. Dengan mengetahui penyebab pasti keputihan Anda, dokter dapat meresepkan pengobatan yang sesuai, seperti antibiotik atau antijamur, jika diperlukan.
Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan area intim dengan baik, menghindari penggunaan sabun atau produk pembersih yang keras, dan menghindari pakaian yang terlalu ketat atau berbahan sintetis. Menggunakan pakaian dalam yang bersih dan kering juga penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur.
Jika Anda memiliki gejala lain seperti gatal, nyeri, atau bau yang tidak sedap, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Related content