Aritmia disertai keram di dada

Selamat malam,dok izin bertanya malam ini suami saya merasakn detak jantung yg cepat di sertai keram didada dan sudah berjalan 1 jam lebih... saya mohon info obat apa yg bisa di minum untuk mnjadi penanganan awal mlm ini ?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
14
1

1 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Kemungkinan gejala yang suami anda rasakan akibat aritmia cordis. Aritmia adalah gangguan irama atau laju detak pada jantung. Kondisi aritmia bisa diartikan jantung bisa berdetak lebih cepat atau lebih lambat dari detak jantung yang normal. Bisa juga terjadi detak jantung tidak teratur; di waktu tertentu jadi lebih cepat dan berubah jadi lebih lambat, dan ini dikenal dengan istilah sinus aritmia.


Aritmia yang menyerang mungkin saja tidak menimbulkan gejala atau ciri-ciri yang khas. Namun, kebanyakan orang dengan kondisi ini melaporkan bahwa mereka merasakan adanya perubahan denyut jantung. Detak jantung jadi lebih cepat melebihi 100 detak per menit dan sering kali digambarkan dengan perasaan berdebar-debar. Bisa juga denyut jantung menjadi lebih lambat, yakni di bawah 60 detak per menit. Selain itu, gejala aritmia lain yang mungkin menyertai adalah:

- Nyeri dada.

- Pusing.

- Berkeringat.

- Pingsan (syncope) atau hampir pingsan.

- Jantung berdebar (palpitasi).

- Hentakan pada dada.

- Sesak napas.

- Tubuh merasa lemah dan lelah.


Saat Anda menyadari adanya perubahan tidak normal pada denyut jantung diikuti dengan gejala sesak napas, pusing, dan tubuh lemah, segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau hubungi layanan medis darurat di 119.


Pengobatan untuk menyembuhkan aritmia ini sangat beragam, disesuaikan dengan tingkat keparahan. Pada beberapa kasus, mungkin perawatan dokter tidak diperlukan. Berikut ini pengobatan aritmia yang biasanya dilakukan adalah:

- Minum obat-obatan -> Obat-obatan untuk aritmia yang biasanya diresepkan dokter meliputi obat pengontrol detak jantung, obat antikoagulan (antiplatelet), seperti aspirin, adenosin, dan warfarin.

- Terapi invasif -> Beberapa pasien mungkin diajukan untuk menjalani terapi invasif oleh dokter untuk mengobati gejala aritmia, yaitu kardioversi listrik (pemberian kejutan listrik ke jantung) dan ablasi kateter (pemberian energi yang memblokir denyut jantung abnormal).

- Penggunaan perangkat listrik -> Perawatan untuk pasien gangguan irama jantung lainnya adalah penggunaan alat pacu jantung permanen dan Implantable cardioverter-defibrillator (ICD), yaitu alat monitor sekaligus memberi energi otot jantung agar tetap bekerja normal.

- Operasi bedah jantung -> Pembedahan mungkin dilakukan untuk mengobati aritmia apabila perawatan sebelumnya tidak cukup efektif. Ini meliputi operasi katup jantung dan prosedur bypass jantung.


Namun ada baiknya anda membawa suami anda ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah untuk dilakukan penanganan secara langsung.


Sekian dan Terima Kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Topics not found