Kok Siklus Menstruasi Jadi Tak Karuan Saat Bepergian Jauh. Kenapa, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda akan liburan atau melakukan perjalanan jauh, Anda pasti mempersiapkannya dari jauh-jauh hari, termasuk menghitung-hitung kapan jadwal haid selanjutnya datang. Jika siklus haid muncul bertepatan dengan jadwal Anda bepergian, tentu saja Anda akan mempersiapkan pembalut, tampon, bahkan obat pereda nyeri. Namun, tak jarang Anda malah telat menstruasi dan siklus jadi tak karuan saat bepergian jauh.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan Anda telat menstruasi saat bepergian? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Berbagai hal selama bepergian yang membuat Anda telat menstruasi

Selama liburan akan ada perubahan dalam tubuh Anda yang bisa memengaruhi siklus menstruasi, antara lain:

1. Perubahan ritme sirkadian

penerbangan panjang

Tubuh memiliki jam biologis yang disebut dengan ritme sirkadian. Jam biologis tubuh ini berperan penting untuk mengatur hormon yang bertanggung jawab untuk siklus bangun-tidur dan kinerja organ tubuh lainnya.

Perjalanan jauh atau bahkan ke luar negeri yang biasanya memakan waktu cukup lama, mengharuskan menyesuaikan perubahan zona waktu di tempat Anda berada. Perjalanan panjang juga bisa menyebabkan siklus tidur mendadak berubah dan Anda jadi kurang tidur. Akibatnya, ritme sirkadian pada tubuh akan berubah.

Ritme sirkadian yang berubah bisa memengaruhi hormon yang mengatur siklus menstruasi. Menstruasi yang harusnya terjadi hari ini atau lusa, jadi ngaret hingga beberapa hari ke depan.

2. Anda merasa stres dan cemas

gejala gangguan kecemasan

Liburan bisa jadi cara untuk menghilangkan stres. Namun, tidak selalu demikian. Rasa cemas kerap kali muncul, terutama selama perjalanan. Apalagi jika selama Anda liburan, terjadi hal di luar rencana. Tentu Anda merasa liburan jadi tidak menyenangkan, bukan?

Stres dan cemas bisa memberikan pengaruh pada hipotalamus otak. Bagian otak ini merupakan pusat kendali hormon yang mengatur siklus menstruasi. Stres dan cemas bisa menghambat hormon untuk melakukan ovulasi. Jadi, jangan merasa aneh jika Anda telat menstruasi selama atau setelah melakukan liburan.

Untuk menghindari atau mengatasi stres dan cemas selama liburan, pastikan buat rencana perjalanan yang matang. Nikmati waktu perjalanan dan liburan dengan energi posistif, dan cobalah untuk merelaksasi pikiran dan otot tubuh yang tegang dengan latihan pernapasan, misalnya.

3. Sakit selama atau setelah melakukan perjalanan

sering sakit flu

Liburan mengharuskan Anda untuk menyiapkan barang-barang yang diperlukan, duduk lama di mobil atau pesawat, mondar-mandir mencari buah tangan atau menelusuri tempat-tempat istimewa. Semua kegiatan yang Anda lakukan selama liburan bisa membuat tubuh jadi lelah.

Bahkan, liburan juga bisa membuat Anda jatuh sakit, terutama jika Anda harus duduk bersebelahan dengan orang yang flu atau pilek. Anda pasti tahukan jika kedua penyakit ini sangat mudah menular?

Walaupun Anda tidak merasakan stres atau cemas selama liburan, tubuh yang Anda gunakan lebih aktif atau lebih keras daripada rutinitas biasanya bisa membuat kesehatan menurun. Kondisi tubuh yang tidak sehat ini bisa membuat siklus menstruasi Anda jadi kacau.

Untuk mencegah tubuh Anda dari sakit, pastikan Anda tetap makan makanan yang sehat dan cukup air. Anda bisa minum suplemen tambahan, misalnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jangan lupa, untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berhubungan Seks Sehari Sebelum Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Jika Anda melakukan hubungan seks sebelum menstruasi tepat sebelum jadwal biasanya, dan Anda terlambat haid, kemungkinan kehamilan patut dipertimbangkan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesuburan, Kehamilan 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Telat Haid

Telat haid atau datang bulan adalah kondisi yang terjadi ketika Anda melewatkan satu atau lebih siklus menstruasi. Cari tahu penyebabnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Wanita, Menstruasi 27 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Cara Menggunakan Alat Test Pack atau Tes Kehamilan Sendiri

Biasanya, hasil tes alat kehamilan di rumah alias test pack memiliki tingkat akurasi sampai 99%. Bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Sederet Cara Melancarkan Jadwal Haid Agar Kembali Teratur

Haid yang tidak teratur dapat membuat rencana liburan dan program hamil sulit terwujud. Berikut cara melancarkan haid yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 21 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri hamil bercak darah seperti haid

Muncul Flek Darah Saat Tidak Menstruasi: Haruskah Khawatir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
lama menstruasi

Dalam Sebulan, Berapa Hari Normalnya Menstruasi Berlangsung?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan

Belum Ingin Hamil? Ini 5 Tips Berhubungan Intim Tanpa Khawatir Kebobolan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 6 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
menstruasi setelah melahirkan

Tak Kunjung Menstruasi Setelah Melahirkan, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit