Maaf dokter saya mau bertanya saya sudah bertahun tahun mengalami
Maaf dokter saya mau bertanya saya sudah bertahun tahun mengalami kaki pecah seperti terkena pisau dan itu ada disekitar jari saya terkadang teras gatal bagaimana perawatan yang dokter
























Halo Ifwana, terima kasih atas pertanyaan anda.
Kaki pecah-pecah lantaran kehilangan elastisitasnya. Siapa pun bisa mengalami kaki pecah-pecah. Namun ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih berisiko, antara lain:
- Berkulit kering
- Dermatitis atopic (eksim): penyakit kulit berupa gatal-gatal, kering, dan muncul ruam merah
- Sindrom kaki kering dan basah (juvenile plantar dermatosis): suatu kondisi saat kulit menjadi bersisik dan merah pada telapak kaki anak-anak dan remaja
- Psoriasis: penumpukan sel kulit yang membentuk sisik dan mengakibatkan bercak-bercak yang gatal dan kering
- Tinea Pedis : infeksi jamur tipe hiperkeratotik.
- Keratoderma palmoplantar : penebalan kulit yang tidak normal pada telapak tangan dan kaki
- Masalah sistemik, seperti diabetes dan hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid)
Ketika terlalu kering, kulit menjadi tak elastis. Pada area kulit yang tertekan, salah satunya tumit atau telapak kaki, akan muncul bercak keras kulit mati atau kapalan yang kadang gatal. Bila terus berjalan dengan kulit yang keras ini, akan muncul retakan kecil pada tumit. Itulah proses yang menyebabkan kaki pecah-pecah. Tanpa perawatan, retakan akan terus melebar hingga mempengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam. Ketika retakan mencapai kapiler atau pembuluh darah halus, bisa timbul perdarahan. Ada beberapa faktor risiko yang membuat kaki pecah-pecah lebih rentan dialami, contohnya:
- Udara kering
- Mandi dengan air panas terlalu lama
- Sering berjalan kaki
- Kelebihan berat badan
- Mengenakan sandal atau sepatu terbuka yang membuat kulit kaki terekspos
- Kaki tidak memiliki kelenjar minyak layaknya bagian tubuh lain yang bisa menjaga kelembapan kulit. Tubuh melembapkan kaki melalui kelenjar keringat. Pada udara terbuka, keringat yang menguap membuat kaki tetap nyaman, tapi kelembapan kulit ikut hilang sehingga lebih rentan terjadi kaki pecah-pecah.
Untuk mengatasi kaki pecah-pecah, Anda harus lebih sering melembapkan kulit kaki yang kering. Gunakan pelembap berbasis minyak pada tumit dua hingga kali sehari untuk mengurangi retakan. Sebelumnya, Anda bisa memakai batu apung untuk menggosok kaki agar kulit mati yang keras hilang dan pelembap bisa terserap secara efektif. Cara lainnya termasuk:
- Tidak memakai sepatu dan sandal yang mengekspos tumit
- Cukup minum air putih agar tidak dehidrasi
- Tidak berdiri terlalu lama, terutama pada permukaan yang keras
- Tidur dengan mengenakan kaus kaki
Kaki pecah-pecah mungkin tak kunjung sembuh meski sudah diberi perawatan di rumah. Ini tandanya retakan sudah dalam atau mungkin perawatan tak berjalan efektif. Dalam hal ini, jangan mengorek-ngorek kulit kering sendiri dengan gunting atau pisau untuk mengatasi kaki pecah-pecah. Hal itu justru bisa menyebabkan infeksi. Lebih baik segera datangi dokter spesialis kulit untuk menjalani tindakan medis secara profesional. Dokter bisa melakukan sejumlah tindakan untuk mengatasi kaki pecah-pecah, antara lain menggunakan pisau scalpel untuk mengurangi kapalan atau kulit yang menebal, memberikan lotion pelembab kaki untuk menjaga nutrisi dan kelembapan kulit, memasang perban pada tumit untuk mengurangi pergerakan kulit, serta menyarankan alas kaki yang tepat untuk melindungi bantalan tumit.
Sekian dan terima kasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Tidak cukup data untuk menjawab. Apakah Anda masih memiliki pertanyaan lain?Related content